MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menjelaskan penyebab kasus corona di Jakarta melonjak tinggi. Lantaran swab test atau tes PCR (polymerase chain reaction) yang dilakukan DKI rata-rata mencapai 20.000 tes per hari.
"Jadi begini, orang yang dites PCR di Jakarta rata-rata sekarang sudah meningkat bisa sampe 15 sampai 20 ribu per hari," ucap Riza melalui media sosial Instagramnya @bangariza.
Baca Juga
Kisah Inspiratif Survivor Kasus 01 COVID-19 Sita Tyasutami Menghadapi Perundungan
Lanjut Riza, pihaknya juga menambah jejaring laboratorium pengetesan hingga 82 unit di ibu kota. Dalam sehari, sampel yang diperiksa sebanyak 25.143 spesimen.
"Dengan 82 lab rujukan covid di Jakarta sudah dilakukan 25.143 pemeriksaan spesimen per hari," terang dia.
Riza menyampaikan, jika Pemprov DKI merupakan provinsi yang paling banyak melakukan tes PCR. Jumlah orang yang dites DKI dengan daerah lain sangat jauh beda angkanya.
"Tes PCR kami tertinggi di antara semua provinsi. dan jaraknya jauh sekali. kami sangat serius melacak, mencegah COVID-19," tuturnya.
View this post on Instagram
Bahkan kata Riza, jumlah orang yang dites COVID-19 dengan PCR di DKI salam seminggu terakhir mencapai 105 ribu. Jumlah tersebut jauh dari angka yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).
"Artinya tes PCR di jakarta sudah 9,9 kali melebih standar yang diminta oleh WHO," ucapnya.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini mengungkapkan, pihaknya juga sudah berkomitmen untuk terus meningkatkan Testing, Tracing, Treatment (3T). Untuk menekan penyebaran kasus COVID-19.
"Transparansi data tidak mengurani dan juga tidak melebihkan," tutup orang nomor dua di Jakarta itu. (Asp)
Baca Juga