Presiden Prabowo Soroti Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana, Sebut Meritokrasi sudah Berjalan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Presiden Prabowo Soroti Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana, Sebut Meritokrasi sudah Berjalan

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sistem meritokrasi dalam proses kaderisasi aparatur pemerintahan. Hal itu ia sampaikan saat melantik Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (28/6).

Prabowo mengaku menerima laporan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahwa seluruh 10 lulusan terbaik IPDN tahun ini berasal dari latar belakang keluarga sederhana. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa proses seleksi di IPDN telah berjalan secara objektif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa.

“Saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri bahwa 10 lulusan terbaik angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana,” ujar Prabowo.


Ia mengungkapkan para lulusan terbaik itu berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anak buruh, petani hingga putra anggota TNI berpangkat bintara.

Baca juga:

Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi


Bagi Prabowo, pencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan seseorang di IPDN ditentukan kemampuan dan prestasi, bukan oleh status sosial maupun ekonomi keluarga. Presiden menekankan Indonesia membutuhkan para pemimpin terbaik yang dipilih berdasarkan kualitas dan kompetensi.

Oleh karena itu, ia meminta agar proses seleksi IPDN terus dijaga agar berlangsung secara bersih, transparan, dan berlandaskan meritokrasi. Menurut Prabowo, kesempatan bagi anak-anak dari keluarga sederhana untuk meraih pendidikan kedinasan merupakan bukti bahwa negara mampu membuka akses yang setara bagi seluruh warga.

Kalau anak seorang buruh harian bisa lulus menjadi pamong praja, bukan tidak mungkin suatu hari nanti dia menjadi pemimpin yang hebat. Mereka yang berprestasi harus diberi kesempatan untuk maju. Itu yang membuat saya bangga.

Presiden Prabowo


Pada kesempatan itu, Prabowo juga menaruh harapan besar kepada para pamong praja muda yang baru dilantik agar mengabdikan diri bagi masyarakat serta menjalankan tugas pemerintahan dengan integritas dan profesionalisme.

Sementara itu, lulusan terbaik IPDN tahun 2026 diraih Aji Bayu Ramadhan, putra seorang buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Aji mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84.(knu)

Baca juga:

Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani





#IPDN #Presiden Prabowo #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menlu Singapura Minta Bertemu Presiden Prabowo, ini Hasilnya
Berdasarkan unggahan kanal resmi Sekretariat Presiden, Prabowo menyambut Balakrishnan dengan bersalaman sebelum mempersilakannya duduk di sofa.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Menlu Singapura Minta Bertemu Presiden Prabowo, ini Hasilnya
Indonesia
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Menlu Singapura Vivian Balakrishnan lakukan kunjungan mendadak temui Presiden Prabowo Subianto sore ini bahas satgas karhutla. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Indonesia
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Kementerian Sosial menginginkan semua anak disasbilitas apa pun jenisnya dari disabilitas yang terlihat dan tidak terlhat dapat menikmati layanan pendidikan dari negara.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Perusahaan asing yang diberikan konsesi, tapi malah melakukan pelanggaran, bahkan hingga 19 kali.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Indonesia
Anggota Dewan Malaysia ‘Sentil’ Prabowo Pakai Bahasa Jawa, biar Ngerti Persoalan Karhutla Serius
Ia mengatakan karhutla di Indonesia telah menyebabkan Malaysia diselimuti asap dan kesehatan warga terganggu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Anggota Dewan Malaysia ‘Sentil’ Prabowo Pakai Bahasa Jawa, biar Ngerti Persoalan Karhutla Serius
Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Presiden Prabowo berseloroh saat diberi isyarat mengakhiri pidato oleh Seskab Teddy Indra Wijaya pada Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis 22 Oktober 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Stabilitas politik tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi kritik, mengabaikan oposisi, atau menyeragamkan pandangan politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Agar masyarakat dapat mengakses barang-barang tersebut dengan lebih mudah dan memperoleh harga sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Indonesia
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Bagikan