Vaksin Sinovac Bakal Didistribusikan Akhir Januari 2021

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 November 2020
Vaksin Sinovac Bakal Didistribusikan Akhir Januari 2021

ilustrasi (pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Vaksinasi COVID-19 buatan Sinovac asal Tiongkok direncanakan baru bisa berjalan di Indonesia pada minggu ketiga dan keempat Januari 2021 ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendapatkan izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait emergency use of authorization (EUA).

“Jadi harapannya adalah minggu ketiga dan empat kita dapatkan EUA, apabila itu pun juga data-data yang didapatkan adalah lengkap,” kata Kepala BPOM Penny Lukito kepada wartawan dalam konferensi pers secara daring, Kamis (19/11).

Baca Juga:

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

Vaksinasi itu mundur lantaran adanya ketidaklengkapan persyaratan untuk mendapatkan izin dari WHO ihwal UEA.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari Brasil bahwa mereka tidak memberikan, demikian juga Sinovac tidak bisa memberikan sehingga tidak lengkap, dan berdasarkan standar yang ada tentu tidak mungkin kami memberikan emergency use authorization pada Desember 2020," ujarnya.

Dia menyatakan bahwa pihaknya akan menjunjung tinggi transparansi saat menjalani penyelesaian penelitian vaksin tersebut.

Selain itu, BPOM juga akan terus proaktif untuk terus menanyakan perjalanan pembuatan vaksin agar selesai sesuai dengan waktu yang disepakati.

“Transparasnsi akan kita junjung tinggi. Kami juga proaktif dan untuk menyepakati waktu yang sudah kita sepakati bersama. Nanti klinikal trial akan berjalan terus. Uji klinik untuk vaksin akan terus berjalan,” kata dia.

Pengembangan vaksin Merah Putih di laboratorium PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Ilustrasi: Pengembangan vaksin Merah Putih di laboratorium PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

Ia menyebut pembicaraan terkait kemungkinan produksi atau uji klinis vaksin COVID-19 lain di Indonesia selain Sinovac telah dilakukan. Salah satunya dengan vaksin COVID-19 Pfizer.

"Sudah ada beberapa vaksin yang sudah mulai berkomunikasi dengan BPOM untuk membicarakan dikaitkan dengan satu akan melakukan uji klinik di Indonesia juga ada ya beberapa vaksin," bebernya.

"Jadi sudah ada beberapa. Moderna belum, tapi Pfizer, Astrazeneca, Sputnik juga sudah, dan saya kira nanti mereka akan mencari mitra industri farmasinya yang ada di sini," lanjutnya.

Penny menegaskan tentunya nanti akan tetap ada pengawalan terkait izin pakai vaksin COVID-19 yang dinilai menjanjikan.

"Kemudian juga ada vaksin yang kemudian diimpor oleh Indonesia, tentunya untuk diimpor berarti harus sudah mendapatkan izin pakainya, ya masih belum izin edar," lanjutnya.

Baca Juga:

Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung Diklaim Paling Aman

Penny pun menyebut nantinya vaksin COVID-19 selain Sinovac yang kemungkinan akan diproduksi di Indonesia bisa melalui berbagai industri selain Bio Farma. Ia menegaskan banyak industri farmasi yang sudah mendapat pengawalan BPOM dalam produksi vaksin untuk manusia.

"Jadi selain daripada bio farma industri farmasi bumn, banyak kapasitas dari industri farmasi di indonesia untuk impor atau produksi vaksin manusia itu juga banyak," pungkasnya. (Knu)

#COVID-19 #Obat Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19 #BPOM #Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
DPR RI mendesak PPNS Kemenkes dan BPOM proaktif mengusut kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
Indonesia
BPOM Temukan Makanan di Tangerang Pakai Formalin, Ciri Utama Tidak Dihinggapi Lalat
Makanan yang tidak dihinggapi oleh hewan lalat kemungkinan mengandung zat berbahaya seperti formalin.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
BPOM Temukan Makanan di Tangerang Pakai Formalin, Ciri Utama Tidak Dihinggapi Lalat
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
BPOM Sidak 5 SPPG di Jakarta, Pastikan MBG Aman bagi Masyarakat
BPOM menyidak lima SPPG di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan program MBG untuk masyarakat
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
BPOM Sidak 5 SPPG di Jakarta, Pastikan MBG Aman bagi Masyarakat
Indonesia
Jakarta ‘Darurat’ Ikan Sapu-sapu, DPR Desak Kementerian Kesehatan dan BPOM Turun Tangan
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menyoroti adanya potensi penyalahgunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku olahan pangan, seperti siomay atau cilok
Frengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
Jakarta ‘Darurat’ Ikan Sapu-sapu, DPR Desak Kementerian Kesehatan dan BPOM Turun Tangan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
BBPOM DKI Jakarta Ingatkan Warga Waspada Bahan Kimia Tekstil dalam Takjil
Evi juga memberikan panduan praktis bagi konsumen untuk mendeteksi zat boraks dan formalin secara mandiri melalui indra perasa dan peraba
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Maret 2026
BBPOM DKI Jakarta Ingatkan Warga Waspada Bahan Kimia Tekstil dalam Takjil
Berita Foto
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam media brifieng jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Indonesia
Viral Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Komisi IX DPR Desak BPOM Lakukan Razia
Kurma mengandung sirup glukosa kini beredar di pasaran. Komisi IX DPR RI meminta BPOM segera melakukan razia terhadap produk tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Viral Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Komisi IX DPR Desak BPOM Lakukan Razia
Bagikan