MerahPutih.com - Hari ini Pemprov DKI Jakarta mulai melaksanakan uji coba tatap muka di sekolah tahap II dengan peserta sebanyak 226 sekolah, baik swasta dan negeri.
Pelaksanaan uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) ini akan berlangsung selama tiga minggu terhitung 9 Juni hingga 26 Juni 2021 mendatang.
"Mulai tahap kedua mudah-mudahan tahap kedua berlangsung tidak hanya sukses, tapi lebih baik dari tahap yang pertama," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (9/6).
Baca Juga:
Wagub DKI: Pembelajaran Tatap Muka Jangan Sampai Jadi Klaster COVID-19
Kemudian, lanjut Riza, nanti Pemerintah DKI bakal melakukan tahap evaluasi, apakah dimungkinkan dibuka pembelajaran tatap muka (PTM) langsung di sekolah dengan pola yang diinginkan Presiden Jokowi.
"Yang disampaikan Pak Jokowi kapasitas 25 persen dalam dua minggu dua hari tentu kapasitas kita batasi matpel (mata pelajaran) kita batasi, semuanya diatur," tutur Riza.
Untuk itu, kata dia, akan pentingnya pelaksanaan uji coba tatap muka ini, sehingga pemerintah dapat memperbaiki yang kurang dari kegiatan tersebut.
"Kita masih menunggu, mohon masyarakat bersabar," urai Riza.
Pada prinsipnya, Pemda DKI berkeinginan anak-anak di Jakarta bisa kembali sekolah dengan secara langsung.
"Tapi mohon dipahami diingat bahwa kesehatan bagi anak-anak kita jauh lebih penting," pungkasnya.
Baca Juga:
32 PNS Jabar Positif Gegara dari Jakarta, Begini Jawaban Wagub DKI
Diketahui sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Presiden Jokowi meminta pembelajaran tatap muka di sekolah dilaksanakan secepatnya, dengan pelaksanaan dua hari dalam seminggu.
Kemudian juga peserta yang hadir harus 25 persen dari keseluruhan siswa.
"Tidak boleh lebih dari dua hari seminggu, jadi seminggu hanya dua hari boleh melakukan maksimal tatap muka. Kemudian setiap hari maksimal hanya dua jam," ucap Budi. (Asp)
Baca Juga:
Satu RT di Semper Jakut Mini Lockdown, Wagub DKI: Harus Jadi Pelajaran