Wacana Jokowi Menghukum Mati Koruptor Dianggap Tak Intelek

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 13 Desember 2019
Wacana Jokowi Menghukum Mati Koruptor Dianggap Tak Intelek

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis tidak setuju dengan wacana hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi. Ia menilai, wacana tersebut tidak punya basis akademik yang cukup.

"Sama sekali tidak setuju dengan wacana ini. Saya kira itu gagasan yang tidak punya basis akademik yang cukup," kata Margarito kepada wartawan, Jumat (13/12).

Baca Juga:

Gerindra, Partai Terbanyak Calonkan Eks Napi Koruptor

Hal itu disampaikan Margarito menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa hukuman mati untuk koruptor bisa diterapkan jika masyarakat menghendaki.

Alasan Margarito tidak setuju, karena hukuman mati yang selama ini diterapkan tidak membawa efek apa-apa dalam mengurangi tindak kejahatan pada kasus yang memberlakukan sanksi pidana tersebut.

"Sejarah memperlihatkan bahwa hukuman mati itu tidak punya efek apa-apa sama sekali, sama dengan hukuman-hukuman yang lain," ujarnya.

Pakar hukum Margarito Kamis kritik KPU soal eks napi koruptor dalam Pilkada
Pakar hukum tata negara Margarito Kamis (MP/Kanu)

Dirinya menyinggung penerapan hukuman mati di kasus narkoba, dimana eksekusi beberapa kali sudah dilakukan terhadap gembong narkoba, namun kenyataannya tingkat penyalahgunaan dan peredaran narkoba dari tahun ke tahun selalu meningkat.

"Tidakkah kita lihat pidana mati yang berlaku di narkotika misalnya, sama sekali tidak memberikan efek jera, tidak ada kan sama sekali efeknya," ungkap Margarito.

Margarito berpendapat, jika ingin memerangi korupsi di Indonesia, maka yang harus dilakukan pemerintah adalah pembenahan birokrasi, bukan dengan hukuman mati.

Baca Juga:

Mantan Pimpinan KPK: Jangan Pilih Parpol Pengusung Eks Napi Koruptor

"Bertempur melawan korupsi akan keliru jika menggunakan pidana mati sebagai senjata utama. Pertempuran itu efektif kalau birokrasinya dan aparatur birokratnya dibikin beres, itu yang paling pokok bukan pidana mati," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi menyinggung soal hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi. Menurutnya, hukuman mati untuk koruptor bisa saja diterapkan jika memang ada kehendak yang kuat dari masyarakat. (knu)

#Hukuman Mati #Margarito Kamis
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Israel Dinilai Langgar Prinsip-Prinsip Hukum Humaniter Internasional Usai Sahkan UU Hukuman Mati Warga Palestina
Laporan lembaga internasional mengungkap fakta mengerikan mengenai praktik penyiksaan sistematis di fasilitas penahanan Israel.
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2026
Israel Dinilai Langgar Prinsip-Prinsip Hukum Humaniter Internasional Usai Sahkan UU Hukuman Mati Warga Palestina
Indonesia
DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Legitimasi Genosida Palestina
DPR mengecam UU hukuman mati Israel terhadap warga Palestina. Indonesia didesak bertindak di PBB untuk menolak kebijakan yang dinilai melanggar HAM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Legitimasi Genosida Palestina
Indonesia
Tahanan Palestina di Israel Bakal Dijerat Hukuman Mati, PBB dan Negara Teluk Bereaksi
Komunitas internasional untuk memenuhi kewajiban hukum dan kemanusiaan mereka guna menghentikan keputusan dan praktik ilegal pasukan pendudukan Israel,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Tahanan Palestina di Israel Bakal Dijerat Hukuman Mati, PBB dan Negara Teluk Bereaksi
Indonesia
ABK Ditutut Hukuman Mati, DPR Sebut Jaksa Abaikan Beberapa Pertimbangan
Jangan sampai tuntutan pidana mati itu justru memutus mata rantai penyelidikan yang seharusnya mengusut hingga ke pelaku utamanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
ABK Ditutut Hukuman Mati, DPR Sebut Jaksa Abaikan Beberapa Pertimbangan
Indonesia
Hanya Bertumpu pada BAP? DPR Soroti Dasar Tuntutan Mati untuk ABK Fandi
Komisi III DPR RI menilai tuntutan hukuman mati terhadap ABK Fandi dalam kasus 2 ton sabu bertumpu pada BAP. Meminta pengujian ulang isi pemeriksaan penyidik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Februari 2026
Hanya Bertumpu pada BAP? DPR Soroti Dasar Tuntutan Mati untuk ABK Fandi
Indonesia
150 WNI Terancam Hukum Mati di Malaysia, Terlibat Narkoba Hingga Pembunuhan
KBRI Kuala Lumpur masih terus memberikan perlindungan hukum bagi ratusan WNI yang menghadapi ancaman hukuman mati.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
 150 WNI Terancam Hukum Mati di Malaysia, Terlibat Narkoba Hingga Pembunuhan
Dunia
Mantan PM Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Minta India Deportasi Sheikh Hasina
Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina, yang dijatuhi hukuman mati secara in absentia pada 17 November karena memerintahkan tindakan keras terhadap protes yang dipimpin mahasiswa tahun lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
Mantan PM Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Minta India Deportasi Sheikh Hasina
Indonesia
Pemilik Pabrik Obat PCC Serang Divonis Mati, Terpidana Mengaku Cuma Orang Suruhan
Beny merupakan residivis yang pernah mengendalikan produksi pil PCC saat menjalani hukuman di Lapas Pemuda Tangerang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 16 Agustus 2025
Pemilik Pabrik Obat PCC Serang Divonis Mati, Terpidana Mengaku Cuma Orang Suruhan
Indonesia
Tak Terima Divonis Hukuman Mati, Kopda Bazarsah Bakal Ajukan Banding
Kopda Bazarsah tak terima divonis hukuman mati. Melalui kuasa hukumnya, ia akan mengajukan upaya banding.
Soffi Amira - Senin, 11 Agustus 2025
Tak Terima Divonis Hukuman Mati, Kopda Bazarsah Bakal Ajukan Banding
Indonesia
30 Bandar Narkoba Jakarta Dituntut Vonis Hukuman Mati di Tingkat Banding
"Bandar, pengedar, apalagi produsen ini harus diberikan hukuman berat. Jika perlu hukuman mati agar memberikan efek jera," kata Kajati DKI.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Mei 2025
30 Bandar Narkoba Jakarta Dituntut Vonis Hukuman Mati di Tingkat Banding
Bagikan