UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 25 November 2020
UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA

Pembagian 1.500 alat rapid test RI-GHA di puskesmas Mlati Kabupaten Sleman. (Foto: MP/Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kemenristek berencana membagikan sebanyak 11 ribu produk alat uji deteksi cepat COVID-19 di beberapa dinas kesehatan dan rumah sakit. Alat rapid test yang dibagikan bernama RI-GHA.

RI GHA merupakan singkatan dari Republik Indonesia-Gadjah Mada Hepatika Airlangga dan merupakan hasil karya inovasi peneliti UGM dan gabungan peneliti dari perguruan tinggi lain.

Peneliti utama dari RI-GHA Sofia Mubarika mengatakan, alat uji diagnosis cepat COVID-19 ini berbasis antibodi untuk mendeteksi IgM dan IgG yang diproduksi tubuh untuk melawan COVID-19.

Baca Juga:

Kepala BNPB Dorong Rapid Test Rutin Diselenggarakan di Lokasi Pengungsi Merapi

Menurutnya sebelum diuji coba, penelitian dan pengembangan RI-GHA ini sudah mengikuti proses panjang untuk menyempurnakan kualitas produk tidak kalah dengan produk komersial sejenis di pasaran.

“Alat ini sudah melewati suatu proses panjang, kemudian diperbaiki terus menerus dengan memperbaiki formula yang tepat,” kata Sofia Mubarika melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (14/11).

Sofia Mubarika menambahkan, pembuatan alat diagnosis cepat COVID-19 ini sebagai bagian dari upaya kontribusi para peneliti untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

Seperti diketahui, RI-GHA diproduksi melalui pabrik kesehatan UGM Science and Techno Park di daerah Minomartani, Sleman.

Inovasi alat kesehatan ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan alat deteksi COVID-19 yang mudah diaplikasikan, akurat, dan dapat diproduksi dalam negeri untuk mendukung kemandirian bangsa dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)

Pembagian alat diagnosis cepat COVID-19 rencananya akan dilakukan di FK Unsoed Purwokerto sebanyak 2.000 unit, Dinas Kesehatan Kota Yogya 1.500 unit, Dinas Kesehatan Gunungkidul 1.500 unit, Dinas Kesehatan Kulon Progo 1.500 unit, Dinas Kesehatan Kota Makassar sebanyak 1.000 unit, RSU UMM (Malang) 1.000 unit dan Dinas Kesehatan Kab Malang sebanyak 1.000 unit.

Ditahap awal, UGM sudah membagikan 1.500 buah produk RI-GHA kepada Pemkab Sleman pada Rabu (25/11)

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo menyambut baik dibagikannya alat diagnosis cepat karya peneliti UGM dan Universitas Airlangga ini.

Ia mengharapkan, alat ini bisa diproduksi lebih banyak dengan harga yang bisa terjangkau.

“Sangat membantu menghemat biaya. Sekarang harga alat uji rapid test yang baru saja kami pesan Rp85 ribu pe rbuah. Sementara ini hanya Rp75 ribu. Mudah-mudahan nanti harganya semakin murah,” kata Joko.

Baca Juga:

Klaster Perayaan Maulid Nabi, Ratusan Warga Tebet Jalani Rapid Test

Alat RI-GHA rencannya akan dipakai untuk menguji para petugas pilkada untuk mengantisipasi terbentuknya klaster.

Kepala Subdirektorat Industri Pangan, Kesehatan dan Obat, Kemenristek Novi Mukti Rahayu mengharapkan produk inovasi dari kampus UGM ini bisa membantu penanggulangan COVID-19 di tanah air.

Ia menerangkan, produk inovasi yang akan dibagikan ini tidak hanya sampai pada alat uji diagnostik saja, namun juga produk inovasi lain seperti ventilator dan obat herbal.

“Semoga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas dan kita bisa melewati pandemi ini dengan baik dengan harapan ekonomi kita bangkit kembali,” katanya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pekan Depan, 19.125 Petugas Pilkada Sleman Jalanin Rapid Test

#Virus Corona #UGM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), anak usaha UGM, bersiap menggelar IPO di BEI dengan target dana Rp45,22 miliar. Cek jadwal, rentang harga, dan alokasi dananya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Kabakom Ri, Muhammad Qodari, menanggapi penolakan sebagian mahasiswa UGM terhadap kehadiran pejabat pemerintah dalam forum diskusi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Indonesia
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Budiman Sudjatmiko mengungkap kronologi penggerudukan diskusi di UGM yang juga dihadiri Nusron Wahid dan Sudaryono. Sebut forum berakhir setelah situasi memanas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Sidang gugatan ijazah Jokowi masih berlanjut. Kedua teman kuliahnya di UGM hadir sebagai saksi di persidangan.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Bagikan