Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno. Foto: MerahPutih/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemkot Solo berencana merekrut 286 orang tenaga pendidik pada 2026. Hal ini dilakukan lantaran adanya krisis tenaga pendidik karena pensiun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno menyebutkan, pihaknya tengah mematangkan skema rekrutmen guru dan tenaga pendamping pelajar berkebutuhan khusus (difabel) melalui mekanisme kontrak jasa perorangan.

Langkah ini diambil sebagai solusi atas kebijakan pusat yang melarang pengangkatan tenaga non-ASN baru di lingkungan pemerintahan.

“Kami memilih jalur tenaga ahli atau kontrak perorangan agar layanan pendidikan di sekolah-sekolah negeri tetap berjalan optimal tanpa hambatan kekosongan pengajar,” kata Dwi Kamis (5/1).

Baca juga:

Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah

Ia mengatakan, pihaknya telah memproyeksikan pengurangan jumlah guru secara mendetail mulai dari awal Januari hingga Desember 2026.

“Proyeksi guru yang pensiun, mutasi, hingga promosi jabatan sudah kami kunci. Kami siapkan skema penggantian ini agar kelas tidak kosong dan layanan pendidikan bagi siswa terus berlanjut,” katanya.

Sampai akhir 2026, Pemkot Solo memproyeksikan penambahan tenaga pendidik sebanyak 286 orang. Mengingat jumlahnya yang terbatas, rekrutmen akan dilakukan secara selektif dengan memprioritaskan kebutuhan yang paling mendesak.

“Fokus utama adalah penyediaan Guru Pendamping Khusus di sekolah-sekolah inklusi,” ucap dia.

Baca juga:

Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'

Wali Kota Solo, Respati Ardi menegaskan, bahwa penambahan personel ini dibarengi dengan penyusunan peta jalan (road map) pendidikan yang mencakup peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP.

“Jadi kita buat road map pendidikan, termasuk urusan kesejahteraan. Selain itu, penambahan guru dan tenaga pendamping disabilitas untuk sekolah negeri menjadi komitmen kami untuk mewujudkan Solo sebagai kota yang ramah bagi semua pelajar,” tegas Respati.

“Dinas Pendidikan kini tengah berkoordinasi intensif dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Solo terkait payung hukum dan ketersediaan anggaran. Skema kontrak perorangan ini diharapkan menjadi angin karena adanya aturan tak membuka lowongan ASN,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Pemkot Solo #Guru #Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
KPK mengungkapkan bahwa penerimaan murid baru di sekolah masih diwarnai pungli. Temuan ini pun cukup miris.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Hal itu justru akan membuat para guru dan siswa terkaget-kaget sekaligus heran, serta akan merasa sangat terbebani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan  Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Indonesia
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
P2G menilai Bahasa Prancis belum menjadi kebutuhan mendesak di pendidikan maupun perdagangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Indonesia
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah baru kebijakan pendidikan Indonesia dengan menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh jenjang sekolah.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Indonesia
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Komisi X DPR menyoroti dugaan pemalsuan riset WNI di konferensi ISPPD 2026 Denmark. Kronologi kasus menunjukkan sorotan publik sejak 21 Mei, DPR minta investigasi objektif.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Indonesia
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Komisi X DPR RI mendukung gugatan kesejahteraan dosen di MK dan meminta hakim mengabulkan permohonan demi perbaikan pendidikan tinggi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Bagikan