[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu

DOk turn Back Hoaks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - POLEMIK tudingan ijazah palsu Presiden Ketujuh RI Joko Widodo masih viral di media sosial. Kali ini, beredar informasi yang menyebut, Jokowi ialah orang yang memilih sendiri Rektor Universitas Gajah Mada (UGM).

UGM merupakan kampus tempat Jokowi pernah menimba ilmu semasa kuliah.

Disebutkan akun Facebook 'Indnesiaa Cemas', Jokowi juga sengaja membubarkan komisi ASN agar ia bisa menunjuk langsung rektor UGM yang dituding bisa membela mantan orang nomor satu di Indonesia itu.

Dalam sampul konten tersebut juga terpampang wajah Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan.

NARASI

'Benarkah Jokowi orag terlicik di dunia ini! Komisi ASN dibubarkannya! Agar jokowi bisa pilih rektor UGM pilihannya!


Jadi ceritanya gini. Masalah ijazah ini kan enggak selesai selesai. Nah, pada pemerintahan Jokowi, Komisi ASN dibubarkan, padahal Komisi ASN merupakan penjaga meritokrasi. Dan yang paling ngotot untuk membubarkan itu, namanya Luhut Panjaitan. Nah, dia muncul dengan pikiran tunjuk langsung rektor UGM. Nah, dari sinilah muncul kerusakan itu. Hingga saat ini anjir. Dari situ kalian tahu kan sekarang kenapa Rektor UGM bela Jokowi ini. Karena dia ditunjuk oleh Jokowi langsung. Licik banget kan jokowi ini anjir. Kenapa dia bubarkan Komisi ASN? Ayo kita ngomong sama-sama. Agar dia bisa pilih rektor pilihannya. Nah, gue suka membongkar kebusukan pemerintah cuy! Follow agar kalian berani bersuara juga'.

Unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 9.900 tanda suka, 3.000-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 1.200 kali.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sidak ke Bandara IMIP Morowali Temukan 3,5 Kilogram Emas Tengah Tertimbun



FAKTA

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci 'pemilihan rektor UGM' ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman ugm.ac.id 'Proses Seleksi Bakal Calon Rektor dan Pemilihan Calon Rektor UGM Segera Dimulai'.

Dari berita yang tayang Kamis (20/1/2022) itu, diketahui bahwa proses pemilihan rektor UGM melibatkan tahapan seleksi administrasi, penjaringan aspirasi publik, seleksi oleh Senat Akademik (pemaparan program dan penilaian), hingga pemilihan akhir oleh majelis wali amanat (MWA) melalui pemungutan suara.

MWA merupakan badan tertinggi di UGM yang menetapkan kebijakan umum, mengangkat rektor, dan mengawasi pengelolaan universitas.

Keanggotaan MWA berjumlah 19 orang yang berasal dari unsur menteri, Sri Sultan Hamengku Buwono, rektor, tokoh masyarakat, alumni, dosen guru besar, dosen bukan guru besar, tenaga pendidikan, dan mahasiswa.

Pemilihan rektor UGM terakhir dilaksanakan pada Mei 2022, dan memutuskan Prof dr Ova Emilia, M Med, Ed, SpOG(K), PhD, sebagai rektor terpilih untuk periode 2022-2027.

Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.


KESIMPULAN

Faktanya, pemilihan rektor UGM dilakukan dengan mekanisme pemungutan suara rahasia oleh majelis wali amanat (MWA). Jadi, unggahan berisi klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi' merupakan konten palsu.(knu)

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA ]: Menkeu Purbaya Usulkan Gaji Guru Setara Anggota DPR




#UGM ##HOAKS/FAKTA #Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Sidang gugatan ijazah Jokowi masih berlanjut. Kedua teman kuliahnya di UGM hadir sebagai saksi di persidangan.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya mengganti dana desa dengan subsidi listrik, sembako, dan BBM. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Orang berinisial RS yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba bukan Roy Suryo, melainkan Roby Satria, gitaris grup musik Geisha.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Bagikan