Kisah Ryamizard Ditegur Presiden Jokowi Gara-Gara Program Bela Negara
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu (setkab.go.id)
MerahPutih.Com - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu telah resmi melepaskan jabatannya kepada Prabowo Subianto.
Dalam acara 'Kenal Pamit' di Gedung A.H Nasution, Kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, dirinya menceritakan pernah dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga:
Puji Ryamizard, Prabowo Berseloroh Kalau Hatinya Dibelah, yang Keluar Merah Putih
Ia menceritakan, saat itu dirinya mencetuskan program bela negara yang wajib diikuti oleh masyarakat Indonesia. Namun, program itu sempat menuai pro dan kontra. Menurutnya, hal ini wajib dilakukan.
"Karena masalah bela negara itu sangat penting, karena pada awal akhir 2014 saya mulai menyuarakan bela negara. Orang ribut. Ada kontra dan ada yang pro, nggak apa-apa," katanya di Kemhan, Kamis (24/10).
Atas hal itu, dirinya dipanggil Jokowi untuk menjelaskan program tersebut. Menurutnya, bela negara ini telah ada sejak 13 tahun yang lalu.
"Saya dipanggil oleh presiden. 'Bapak Menhan kalau melaksanakan seauatu ada sosialisasi dulu, ada payung hukumnya. Minta maaf pak presiden ini sudah 13 tahun bapak presiden'. diam-diam aja ini. Itu saya mulai turun naik. Saya menggelorakan dua bulan jalan, kemudian payung hukumnya apa? Payung hukumnya jelas UUD 1945, Pasal 29 dan 30," bebernya.
Baca Juga:
Selain bela negara, ISIS dan khilafah harus dijaga dalam mempertahankan Republik Indonesia. Oleh karena itu, ia mengaku kepada Prabowo kalau hal itu merupakan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.
"Pokoknya sekarang kita mohon pak Prabowo agar dilanjutkan dan jangan sampai meningkat lagi perkembangan nya. Nah ini adalah pekerjaan rumah kita pak Prabowo," pungkasnya.(Knu)
Baca Juga:
Prabowo Subianto Resmi Terima Jabatan Menteri Pertahanan dari Ryamizard
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan