Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama

Petugas upacara dari DPW KPN DKI Jakarta sedang menunaikan tugas pada peringatan Harlah Pancasila 1 Juni 2026 di Tugu Proklamasi, Jakarta (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dewan Pimpinan Wilayah Kebangkitan Pemuda Nusantara (DPW KPN) DKI Jakarta mengingatkan menurunnya kualitas dialog dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, Ormas kepemudaan ini mengingatkan agar peringatan Hari Lahir Pancasila jangan hanya dijadikan kegiatan seremonial semata.

Ketua DPW KPN DKI Jakarta, Muh. Hasmawi Nur menilai bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari polarisasi sosial, menguatnya sentimen identitas di ruang publik, hingga menurunnya kualitas dialog dalam kehidupan demokrasi.

Dalam konteks tersebut, Ia menegaskan bahwa Pancasila tetap memiliki relevansi sebagai titik temu berbagai perbedaan yang ada di Indonesia.

Baca juga:

BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan

"Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, tantangan terbesar kita bukan sekadar menjaga persatuan secara formal, tetapi memastikan bahwa perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan bersama. Pancasila memberikan kerangka untuk itu," ujarnya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, saat upacara peringatan hari lahir Pancasila.

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pengurus, anggota, serta sejumlah tamu undangan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila sekaligus momentum refleksi kebangsaan bagi generasi muda.

Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta penyampaian amanat pembina upacara. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib hingga akhir acara.

Hasmawi menambahkan, momentum peringatan hari lahir Pancasila tersebut perlu dijadikan ruang untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan ini memiliki makna tersendiri bagi organisasi tersebut. Selain bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 Juni juga merupakan hari lahir Ormas KPN.

"Karena itu, upacara tidak hanya menjadi agenda nasional yang diperingati setiap tahun, tetapi juga menjadi penanda perjalanan organisasi dalam menjalankan peran dan pengabdiannya di tengah masyarakat," lanjutnya.

Hasmawi menjelaskan, sejak didirikan, KPN membawa misi kebangsaan dan peradaban yaitu nasionalis, pluralis dan religius. Menurutnya, ketiga hal ini tidak bisa terpisahkan. Misalnya bila nasionalisnya tidak memiliki sisi nilai pluralis maka pasti akan menciptakan perpecahan dan hilang persatuan Indonesia.

Baca juga:

Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia

Jika nasionalisnya tidak religius maka akan muncul nasionalis sekuler atau ateis. Begitu juga pluralis Kebangkitan Pemuda Nusantara harus juga bersifat nasionalis dan religius sehingga dapat terjadi persatuan kebangsaan dan keagamaan. Begitu juga religius nya juga harus religius nasionalis dan pluralis.

Dalam kesempatan yang sama, jajaran pengurus juga melakukan refleksi singkat mengenai perjalanan organisasi sejak berdiri hingga saat ini. Berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari kegiatan pendidikan, pengembangan kepemudaan, diskusi publik, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, disebut sebagai bagian dari upaya organisasi untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan penguatan kehidupan demokrasi.

#Pancasila #Hari Pancasila #Hari Lahir Pancasila
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Indonesia
BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan
BRIN menegaskan kejadian itu menjadi bahan evaluasi pihaknya, agar hal tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Indonesia
Diduga Diretas, JAKTV Minta Maaf Insiden Tayangan Porno di Hari Lahir Pancasila
Publik dikejutkan insiden siaran tak pantas yang muncul di layar kaca JAKTV, Senin (1/6) sekitar pukul 08.00 WIB, yang bertepatan dengan perayaan Hari Lahir Pancasila di tanah air.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Diduga Diretas, JAKTV Minta Maaf Insiden Tayangan Porno di Hari Lahir Pancasila
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjalankan transformasi ekonomi nasional dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Bagikan