Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

333 Anak di Jateng Kehilangan Orang Tua Karena COVID-29, Polda Jateng Janjikan Beasiswa

Andika Pratama - Sabtu, 14 Agustus 2021

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah mencatat setidaknya ada kurang lebih 333 anak menjadi yatim piatu akibat dampak COVID-19. Data tersebut tersebar di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, data tersebut terverifikasi dari hasil kerja sama antara Polda Jawa Tengah dan instansi terkait. Dari jumlah tersebut tercatat ada tiga daerah di Jawa Tengah terdapat anak yatim piatu COVID-19 paling banyak.

Baca Juga

Orang Tua Meninggal Akibat COVID-19, Ghifari Jadi Anak Asuh Polres Sukoharjo

"Ada tiga kabupaten yang tercatat paling banyak ditemukan anak kehilangan orang tuanya," kata Iqbal, Jumat (13/8).

Ketiga daerah tersebut, kata dia, Kabupaten Sukoharjo sebanyak 33 anak, Kabupaten Klaten sebanyak 28 anak, dan Kabupaten Karanganyar sebanyak 26 anak. Adapun daerah di Jawa Tengah yang nihil anak yatim piatu karena COVID-19 yaitu Kabupaten Pekalongan.

"Kami turut prihatin dengan dengan kondisi tersebut," kata dia.

Ia mengatakan anak yang kehilangan orangtuanya karena meninggal akibat COVID-19 akan dibiayai sekolahnya Polda Jawa Tengah melalui program Aku Sedulurmu. Program ini akan segera diluncurkan sebagai bentuk kepedulian dalam membantu anak yatim piatu yang kesulitan biaya pendidikan.

"Dengan adanya program Aku Sedulurmu anak yatim piatu terdampak COVID-19 akan dibantu biaya pendidikan," papar dia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. (MP/Ismail)
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. (MP/Ismail)

Bantuan biaya pendidikan, kata dia, diberikan dalam bentuk tabungan bagi anak yatim piatu mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di luar yang sudah ditanggung oleh pemerintah.

Selain biaya sekolah, tabungan pendidikan itu juga bisa dipergunakan untuk biaya lainnya yakni kebutuhan seragam dan sepatu maupun untuk les tambahan.

"Anak itu akan menerima dalam bentuk tabungan pendidikan. Biaya tersebut dapat dimanfaatkan secara fleksibel untuk tambahan kebutuhan alat tulis, buku, biaya praktik dan lain sebagainya," papar dia.

Iqbal menambahkan program Aku Sedulurmu rencananya akan diluncurkan pada Senin (16/8). Perwakilan anak yatim piatu beserta walinya akan diundang untuk menerima bantuan berupa tabungan pendidikan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Gibran Jamin Pendidikan Tiga Anak di Solo yang Kehilangan Orang Tuanya karena COVID-19

Baca Artikel Asli