MerahPutih.com - Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacud meninggal dunia pada Minggu pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia pada Senin (1/6), akan menggelar penghormatan terakhir bagi Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai bentuk penghormatan dari negara atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Kolonel (Arm) Rico Ricardo Sirait menerangkan jenazah Ryamizard dijadwalkan tiba di Kementerian Pertahanan pada Senin pukul 07.30 WIB untuk disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) Kemhan.
Upacara persemayaman akan dipimpin Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara.
Baca juga:
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Selanjutnya, Kementerian Pertahanan akan melaksanakan upacara pelepasan jenazah dari kantor Kemhan pada pukul 11.00 WIB sebelum diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Jenazah Ryamizard akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Upacara pemakaman militer akan dipimpin Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara,
ujar Rico.
Ryamizard merupakan, purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada 2002 hingga 2005.
Pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Ryamizard dipercaya menjabat Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019.
Sepanjang perjalanan pengabdiannya, Ryamizard memberikan kontribusi penting dalam menjaga kedaulatan negara dan memperkuat sistem pertahanan nasional.
Bagi Kementerian Pertahanan, Ryamizard bukan hanya seorang mantan Menteri Pertahanan, tetapi juga figur yang meninggalkan jejak kepemimpinan, semangat pengabdian, dan komitmen yang kuat dalam membangun pertahanan negara.
Rico mengatakan, berbagai pemikiran, kebijakan, dan pengabdiannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Kementerian Pertahanan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pemakanan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat bertepatan dengan Hari Pancasila 1 Juni 2026.

