Upaya Sederhana Mengurangi Limbah Medis dengan Menyewa Alat Kesehatan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 07 Mei 2024
Upaya Sederhana Mengurangi Limbah Medis dengan Menyewa Alat Kesehatan

Sam Moghadam Khamseh

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurangan limbah medis (B3) perlu menjadi perhatian khusus. Dampak B3 sama dengan jenis limbah lainnya, yakni mencemari lingkungan dan bahkan mengganggu kesehatan karena secara langsung bisa menyebar virus.

Seturut data yang dikeluarkan oleh KLHK pada periode 1 tahun, yakni Maret 2020 hingga Februari 2021, jumlah limbah medis yang dihasilkan oleh Fasyankes sebanyak 6.418 ton. Sementara khusus untuk Fasyankes di Jakarta, limbah medis yang dibuang jumlahnya paling banyak dibandingkan provinsi lainnya, yakni 4.630 ton.

Perlu adanya pengolalan sampah yang baik untuk menangani sebaran limbah medis. Namun, kamu juga bisa terlibat dalam upaya untuk mengurangi limbah medis dengan cara menyosialisasikan penyewaan alat kesehatan kepada keluarga dan teman kamu.

Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan pasien pasca menjalani perawatan medis seperti operasi atau cidera adalah proses pemulihan di rumah dengan penggunaan alat kesehatan yang tepat. Namun, setelah pemulihan selesai, alat-alat kesehatan tersebut boleh jadi tergeletak begitu saja di rumah dan berpotensi menjadi limbah medis.

Baca juga:

Fetus in Fetu, Kasus Medis Unik ketika Laki-Laki seperti 'Hamil'

Kini, alat kesehatan untuk menunjang pemulihan pasien dapat disewa di salah satu Apotek. Alat-alat kesehatan yang tersedia seperti kursi roda, hospital bed, tabung oksigen, nebulizer, suction pump, patient monitor mindray, syringe pump, infus pump hingga commode chair.

"Kehadiran layanan sewa alat-alat kesehatan ini diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih terjangkau dan praktis bagi pasien,” ujar Head of Business Unit Apotek Wellings Andy Handoko, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Selasa (7/5).

Untuk mengetahui ketersediaan dan cara pemakaian alat kesehatan yang ingin disewa, pasien dapat menghubungi contact center atau datang langsung ke cabang Apotek terdekat.

Kamu juga bisa melakukan konsultasi dengan Apoteker terlebih dulu mengenai alat medis yang disewa agar pemakaiannya dapat sesuai sehingga menunjang penyembuhan secara optimal.

Baca juga:

Saat Kuku Jadi Penanda Kesehatan Tubuh

Terdapat juga layanan antar untuk alat kesehatan yang kamu sewa. Alat kesehatan tersebut tersedia dalam keadaan steril dan terawat, sehingga aman untuk digunakan hingga pasien sembuh total. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan