Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 1 menit lalu
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera

Anggota Watimpres Bambang Soesatyo/ MPR RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ANGGOTA Dewan Pertimbangan Presiden Bambang Soesatyo alias Bamsoet menilai capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi modal untuk memperkuat kemandirian bangsa. Namun, besarnya investasi dan sejumlah program strategis pemerintah masih harus dibuktikan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bamsoet menyebut realisasi investasi mencapai Rp 3.923,2 triliun dan menyerap sekitar 5,4 juta tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, 51,8 persen penyerapan tenaga kerja disebut mengalir ke luar Pulau Jawa. Meski demikian, besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai. Kualitas lapangan kerja, tingkat upah, serta keberlanjutan pekerjaan menjadi faktor penting untuk mengukur dampak investasi terhadap kehidupan masyarakat.


“Investasi triliunan rupiah harus menghasilkan pekerjaan yang layak, upah yang baik, dan kesempatan usaha bagi masyarakat,” kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/10).


Pernyataan tersebut menempatkan kualitas hasil investasi sebagai pekerjaan rumah pemerintah. Hal itu mengingat keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari besarnya modal yang masuk, tetapi juga dari seberapa jauh manfaatnya dirasakan pekerja dan pelaku usaha di daerah.

Baca juga:

Di Tengah Isu MSCI, OJK Yakinkan Pasar Modal Tempat Investasi Jangka Panjang Masyarakat Indonesia

Di sektor pangan, Bamsoet menyoroti produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton serta penyederhanaan distribusi pupuk bersubsidi. Namun, peningkatan produksi perlu berjalan beriringan dengan keterjangkauan harga pangan bagi konsumen dan kesejahteraan petani sebagai produsen.

Sementara itu, penerapan biodiesel B50 dan pengurangan ketergantungan terhadap impor solar diproyeksikan menghasilkan penghematan devisa hingga Rp 170 triliun. Proyeksi tersebut masih perlu dibuktikan melalui pelaksanaan kebijakan serta dampaknya terhadap ketahanan energi dan beban ekonomi masyarakat.

Di bidang sosial, pemerintah memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut menjangkau 57 juta penerima manfaat. Layanan Cek Kesehatan Gratis juga dilaporkan telah diakses 106,3 juta masyarakat.


Besarnya jangkauan program tersebut perlu diikuti evaluasi mengenai kualitas layanan, ketepatan sasaran, dan efektivitas penggunaan anggaran. Jumlah penerima manfaat saja belum cukup untuk menggambarkan keberhasilan program apabila dampaknya terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi belum terukur secara menyeluruh.


Bamsoet juga menekankan pentingnya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum untuk menekan kemiskinan. Angka kemiskinan yang tercatat sebesar 8,07 persen menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam menilai sejauh mana pertumbuhan ekonomi telah menjangkau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Dengan berbagai capaian yang disampaikan, tantangan pemerintahan Prabowo pada tahun-tahun berikutnya bukan hanya mempertahankan angka pertumbuhan dan realisasi program, melainkan memastikan pembangunan menghasilkan pekerjaan berkualitas, pangan terjangkau, layanan publik yang efektif, serta penurunan kemiskinan yang nyata.(knu)

Baca juga:

Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia



#Bambang Soesatyo #Investasi #Presiden Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - 2 jam, 1 menit lalu
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Presiden Prabowo berseloroh saat diberi isyarat mengakhiri pidato oleh Seskab Teddy Indra Wijaya pada Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis 22 Oktober 2026.
Wisnu Cipto - 2 jam, 24 menit lalu
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Stabilitas politik tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi kritik, mengabaikan oposisi, atau menyeragamkan pandangan politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Agar masyarakat dapat mengakses barang-barang tersebut dengan lebih mudah dan memperoleh harga sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Indonesia
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Indonesia
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kondisi keamanan yang relatif kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Bagikan