MerahPutih.com - Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (FSP Unhan RI) melanjutkan rangkaian Study Visit di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Pada Kamis (30/7), kegiatan dipusatkan di Akademi Militer (AKMIL) Magelang, Jawa Tengah, sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mencetak pemimpin militer sekaligus pemimpin nasional Indonesia.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program Study Visit FSP Unhan RI yang berlangsung pada 27 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Pemilihan AKMIL sebagai salah satu destinasi strategis didasarkan pada perannya dalam membentuk karakter perwira serta mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan dan budaya bangsa dalam sistem pertahanan negara.
Baca juga:
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Sambutan dan Penguatan Jejaring Akademik
Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan rombongan FSP Unhan RI dari Yogyakarta menuju Magelang. Setibanya di Kompleks AKMIL sekitar pukul 09.20 WIB, rombongan disambut oleh Gubernur AKMIL, Mayjen TNI Rano Tilaar, S.E., M.M., yang memaparkan sejarah AKMIL beserta nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri lembaga pendidikan militer tersebut.
Selanjutnya, Dekan FSP Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.IP., M.Si., menyampaikan sambutan balasan.
Pada pertemuan yang berlangsung di Graha Utaman AKMIL itu, ia didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Brigjen TNI Dr. Yermia Hendarwoto, S.H., M.H., M.Th., serta Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Laksma TNI Bondan Haryono, S.T., S.Si., M.Si., M.Tr. Hanla.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan sebagai upaya memperkuat jejaring akademik sekaligus memperluas wawasan kebangsaan antarlembaga pendidikan pertahanan.
Baca juga:
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Sosialisasi Unhan RI dan Interaksi bersama Taruna AKMIL
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil sekaligus sosialisasi Universitas Pertahanan RI kepada para Taruna AKMIL.
Melalui kegiatan ini, para taruna memperoleh gambaran mengenai peran Unhan RI sebagai perguruan tinggi negeri yang berfokus pada studi pertahanan, termasuk peluang pengembangan pendidikan berjenjang untuk mendukung sistem pertahanan negara di masa depan.
Keakraban antara sivitas akademika FSP Unhan RI dan AKMIL semakin terasa saat seluruh rombongan mengikuti makan siang bersama para taruna di Ruang Makan Husein AKMIL. Suasana kebersamaan dan nilai kekeluargaan mewarnai momen tersebut.
Sebelum makan siang bersama, rombongan FSP Unhan RI juga mengunjungi Museum AKMIL atau Museum Abdul Jalil.
Dalam kunjungan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai sejarah berdirinya Akademi Militer, perjalanan perjuangan para pahlawan, hingga kontribusi para alumni AKMIL dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga:
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Acara Dilanjutkan dengan Rangkaian Study Visit
Kunjungan ke AKMIL melengkapi rangkaian kegiatan Study Visit FSP Unhan RI di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
Sebelumnya, rombongan telah mengawali kegiatan dengan pembukaan di Korem 072/Pamungkas, dilanjutkan courtesy call dan sharing knowledge bersama sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Universitas Islam Indonesia (UII).
Agenda tersebut juga diperkaya dengan kunjungan ke Keraton Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat dan Monumen Jogja Kembali (Monjali) pada Rabu (29/7), sebagai bagian dari penguatan nilai sejarah dan budaya.
Melalui seluruh rangkaian Study Visit ini, mahasiswa FSP Unhan RI diharapkan dapat memperluas wawasan, memperkuat pemahaman teoritis dan praktis di bidang strategi pertahanan, serta membangun sinergi yang semakin kuat dengan berbagai institusi akademik, militer, dan kebudayaan di Indonesia. (*)

