Pramono bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke, Atasi Penumpukan Kapal

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Pramono bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke, Atasi Penumpukan Kapal

Melihat Rumah Apung dan Panggung Muara Angke Hunian Layak Bagi Nelayan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MEDIA sosial riuh dengan sorotan terhadap Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan ribuan kapal nelayan menumpuk dan saling menghambat pergerakan ketika kapal akan keluar. Kondisi antrean kapal yang tidak tertata itu mengakibatkan kapal sulit keluar dan masuk pelabuhan secara lancar sehingga aktivitas nelayan terganggu.

Data dari pemerintah pusat menunjukkan terdapat lebih dari 2.500 kapal yang terdaftar berpangkalan di Muara Angke, jauh melampaui kapasitas kolam pelabuhan yang tersedia. Kapal-kapal tersebut tidak hanya kapal yang aktif bongkar muat, tetapi juga yang singgah untuk administrasi dan pengisian logistik. Akibatnya, ruang pelabuhan menjadi penuh sesak.

Dalam menyikapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku bakal menambah kapasitas pelabuhan, Muara Angke, Jakarta Utara, agar kapal nelayan yang semrawut dapat teratasi. Saat ini, kapasitas pelabuhan sudah jauh tertinggal jika dibandingkan dengan jumlah kapal yang berpangkalan.

Pramono mengatakan perluasan itu diharapkan bisa dilakukan dalam waktu dekat sebagai solusi jangka menengah atas persoalan kepadatan di Muara Angke. "Pemerintah DKI Jakarta segera akan memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu dengan menambah kapasitas. Mudah-mudahan akan bisa kita bangun dalam waktu dekat ini untuk menambah sampai dengan 500 atau 600 kapal. Itu sudah maksimum," kata Pramono di Jakarta, Kamis (29/1).

Baca juga:

Gubernur Pramono Siapkan Parkir Sandar Gratis Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Muara Angke



Ia menjelaskan, saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal. Namun, kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat banyak kapal nelayan tidak melaut dan akhirnya bersandar bersamaan di pelabuhan.

"Sekarang ini karena kondisi cuaca, banyak kapal yang tidak melaut. Sebagian besar kemudian diparkir di tempat itu," ujar dia.

Masalah menjadi semakin rumit karena jumlah kapal yang mendapat izin berpangkalan jauh melampaui kapasitas pelabuhan. Pramono menyebut izin kapal yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mencapai lebih dari 2.500 unit.

Eks Sekjen PDI Perjuangan ini pun meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru yang berpangkalan di Muara Angke.

"Saya menyampaikan dan memohon untuk tidak ada penambahan baru kapal sebab kalau kemudian izin kapalnya ditambah terus lebih dari, sekarang ini sudah 2.500, itu pasti akan menjadi beban bagi Muara Angke," tutur Pramono.(Asp)


Baca juga:

Pembangunan Tanggul Rob Muara Angke Dimulai, Pramono Tolak Kedatangan Warga Baru

#Muara Angke #DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Indonesia
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Blok M akan segera direvitalisasi. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Olahraga
Pramono Anung Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026. Siapa yang Menang?
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprediksi pemenang final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia vs Thailand.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Pramono Anung Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026. Siapa yang Menang?
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Bagikan