Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan

Ilustrasi - Aktivitas penggunaan gawai. (MP/ILS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ramadan harus menjadi momentum strategis untuk menanamkan kebiasaan baik pada anak-anak. Untuk itu, Pemerintah memberlakukan kebijakan dalam sehari siswa satu jam tidak menyentuh gajet atau gawai ponsel selama bulan suci itu.

“Ramadhan ramah anak harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter, termasuk Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, gerakan satu jam tanpa gawai," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK ) Pratikno dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Kamis (5/2).

Fokus Pembangunan Karakter Siswa

Pratikno menambahkan pemerintah menetapkan pembelajaran Ramadan 2026 fokus pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta kegiatan sosial. “Kita ingin anak-anak belajar empati, gotong royong, dan kepedulian sosial," imbuhnya, dikutip Antara.

Menurut dia, pembentukan karakter siswa ini melalui kegiatan sosial seperti berbagi takjil, penyaluran zakat dan santunan, serta lomba keagamaan selama bulan Ramadan.

Untuk itu, Pemerintah menitikberatkan pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta pemenuhan hak belajar peserta didik secara berimbang. "Ramadan ramah anak harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter,” tandas Pratikno.

3 Skema Pembelajaran Ramadan 2026

Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah itu berlaku 18 Februari–27 Maret 2026. Berikut detailnya:

  1. 18–20 Februari 2026: Pembelajaran di luar satuan pendidikan (kegiatan sosial, lapangan, atau keagamaan).
  2. 23 Februari–16 Maret 2026: Pembelajaran tatap muka di sekolah dengan penyesuaian jam belajar.
  3. 23–27 Maret 2026: Libur pasca-Ramadhan.

Kegiatan untuk siswa Muslim mencakup tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, hingga Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Sementara itu, siswa non-Muslim difasilitasi dengan bimbingan rohani sesuai keyakinan masing-masing. (*)

#Ramadan #Gawai #Pendidikan #Iqro
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
KPK mengungkapkan bahwa penerimaan murid baru di sekolah masih diwarnai pungli. Temuan ini pun cukup miris.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Hal itu justru akan membuat para guru dan siswa terkaget-kaget sekaligus heran, serta akan merasa sangat terbebani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan  Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Indonesia
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah baru kebijakan pendidikan Indonesia dengan menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh jenjang sekolah.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Indonesia
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Komisi X DPR menyoroti dugaan pemalsuan riset WNI di konferensi ISPPD 2026 Denmark. Kronologi kasus menunjukkan sorotan publik sejak 21 Mei, DPR minta investigasi objektif.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Indonesia
Tutorial Cek Hasil SNPMB 2026, Serta Link Alternatifnya
Berdasarkan data yang ada, disebutkan total pendaftar yang mengikuti rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB 2026) untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri mencapai lebih dari 1,67 juta siswa.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Tutorial Cek Hasil SNPMB 2026, Serta Link Alternatifnya
Indonesia
DPR Soroti Temuan Banyak Ijazah Tertahan di SMA/SMK Negeri, Singgung Pelayanan Publik Daerah
Fenomena penahanan ijazah juga banyak terjadi di sekolah-sekolah swasta karena adanya tuntutan pelunasan tunggakan biaya.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Soroti Temuan Banyak Ijazah Tertahan di SMA/SMK Negeri, Singgung Pelayanan Publik Daerah
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Bagikan