MerahPutih.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar melakukan inspeksi mendadak (sidak) serentak di 5 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta, Kamis (30/4).
SPPG yang didatangi SPPG Tebet Manggarai Selatan yang merupakan salah satu SPPG milik Yayasan Bina Siwi Oku Timur.
Sidak dilakukan dalam rangka monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan.
Pemeriksaan difokuskan pada proses penyiapan bahan baku, pengolahan dan pemasakan, pemorsian, hingga MBG siap diantarkan kepada penerima manfaat.
Taruna Ikrar menyebutkan, pihaknya melakukan survei langsung ke SPPG Manggarai Selatan sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Komisi IX DPR RI.
Baca juga:
Tujuannya adalah BPOM ingin memastikan makanan yang disalurkan ke SMP, SMA, SD, PAUD, dan juga ibu hamil, benar-benar terjamin keamanannya, pasti dan jelas sumbernya.
"Kami ingin memastikan, bukan pangan kalau tidak aman," tegasnya.
Lebih lanjut, Taruna Ikrar menjelaskan bahwa pengawasan BPOM meliputi tindak lanjut terhadap kejadian luar biasa keamanan pangan (KLB KP) termasuk dalam Program MBG.
Sementara di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah, BPOM tetap melaksanakan pengawasan terhadap keamanan pangan.
Monitoring yang baik serta tindak lanjut yang cepat dalam pelaksanaan MBG akan berdampak terhadap keberhasilan program karena risiko insiden keamanan pangan dapat dihindari sejak awal.
Baca juga:
Dapur MBG Tangerang Libatkan Warga Binaan Lapas, SPPG Pastikan Sudah Lolos Tes Psikologis
Sidak pagi ini juga berlangsung serentak di beberapa SPPG lainnya. Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Sondang Widya, mendatangi SPPG Khusus Kota Jakarta Barat-Pal Merah.
Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan, Didik Joko Pursito, mendatangi SPPG Jatinegara Kampung Melayu 01 yang berada di area pemukiman.
Sedangkan Direktur Registrasi Pangan Olahan, Sintia Ramadhani, mengunjungi SPPG Tanah Tinggi, Johar Baru yang beroperasi di kawasan padat Jakarta Pusat.
Sementara itu, Kepala Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, melakukan inspeksi ke SPPG Sunter Jaya 1.
Berdasarkan hasil inspeksi, secara umum pelaksanaan operasional di seluruh SPPG yang dikunjungi telah berjalan sesuai ketentuan. Namun, Kepala BPOM memberikan sejumlah catatan perbaikan minor untuk lebih meningkatkan praktik keamanan pangan.
Baca juga:
BGN Tutup Sementara 1.780 SPPG, Terkendala IPAL dan Sertifikat Higiene
Catatan tersebut telah disampaikan kepada Kepala SSPG Yayasan Bina Siwi Oku Timur Muhammad Abrar Hariswan yang mendampingi dan menjelaskan semua proses secara langsung.
"Kami datang untuk memastikan program MBG ini berjalan semakin baik. Kunjungan ini adalah bentuk monitoring BPOM agar kita bisa bersama-sama melakukan continuous improvement. Hasilnya nanti kita sampaikan ke BGN sebagai masukan," ujar Taruna Ikrar.
Sedangkan dari 5 lokasi SPPG yang dikunjungi, petugas BPOM melakukan pemeriksaan serta diskusi secara terbuka dengan personel SPPG mulai dari Kepala SPPG, pengawas gizi, asisten lapangan, sampai relawan.
Diskusi itu menyimpulkan, bahwa keberadaan pengawas keamanan pangan di SPPG sangat diperlukan. Pengawas keamanan pangan inilah yang akan mengawal pelaksanaan jaminan keamanan pangan di SPPG berjalan konsisten sekaligus melakukan edukasi berkesinambungan kepada para relawan.
BPOM juga menemukan sejumlah aspek cara produksi pangan olahan yang baik yang perlu diperkuat melalui intervensi yang dilakukan berulang agar dipahami dan mendapat perhatian yang serius sehingga aspek keamanan pangan tidak diperlakukan secara sembarangan.
Penguatan ini juga harus dilakukan melalui perbaikan dengan komitmen dan dukungan sumber daya dari mitra/yayasan.
Seluruh temuan telah diberikan kepada Kepala SPPG agar segera ditindaklanjuti dan melakukan perbaikan. Hasil monitoring BPOM di 5 SPPG tersebut juga akan disampaikan seluruhnya kepada BGN.
Kepala BPOM menegaskan, akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan sebagai bagian dari upaya memastikan keberhasilan Program MBG.
"Saya berharap semua pihak dapat bersinergi mendukung keberhasilan program ini," tutupnya. (Asp)