Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol

FSP Universitas Pertahanan RI gelar PKM di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2). Foto: Dok. Universitas Pertahanan RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ancaman terhadap ketahanan nasional Indonesia kini semakin bergeser dari bentuk militer konvensional menuju ancaman non-militer yang bekerja secara senyap.

Disinformasi, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, hingga konflik sosial menjadi tantangan nyata yang dihadapi bangsa saat ini.

Pergeseran tersebut menuntut pendekatan baru dalam membangun ketahanan nasional, dengan masyarakat ditempatkan sebagai aktor utama.

Hal itulah yang melatarbelakangi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Universitas Pertahanan RI di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2).

Baca juga:

Orkestra Simfoni Praditya Wiratama Unhan Senang Aksi Joget Anggota DPR, Merasa Dihargai

Kegiatan ini mengusung penguatan nilai bela negara berbasis kearifan lokal, sebagai fondasi ketahanan nasional di tingkat komunitas.

Melalui sambutannya, Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI, Brigjen TNI Tri Setyo Subagyo selaku Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum mengatakan, bahwa karakter ancaman terhadap bangsa telah berubah secara fundamental.

“Ancaman terhadap bangsa tidak lagi didominasi militer konvensional. Tantangan yang kita hadapi justru berasal dari disinformasi, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, konflik sosial, dan melemahnya persatuan,” ujar Tri Setyo.

Ia juga menekankan, ketahanan nasional merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, dengan rakyat sebagai subjek utama dalam sistem pertahanan semesta.

Pada konteks tersebut, bela negara dipandang sebagai instrumen strategis untuk membangun kesadaran dan ketangguhan masyarakat berbasis nilai kebangsaan serta kearifan lokal.

Baca juga:

Unhan Bawa 165 Mahasiswa Lihat Langsung Skuadron Anti Kapal Selam dan Pesawat Logistik Cepat Demi Kuasai Dinamika Peperangan Modern

Bela Negara Harus Hidup dalam Praktik Sosial

Jonggol dinilai rentan terhadap ancaman non-militer
Jonggol dinilai rentan terhadap ancaman non-militer. Foto: Dok. Universitas Pertahanan RI

Sementara itu, Dekan FSP Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi menyebutkan, bahwa bela negara tidak boleh berhenti sebatas slogan, melainkan harus hidup dalam praktik sosial sehari-hari.

“Ketahanan nasional hari ini ditentukan oleh seberapa kuat masyarakat memahami dan mempraktikkan nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” kata Oktaheroe Ramsi.

Jonggol dipilih sebagai lokasi kegiatan karena posisinya sebagai wilayah penyangga ibu kota dengan dinamika sosial dan arus informasi yang tinggi, sehingga dinilai rentan terhadap penetrasi ancaman non-militer, terutama bagi generasi muda.

Kaprodi Peperangan Asimetris FSP Unhan RI, Kolonel Arh Dr. Bambang Utomo menilai, bahwa peperangan modern saat ini berlangsung di ruang sosial melalui narasi dan pengaruh.

“Peperangan asimetris bekerja melalui narasi dan pengaruh sosial. Karena itu, ketahanan nasional harus dibangun dari kemampuan masyarakat membaca dan merespons ancaman secara kritis,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kesadaran bela negara di kalangan pelajar dan komunitas lokal menjadi kunci untuk mencegah masyarakat terjebak arus propaganda, polarisasi sosial, serta degradasi nilai kebangsaan.

Baca juga:

Mahasiswa Magister Pertahanan Unhan RI Rasakan Sensasi Langka Terbang Bareng Pesawat Patroli Maritim CN-235

Kegiatan PKM Unhan Beri Edukasi Bela Negara bagi Pelajar

Universitas Pertahanan RI beri edukasi bela negara bagi pelajar di Jonggol, Kabupaten Bogor
Universitas Pertahanan RI beri edukasi bela negara bagi pelajar di Jonggol, Kabupaten Bogor. Foto: Dok. Universitas Pertahanan RI

Kegiatan PKM ini meliputi edukasi bela negara bagi pelajar, bantuan pendidikan, bantuan sosial, serta donor darah yang melibatkan fasilitas kesehatan setempat.

