Merahputih.com - Gemuruh pendukung tuan rumah dipastikan akan meramaikan Amerika Serikat vs Belgia demi satu tiket perempat final Piala Dunia 2026.
Namun, ambisi besar Amrika Serikat melenggang jauh menemui jalan terjal karena raksasa Eropa, Belgia, datang membawa sisa-sisa kejayaan generasi emas dalam kompetisi Piala Dunia 2026.
Baca juga:
Langkah Amerika Serikat menuju fase gugur menyisakan cerita dramatis saat menundukkan Bosnia-Herzegovina dua gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut harus dibayar mahal akibat kartu merah striker andalan, Folarin Balogun. Sang penyerang menyamai catatan kelam Zinedine Zidane selaku pemain mencetak gol sekaligus menerima kartu merah pada laga fase gugur.
Kehilangan Juru Gedor Utama Tuan Rumah
Absennya Folarin Balogun menjadi pukulan telak mengingat kontribusi masif sepanjang turnamen berlangsung. Tim pelatih kini mempertimbangkan Ricardo Pepi untuk berduet bersama kapten utama, Christian Pulisic.
Kendati demikian, kolektivitas permainan Amerika Serikat tetap mengerikan lewat catatan minimal dua gol setiap laga sejak partai pembuka.

Data lengkap performa, statistik internal, serta catatan pertemuan kedua tim:
-
Efisiensi Gol Folarin Balogun: Mencetak 3 gol dari total 11 tembakan, mencatatkan konversi gol mencapai 27,3 persen.
-
Efisiensi Pemain Lain: Skuad Amerika Serikat sisanya hanya menghasilkan 5 gol dari total 41 percobaan (12,2 persen).
-
Rekor Gol Bola Mati: Mengoleksi 4 gol dari skema bola mati, termasuk eksekusi tendangan bebas Malik Tillman.
-
Catatan Sejarah Pertemuan: Amerika Serikat menderita enam kekalahan beruntun dari Belgia sejak kemenangan terakhir pada Piala Dunia 1930.
-
Skor Pertemuan Terakhir: Belgia menghajar Amerika Serikat dengan skor telak 5-2 pada laga persahabatan, Maret silam.
-
Simulasi Opta Supercomputer: Amerika Serikat mengantongi peluang menang 37,2 persen, Belgia sebesar 36,5 persen, sementara peluang babak tambahan waktu menyentuh angka 26,3 persen.
Napas Kedua Generasi Emas Setan Merah
Kondisi internal Belgia sendiri sedang memicu perdebatan hangat publik sepak bola setelah kelolosan dramatis kontra Senegal.

Pelatih Rudi Garcia sempat membuat keputusan kontroversial menarik keluar Kevin De Bruyne menit ke-56 serta Jérémy Doku saat tim tertinggal dua gol.
Beruntung, Youri Tielemans sukses melesakkan gol penalti penentu kemenangan dramatis pada menit ke-124 lebih 44 detik.
Kekuatan utama Setan Merah kini bertumpu pada kreativitas gelandang sayap Leandro Trossard. Penggawa asal klub Arsenal ini menorehkan rekor baru bagi negaranya lewat penciptaan peluang terbanyak sepanjang turnamen bergulir. Leandro Trossard menciptakan 16 peluang dari situasi permainan terbuka.
Baca juga:
Timnas Belgia Melaju Lewat Comeback Mengesankan, Romelu Lukaku Ungkap Kunci Kemenangan
Pemenang laga krusial babak 16 besar ini sudah ditunggu oleh raksasa Eropa lainnya, antara Portugal atau Spanyol, pada fase perempat final nanti.
Prakiraan Pemain
Amerika Serikat (3-5-2)
- Kiper: M. Freese (24)
- Bek: T. Ream (13), C. Richards (3), A. Freeman (18)
- Gelandang: A. Robinson (5), M. Tillman (17), T. Adams (4), W. McKennie (8), S. Dest (2)
- Penyerang: C. Pulisic (10), R. Pepi (9)
Belgia (4-2-3-1)
- Kiper: T. Courtois (1)
- Bek: M. De Cuyper (5), A. Theate (3), B. Mechele (4), T. Castagne (21)
- Gelandang Bertahan: H. Vanaken (20), Y. Tielemans (8)
- Gelandang Serang/Sayap: J. Doku (11), K. De Bruyne (7), L. Trossard (10)
- Penyerang: R. Lukaku (9)