Satu RT di Semper Jakut Mini Lockdown, Wagub DKI: Harus Jadi Pelajaran

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 04 Juni 2021
Satu RT di Semper Jakut Mini Lockdown, Wagub DKI: Harus Jadi Pelajaran

Spanduk berisi pengumuman "lockdown" masih terpasang di akses masuk RT 03 RW 03 Cilangkap, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengakui ada satu rukun tetangga (RT) di ibu kota dilakukan mini lockdown.

Yaitu di RT 01/RW 04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menyusul 22 warga positif COVID-19.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kejadian ini harus menjadi pelajaran masyarakat dan pimpinan wilayah untuk meningkatkan protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan.

Baca Juga:

Satu RT di Cilangkap Lockdown, Kapolda Metro: Langkah Tepat Tangani COVID-19

"Ini menjadi penting bagi kita menjadi pelajaran di semua komunitas di tiap lingkungan terkecil harus hati-hati ya," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (3/6) malam.

Menurut dia, kebijakan lockdown mikro yang digaungkan Presiden Jokowi sangat membantu memotong mata rantai penyebaran COVID-19. Dengan mini lockdown itu, kasus corona tak menyebar luas.

"Terkait mikro lockdown sesuatu yang baik dan kita rasakan hasilnya di Jakarta seluruh Indonesia semakin membaik," papar dia.

Namun demikian, kata Riza, mini lockdown ini harus tetap didukung dengan kehati-hatian dan kewaspadaan Satgas COVID-19 wilayah dan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

Politikus Gerindra ini juga meminta kepada warga Jakarta agar tidak abai dalam menjalankan prokes meskipun angka kasus COVID-19 di ibu kota sudah membaik. Mengingat COVID-19 varian baru dari India dan Inggris sudah masuk ke Jakarta.

"Kami mohon tetap melaksanakan protokol 3M dan jangan keluar rumah bagi yang tidak penting, terutama untuk anak-anak di bawah 9 tahun, orang tua di atas 60 tahun," tutupnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Seperti diketahui, RT 01/RW 04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dilaksanakan mini lockdown menyusul 22 warga positif COVID-19. Kebijakan lockdown mikro ini untuk menekan penyebaran kasus.

Ketua RT 01 RW 04 Semper Barat Mulyadi menuturkan, awal mula klaster COVID-19 di wilayahnya terjadi saat ada salah satu warga berinisial A yang meninggal dunia dinyatakan positif COVID-19.

Jenazah A dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Disesalkan keluarga A menggelar tahlilan di rumahnya.

Baca Juga:

Klaster Usai Lebaran Bermunculan, Pemda Diminta Terapkan Micro Lockdown

Sampai akhirnya puskesmas Kelurahan Semper Barat melakukan pemeriksaan COVID-19 kepada keluarga A dan terdapat tiga anggota positif. Akhirnya, Lurah Semper Barat langsung melakukan penelusuran kontak dan melakukan swab massal sebanyak 95 orang.

"Hasilnya dari 95 orang, jumlahnya hampir 22 yang terpapar," ungkapnya.

Adapun kini, ada 21 warga yang sedang menjalani isolasi di RS COVID-19 Wisma Atlet dan RS Pekerja. (Asp)

Baca Juga:

Malaysia Lockdown, Cuma 20 Persen Pekerja Yang Boleh Ngantor

#COVID-19 #Ahmad Riza Patria #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Uji coba diperlukan untuk mengetahui kekurangan layanan sebelum LRT Jakarta dioperasikan secara lebih luas.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Ada 147 mahasiswa penerima KJMU yang mengeluhkan pemutakhiran desil.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Indonesia
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Rekan korban menerima sinyal 'SOS' itu melalui fitur jam di salah satu aplikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Indonesia
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Masih bisa diatasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI karena ketersediaan air masih mencukupi.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Indonesia
DPRD DKI Usulkan Penaikan Tarif Masuk Ragunan hingga Rp 10 Ribu
Pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan memerlukan penyesuaian tarif.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
DPRD DKI Usulkan Penaikan Tarif Masuk Ragunan hingga Rp 10 Ribu
Indonesia
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Diketahui, tarif parkir di Jakarta diusulkan mengalami penyesuaian.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Indonesia
Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Kabel
Polisi menduga pria tersebut masuk ke area gardu untuk mengambil kabel.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Kabel
Bagikan