BPOM Sidak 5 SPPG di Jakarta, Pastikan MBG Aman bagi Masyarakat

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 30 April 2026
BPOM Sidak 5 SPPG di Jakarta, Pastikan MBG Aman bagi Masyarakat

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar melakukan inspeksi mendadak (sidak) serentak di 5 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta, Kamis (30/4).

SPPG yang didatangi SPPG Tebet Manggarai Selatan yang merupakan salah satu SPPG milik Yayasan Bina Siwi Oku Timur.

Sidak dilakukan dalam rangka monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan difokuskan pada proses penyiapan bahan baku, pengolahan dan pemasakan, pemorsian, hingga MBG siap diantarkan kepada penerima manfaat.

Taruna Ikrar menyebutkan, pihaknya melakukan survei langsung ke SPPG Manggarai Selatan sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Komisi IX DPR RI.

Baca juga:

BGN Evaluasi MBG di Kaltim, 38 SPPG Belum Punya IPAL

Tujuannya adalah BPOM ingin memastikan makanan yang disalurkan ke SMP, SMA, SD, PAUD, dan juga ibu hamil, benar-benar terjamin keamanannya, pasti dan jelas sumbernya.

"Kami ingin memastikan, bukan pangan kalau tidak aman," tegasnya.

Lebih lanjut, Taruna Ikrar menjelaskan bahwa pengawasan BPOM meliputi tindak lanjut terhadap kejadian luar biasa keamanan pangan (KLB KP) termasuk dalam Program MBG.

Sementara di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah, BPOM tetap melaksanakan pengawasan terhadap keamanan pangan.

Monitoring yang baik serta tindak lanjut yang cepat dalam pelaksanaan MBG akan berdampak terhadap keberhasilan program karena risiko insiden keamanan pangan dapat dihindari sejak awal.

Baca juga:

Dapur MBG Tangerang Libatkan Warga Binaan Lapas, SPPG Pastikan Sudah Lolos Tes Psikologis

Sidak pagi ini juga berlangsung serentak di beberapa SPPG lainnya. Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Sondang Widya, mendatangi SPPG Khusus Kota Jakarta Barat-Pal Merah.

Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan, Didik Joko Pursito, mendatangi SPPG Jatinegara Kampung Melayu 01 yang berada di area pemukiman.

Sedangkan Direktur Registrasi Pangan Olahan, Sintia Ramadhani, mengunjungi SPPG Tanah Tinggi, Johar Baru yang beroperasi di kawasan padat Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, melakukan inspeksi ke SPPG Sunter Jaya 1.

Berdasarkan hasil inspeksi, secara umum pelaksanaan operasional di seluruh SPPG yang dikunjungi telah berjalan sesuai ketentuan. Namun, Kepala BPOM memberikan sejumlah catatan perbaikan minor untuk lebih meningkatkan praktik keamanan pangan.

Baca juga:

BGN Tutup Sementara 1.780 SPPG, Terkendala IPAL dan Sertifikat Higiene

Catatan tersebut telah disampaikan kepada Kepala SSPG Yayasan Bina Siwi Oku Timur Muhammad Abrar Hariswan yang mendampingi dan menjelaskan semua proses secara langsung.

"Kami datang untuk memastikan program MBG ini berjalan semakin baik. Kunjungan ini adalah bentuk monitoring BPOM agar kita bisa bersama-sama melakukan continuous improvement. Hasilnya nanti kita sampaikan ke BGN sebagai masukan," ujar Taruna Ikrar.

Sedangkan dari 5 lokasi SPPG yang dikunjungi, petugas BPOM melakukan pemeriksaan serta diskusi secara terbuka dengan personel SPPG mulai dari Kepala SPPG, pengawas gizi, asisten lapangan, sampai relawan.

Diskusi itu menyimpulkan, bahwa keberadaan pengawas keamanan pangan di SPPG sangat diperlukan. Pengawas keamanan pangan inilah yang akan mengawal pelaksanaan jaminan keamanan pangan di SPPG berjalan konsisten sekaligus melakukan edukasi berkesinambungan kepada para relawan.

BPOM juga menemukan sejumlah aspek cara produksi pangan olahan yang baik yang perlu diperkuat melalui intervensi yang dilakukan berulang agar dipahami dan mendapat perhatian yang serius sehingga aspek keamanan pangan tidak diperlakukan secara sembarangan.