Seluruh kegiatan dirancang secara terintegrasi agar nilai bela negara hadir secara aplikatif dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Ketua Pelaksana PKM, Kolonel Czi Dr. Yermia Hendarwoto, yang juga Kaprodi Diplomasi Pertahanan FSP, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bersifat seremonial.

“Kami ingin bela negara dipahami sebagai kebutuhan bersama. Karena itu, pendekatan edukatif, sosial, dan kemanusiaan disatukan sehingga relevan dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat,” kata Yermia.

Melalui kegiatan ini, Dekan FSP Unhan RI menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun dari pusat kebijakan, tetapi juga dari desa dan komunitas yang sadar, solid, serta memiliki daya tahan menghadapi ancaman non-militer. (*)

#Universitas Pertahanan #Bela Negara #Ketahanan Nasional #Pelajar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Heboh Ekskul Korps Kadet Bela Negara Siswa SMP-SMA, Wajb atau Tidak?
Heboh ekskul Korps Kadet Bela Negara masuk SMP-SMA! Mendikdasmen Abdul Mu'ti buka suara. Cek aturan Kepmen 136/2026 di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Heboh Ekskul Korps Kadet Bela Negara Siswa SMP-SMA, Wajb atau Tidak?
Indonesia
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Amnesty International menyoroti program bela negara bagi warga dan pelajar yang ditangkap saat demo DPR/MPR pada 27 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Indonesia
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Program bela negara tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Polda Metro Jaya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Indonesia
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Universitas Pertahanan menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Indonesia
AI Mengubah Medan Perang, Prodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI Bongkar Ancaman Siber Baru
Unhan RI menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
AI Mengubah Medan Perang, Prodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI Bongkar Ancaman Siber Baru
Indonesia
FSP Unhan RI Sambangi AKMIL Magelang, Bahas Kepemimpinan dan Strategi Pertahanan
Unhan RI melakukan study visit ke AKMIL Magelang. Program ini berlangsung sejak 27-31 Juli 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
FSP Unhan RI Sambangi AKMIL Magelang, Bahas Kepemimpinan dan Strategi Pertahanan
Indonesia
Pelajar Indonesia Juarai Ajang Tahunan Seribu Anak Jenius Uji Kecepatan dan Akurasi Berhitung di Panama
Prestasi ini diraih dengan ketekunan dan kerja keras selama dua bulan berlatih keras sebelum kompetisi, hingga akhirnya membuahkan hasil
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Pelajar Indonesia Juarai Ajang Tahunan Seribu Anak Jenius Uji Kecepatan dan Akurasi Berhitung di Panama
Indonesia
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Unhan RI menyambangi UGM untuk membahas masa depan pertahanan Indonesia. Hal itu melihat ancaman global.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Indonesia
Siswi SMAN 6 Blok M Meninggal Terlindas Bus Sekolah, Begini Kronologisnya!
Siswi SMAN 6 Jakarta meninggal dunia setelah motornya tersangkut kabel seling dan terjatuh, lalu terlindas bus sekolah di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Siswi SMAN 6 Blok M Meninggal Terlindas Bus Sekolah, Begini Kronologisnya!
Dunia
Korban Tewas Penembakan Pelajar Turkiye 9 Orang, Ayah Pelaku Mantan Polisi
Jumlah korban tewas terbaru dalam insiden penembakan tragis oleh pelajar di sekolah menengah Kahramanmaras, Turkiye, menjadi 9 orang.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Korban Tewas Penembakan Pelajar Turkiye 9 Orang, Ayah Pelaku Mantan Polisi
Bagikan