Merahputih.com - Wajah mendiang Diogo Jota tiba-tiba muncul di layar raksasa Stadion BMO Field Toronto saat lagu kebangsaan Portugal berkumandang.
Atmosfer emosional langsung menyelimuti arena pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal va Kroasia kala ingatan kolektif publik kembali pada tragedi setahun silam.
Baca juga:
Selecao das Quinas turun ke lapangan hijau bukan sekadar memburu kemenangan taktis, melainkan menuntaskan janji suci pada sang rekan setim.
Perjuangan militan tersebut membuahkan hasil manis lewat kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia pada laga hidup mati fase gugur.
Kapten tim Cristiano Ronaldo mempersembahkan kesuksesan besar ini khusus bagi mendiang kompatriotnya.
Kami menang untuk kami, Diogo (Jota), dan Portugal!!! Ayo maju!!!!,
tulis Cristiano Ronaldo melalui akun media sosial resminya setelah pertandingan.
Rekor Baru Sang Kapten Abadi
Kroasia sebenarnya memberikan perlawanan sengit sebelum eksekusi penalti dingin sang kapten pada menit ke-68 menyamakan kedudukan.
Gol tersebut bermakna ganda bagi penyerang berusia 41 tahun tersebut dalam panggung sepak bola sejagat. Portugal akhirnya mengunci tiket kelolosan menuju babak 16 besar berkat gol penentu Goncalo Ramos pada masa injury time menit ke-90+4.

Data lengkap pertandingan serta rekam jejak emosional skuad Portugal:
-
Hasil Skor Akhir: Portugal menang 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
-
Pencetak Gol Portugal: Cristiano Ronaldo (penalti menit 68) dan Goncalo Ramos (menit 90+4).
-
Jadwal Babak 16 Besar: Portugal resmi bersua Spanyol pada Selasa (7/7) waktu Indonesia Barat.
-
Rekor Baru Ronaldo: Menjadi pemain tertua mencetak gol di fase gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun.
-
Rekor Sebelumnya: Dipegang oleh mantan bek Portugal, Pepe, mencetak gol fase gugur pada usia 39 tahun.
-
Statistik Karier Diogo Jota: Mengoleksi 14 gol dalam 49 pertandingan bersama Tim Nasional Portugal.
-
Penyebab Kematian Jota: Tewas akibat kecelakaan mobil tragis di Spanyol pada tanggal 3 Juli 2025 dalam usia 28 tahun.
Semangat Magis Anggota Plus One
Kepergian mendiang penyerang andalan tersebut meninggalkan lubang besar, namun manajemen tim memiliki cara unik menghormati jasanya.
Saat pengumuman skuad resmi turnamen pada Mei lalu, pelatih Roberto Martinez tetap memasukkan nama almarhum ke dalam daftar. Penghormatan tersebut menjadi bahan bakar moral luar biasa bagi ruang ganti Selecao das Quinas.
Lihat postingan ini di Instagram
“Daftar akhir mencakup 27 nama ditambah satu,” kata pelatih Portugal Roberto Martinez menjelaskan kebijakan unik timnas.
Baca juga:
Portugal Melaju ke-16 Besar Dengan Kemenangan Tipis Atas Kroasia
Martinez menegaskan kehilangan sosok penyerang lincah tersebut merupakan momen tak terlupakan sekaligus sangat sulit bagi internal tim.
Seluruh anggota skuad merasa memikul tanggung jawab besar mewujudkan impian masa hidup sang sahabat.
Semangat serta kekuatan almarhum dipastikan tetap hidup dalam setiap jengkal langkah kaki para pemain sepanjang turnamen berlangsung.