Penguatan ini juga harus dilakukan melalui perbaikan dengan komitmen dan dukungan sumber daya dari mitra/yayasan.

Seluruh temuan telah diberikan kepada Kepala SPPG agar segera ditindaklanjuti dan melakukan perbaikan. Hasil monitoring BPOM di 5 SPPG tersebut juga akan disampaikan seluruhnya kepada BGN.

Kepala BPOM menegaskan, akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan sebagai bagian dari upaya memastikan keberhasilan Program MBG.

"Saya berharap semua pihak dapat bersinergi mendukung keberhasilan program ini," tutupnya. (Asp)

#SPPG #BPOM #Makan Bergizi Gratis
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Mantan Bos BGN Cuma Lempar Senyum Manis Saat Datangi Gedung Kejagung, Pakai Rompi Keramat dan Bawa Buku Catatan
Kuasa hukum tersangka, Krisna Murti, terpantau tiba lebih awal enam menit sebelum kliennya memasuki gedung Kejagung
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Mantan Bos BGN Cuma Lempar Senyum Manis Saat Datangi Gedung Kejagung, Pakai Rompi Keramat dan Bawa Buku Catatan
Indonesia
Ogah Program MBG Dikorupsi, Wapres Gibran Rakabuming Ajak Mahasiswa Jadi Mata-Mata Pemerintah
Pembenahan menyeluruh lini distribusi logistik diharapkan mampu menutup celah manipulasi laporan keuangan tingkat bawah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Ogah Program MBG Dikorupsi, Wapres Gibran Rakabuming Ajak Mahasiswa Jadi Mata-Mata Pemerintah
Indonesia
PKB Perintahkan Pengurus Cabang Gelar Dialog Dengan Mahasiswa, Bahas MBG dan KDMP
PKB, tegas ia, tidak menutup mata dengan berbagai laporan penyimpangan hingga pelanggaran hukum terkait pelaksanaan program pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
PKB Perintahkan Pengurus Cabang Gelar Dialog Dengan Mahasiswa, Bahas MBG dan KDMP
Indonesia
Bakom Tegaskan Program MBG tak Bisa Dihentikan, ini Alasannya
Bakom menegaskan, bahwa MBG tak bisa dihentikan begitu saja. Sebab, program tersebut menjadi janji Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Bakom Tegaskan Program MBG tak Bisa Dihentikan, ini Alasannya
Indonesia
Pemerintah Siapkan Kelas Dapur MBG, Insentif SPPG Bakal Dibedakan sesuai Kinerja
MBG akan menerapkan sistem kelas dapur MBG. Nantinya, insentif SPPG akan dibedakan sesuai kinerjanya.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Kelas Dapur MBG, Insentif SPPG Bakal Dibedakan sesuai Kinerja
Indonesia
Setop Tambah SPPG, Pemerintah Fokus ke Kualitas ketimbang Kuantitas MBG
Pemerintah kini menempatkan peningkatan kualitas layanan sebagai prioritas utama setelah jaringan layanan MBG berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Setop Tambah SPPG, Pemerintah Fokus ke Kualitas ketimbang Kuantitas MBG
Indonesia
Qodari Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan program Makan Bergizi Gratis tidak akan dihentikan karena merupakan program prioritas dan janji kampanye Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Qodari Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan
Indonesia
MBG Disetop Selama Libur Sekolah, Fokus Evaluasi Tata Kelola BGN
BGN hentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah untuk evaluasi tata kelola dan pemutakhiran data.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
MBG Disetop Selama Libur Sekolah, Fokus Evaluasi Tata Kelola BGN
Indonesia
BGN Bantah Tuduhan Keuntungan MBG Mengalir ke Prabowo, Masyarakat Diminta Jangan Percaya
BGN membantah tuduhan soal keuntungan MBG yang diberikan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
BGN Bantah Tuduhan Keuntungan MBG Mengalir ke Prabowo, Masyarakat Diminta Jangan Percaya
Indonesia
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Markup Anggaran Motor Listrik Rp 1,03 Triliun
Kejagung menetapkan AM, Komisaris PT YAT, sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi program MBG. Diduga markup pengadaan motor listrik senilai Rp 1,03 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Markup Anggaran Motor Listrik Rp 1,03 Triliun
Bagikan