Wakil Menhan Akui Pihaknya Sedang Kaji Konsep Bela Negara Bagi Generasi Milenial

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 30 November 2019
 Wakil Menhan Akui Pihaknya Sedang Kaji Konsep Bela Negara Bagi Generasi Milenial

Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono di halaman Istana Negara, Jakarta pada Jumat (25/10/2019). (Foto: Antara/Bayu Prasetyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pendidikan bela negara dinilai masih asing bagi generasi milenial. Hal itu diakui sendiri Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Sakti Wahyu Trenggono.

Sakti menambahkan, pihaknya tengah mengkaji konsep bela negara untuk kaum milenila agar lebih optimal dalam penerapannya.

Baca Juga:

Kisah Ryamizard Ditegur Presiden Jokowi Gara-Gara Program Bela Negara

"Saya begitu masuk (jadi wamen) diceritakan soal bela negara, itu anggarannya kecil," katanya, di Jakarta, Jumat (29/11).

Ilustrasi bela negara bagi generasi milenial
Ilustrasi bela negara (Foto: antaranews)

Kemudian, Sakti meminta paparan mengenai konsep bela negara yang selama ini digarap Kementerian Pertahanan.

"Gimana caranya bela negara? Diceritakan, bikin konten, televisi, terus bikin apa, dan seterusnya. Saya bilang ini enggak milenial," katanya.

Sakti Wahyu Trenggono menginginkan anggaran bela negara diperbesar, sekaligus mengubah konsep bela negara agar sesuai dan lebih mengena kepada generasi milenial.

"Saya bilang anggarannya kekecilan, anggarannya harus dibesarkan. Kemudian, bela negara ke depan bagaimana? Bela negara yang sangat disukai milenial," katanya, tanpa menyebutkan besaran anggaran.

Ke depan, kata dia, konsep bela negara harus disesuaikan dengan cara berpikir kalangan milenial.

"Cara berpikir milenial itu, kalian semua, supaya saya, "saya Indonesia ini. Saya Indonesia". Nah, itu seperti apa? Itu yang harus dicari," katanya.

Baca Juga:

Medsos Bisa Jadi Sarana Bela Negara

Bahkan, sebagaimana dilansir Antara, Sakti mengungkapkan pihaknya tak segan meminta masukan dari seluruh kalangan, termasuk kaum milenial untuk menyusun konsep baru tersebut.

"Itu termasuk dari anda masukannya seperti apa. Tim saya masih melakukan kajian soal itu," pungkasnya.(*)

Baca Juga:

6 Poin Ijtima MUI soal Bela Negara

#Bela Negara #Pendidikan Bela Negara #Kementerian Pertahanan #Milenial
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Datangi Kemenhan, Beri Penghormatan Pada Jenderal TNI Purnawirawan Ryamizard Ryacudu
Kedatangan dia langsung disambut oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto yang sudah menunggu di depan gedung utama Kemhan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Datangi Kemenhan, Beri Penghormatan Pada Jenderal TNI Purnawirawan Ryamizard Ryacudu
Indonesia
Pemakaman Jenderal Ryamizard Ryacud Bertepatan Dengan Hari Pancasila, Kemhan Gelar Penghormatan Terakhir
Jenazah Ryamizard akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Pemakaman Jenderal Ryamizard Ryacud Bertepatan Dengan Hari Pancasila, Kemhan Gelar Penghormatan Terakhir
Indonesia
Kemenhan Sebut Pusat MRO Hercules di Kertajati Masih Tahap Perencanaan
Kementerian Pertahanan menyebut pembangunan pusat MRO pesawat C-130 Hercules di Bandara Kertajati masih dalam tahap perencanaan dan pengkajian kerja sama.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Kemenhan Sebut Pusat MRO Hercules di Kertajati Masih Tahap Perencanaan
Indonesia
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Connie memperingatkan, pemberian izin menyeluruh (blanket clearance) tanpa evaluasi kasus per kasus berpotensi menimbulkan sejumlah ancaman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Indonesia
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Jalur tersebut merupakan jalur lintas bebas sehingga dipastikan tidak ada pelanggaran terkait dengan hal itu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Indonesia
Menhan Bicarakan Rekomendasi Izin Lintas Udara AS di Indonesia ke Mantan Panglima TNI
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sudah bertemu langsung dengan pihak AS.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Menhan Bicarakan Rekomendasi Izin Lintas Udara AS di Indonesia ke Mantan Panglima TNI
Indonesia
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan Ungkap Ada Korban Tambahan
Jumlah prajurit TNI gugur di Lebanon bertambah jadi tiga. Kemhan ungkap dua korban baru, dua lainnya luka berat dan dirawat di Beirut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 31 Maret 2026
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan Ungkap Ada Korban Tambahan
Indonesia
Anggota TNI Tewas karena Serangan Artileri di Lebanon, Kemhan RI Tunggu Klarifikasi UNIFIL
Kementerian Pertahanan buka suara terkait adanya satu personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon gugur.
Frengky Aruan - Senin, 30 Maret 2026
Anggota TNI Tewas karena Serangan Artileri di Lebanon, Kemhan RI Tunggu Klarifikasi UNIFIL
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Universitas Pertahanan RI memperkuat bela negara berbasis kearifan lokal di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2).
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Bagikan