Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Youtube Luncurkan Pemutar Video Bebas Iklan Khusus untuk Konten Pendidikan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 13 September 2022
Youtube Luncurkan Pemutar Video Bebas Iklan Khusus untuk Konten Pendidikan

Kebutuhan generasi kiwari membuat YouTube menambahkan berbagai fitur baru. (Foto: Pexels/Freestocksorg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEIRING waktu dan teknologi, YouTube semakin inovatif dan bisa diakses oleh siapa saja. Semula konten YouTube lebih banyak ditujukan untuk orang dewasa. Tetapi kebutuhan generasi kiwari membuat YouTube menambahkan berbagai fitur baru. Misalnya fitur untuk kanak-kanak dan bahan pembelajaran bagi mereka.

Fitur itu terangkum dari YouTube Kids dan juga beberapa fitur baru untuk pembuat konten dan institusi yang menggunakan YouTube untuk konten pendidikan. Dikutip dari The Verge, YouTube menyatakan sedang meluncurkan pemutar video yang disematkan untuk aplikasi pendidikan yang menghapuskan iklan, tautan-tautan eksternal, dan rekomendasi.

Dengan fitur ini, penonton bisa menghindari adanya gangguan atau distraksi tontonan berupa iklan dan printilan lainnya. Pemutar video tanpa algoritma rekomendasi Youtube dibuat agar kamu tetap menonton dan menyajikan konten-konten baru yang kemungkinan bagus dan bermanfaat. Terutama bagi pelajar yang menggunakan platform YouTube untuk keperluan sekolah.

Baca juga:

YouTube Luncurkan Halaman Khusus Untuk Podcast

youtube pendidikan bebas iklan
Dengan fitur ini, penonton bisa menghindari adanya gangguan atau distraksi tontonan berupa iklan dan printilan lainnya. (Foto: Pexels/Pixabay)

Algoritma rekomendasi YouTube diketahui sudah menjadi subjek penelitian selama bertahun-tahun. Penelitian itu ingin mengetahui bagaimana seringkali konten-konten di YouTube mengarahkan ke hal-hal ekstrem dan informasi-informasi yang salah.

Fitur bebas iklan dan rekomendasi ini akan terbuka dalam memilih mitra atau perusahaan teknologi pendidikan seperti EDpuzzle, Google Classroom, Universitas Purdue, dan Purdue Global.

Tidak hanya itu, YouTube juga mengumumkan adanya fitur baru untuk pembuat konten pendidikan. Mulai tahun depan, pembuat konten ini nantinya akan dapat membuat kursus gratis atau berbayar dengan daftar putar video yang disiapkan untuk penontonnya.

Baca juga:

YouTube Sertakan Watermark pada Video Shorts yang Diunduh

youtube pendidikan
Mulai tahun depan, pembuat konten ini nantinya akan dapat membuat kursus gratis atau berbayar dengan daftar putar video yang disiapkan untuk penontonnya. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Apabila memilih untuk membeli kursus atau berlangganan, penonton bisa menyaksikan konten bebas iklan dan memutar video dengan mudah. Negara terawal yang akan merasakan fitur ini dalam versi Beta adalah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Kemudian, YouTube mengumumkan fitur kuis baru yang dapat disiapkan oleh si pembuat konten di tab komunitas yang terkait dengan konten pendidikan. Perusahaan juga akan memperkenalkan kuis dalam versi Beta dalam beberapa bulan mendatang.

Si pembuat konten tentunya akan mendapatkan akses ke fitur tersebut tahun depan. YouTube juga sudah memperkenalkan inisiatif dan juga fitur-fitur lain dalam beberapa tahun terakhir seputar pembelajaran di YouTube. (yos)

Baca juga:

Fitur Youtube Health Hadirkan Informasi Kesehatan Kredibel

#YouTube #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Komisi X DPR Dorong Presiden Prabowo Naikkan Gaji Guru
Peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi salah satu prioritas sebab guru merupakan ujung tombak pendidikan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Komisi X DPR Dorong Presiden Prabowo Naikkan Gaji Guru
Indonesia
Pemprov DKI Prioritaskan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Kondisi bangunan dikategorikan rusak berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Pemprov DKI Prioritaskan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Bagikan