Uni Eropa Larang Siaran 3 Televisi Rusia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Mei 2022
Uni Eropa Larang Siaran 3 Televisi Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyambut Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen saat serangan Rusia ke Ukraina berlanjut, di Kyiv, Ukraina, Jumat (8/4/2022). ANTARA FOTO/Ukrainian Presidenti

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perang Rusia dan Ukraina yang belum memberikan sinyal berakhir, membuat Uni Eropa (EU) meneluarkan sanksi terantar, yakni melarang siaran dari tiga lembaga penyiaran milik pemerintah Rusia. Pelarangan yang dikeluarkan Uni Eropa, sebagai bagian dari paket sanksi keenam atas invasi Moskow di Ukraina.

"Mereka dilarang mendistribusikan konten lagi di Uni Eropa, dalam bentuk apa pun, baik melalui kabel, via satelit, di internet atau aplikasi ponsel cerdas," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di hadapan anggota dewan di Strasbourg, Rabu (4/4).

Baca Juga:

Sanksi Teranyar Uni Eropa ke Rusia Akan Lebih Besar

Ia menyebut, ketiga saluran TV itu "sebagai corong yang gencar menyuarakan kebohongan dan propaganda (Presiden Rusia Vladimir) Putin".

"Kami seharusnya tidak memberi mereka panggung lagi untuk menyebarkan kebohongan ini," katanya.

Gelombang sanksi anyar dari Uni Eropa (EU) terhadap Rusia juga akan menyasar industri minyak, lebih banyak bank Rusia, dan semua pihak yang bertanggung jawab atas disinformasi karena Rusia telah melancarkan perang terhadap Ukraina.

"Kami sedang mengerjakan paket sanksi keenam yang bertujuan untuk mengeluarkan lebih banyak bank (Rusia) dari SWIFT, mendaftar aktor disinformasi dan mencegah impor minyak," kata Kepala Unit Kebijakan Luar Megeri Dewan Eksekutif Komisi Eropa Josep Borrell dalam sebuah cuitan di Twitter.

Hanna Selivon, 77 tahun, menarik nampan berisi piring dan puing dari rumahnya, yang menurutnya hancur akibat penembakan Rusia, di tengah invasi mereka ke Ukraina, di pinggiran kota Chernihiv, Ukraina. (Foto: Reuters/Antara)
Hanna Selivon, 77 tahun, menarik nampan berisi piring dan puing dari rumahnya, yang menurutnya hancur akibat penembakan Rusia, di tengah invasi mereka ke Ukraina, di pinggiran kota Chernihiv, Ukraina. (Foto: Reuters/Antara)

Putaran sanksi terbaru EU juga akan mempengaruhi Sberbank, pemberi pinjaman utama Rusia. Bank itu akan ditambahkan ke dalam daftar bank yang telah dikeluarkan dari sistem SWIFT.

Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) adalah komunitas kerjasama yang menyediakan layanan transaksi keuangan dan pembayaran antarbank di seluruh dunia.

Borrell mengatakan, langkah-langkah yang diusulkan Komisi Eropa terhadap Rusia akan disampaikan kepada 27 negara anggota EU untuk disetujui.

Para pejabat EU mengatakan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dijadwalkan akan menjelaskan sanksi-sanksi baru pada Rabu, dan sanksi tersebut akan mencakup larangan impor minyak Rusia pada akhir tahun ini.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan menghentikan berbagai ekspor dan kesepakatan sebagai tanggapan atas beban sanksi yang dikenakan oleh EU dan Amerika Serikat. (*)

Baca Juga:

Putin Keluarkan Dekret Sanksi Bagi Negara Tidak Bersahabat Dengan Rusia

#Ukraina #Konflik Ukraina #Uni Eropa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Berdasarkan peraturan Dublin, permohonan suaka dari migran non-Uni Eropa yang masuk ke wilayah Uni Eropa pada prinsipnya harus diproses di negara Uni Eropa pertama yang menjadi tempat masuk mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Indonesia
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
ota Ceuta mengalami lonjakan tajam kedatangan jumlah migran dari Maroko yang berusaha memasuki kota otonom Spanyol yang terletak di Afrika Utara itu dengan berenang maupun berjalan kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Bagikan