Tunggakan BPJS di RS Tempat Selvi Ananda Melahirkan Tembus Rp17,89 Miliar

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 26 November 2019
 Tunggakan BPJS di RS Tempat Selvi Ananda Melahirkan Tembus Rp17,89 Miliar

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Solo, Jawa Tengah, Bimantoro R, Selasa (26/11). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepala Cabang BPJS Kesehatan Solo, Jawa Tengah, Bimantoro R angkat bicara terkait adanya tunggakan BPJS Kesehatan di RS milik Muhammadiyah di wilayah Soloraya.

Tunggakan BPJS Kesehatan paling besar ditemukan di RS PKU Muhammadiyah Solo. Dimana rumah sakit tersebut baru saja dijadikan tempat persalinan menantu Presiden Jokowi, Selvi Ananda saat melahirkan anak kedua Gibran Rakabuming Raka, La Lembah Manah.

Baca Juga:

Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Yogyakarta Capai Rp 30 Miliar

Hal itu sekaligus menanggapi pernyataan Anggota Komisi IX DPR F-PAN, Saleh Partaonan Daulay, Jumat (22/11), yang meminta kepada pemerintah segera melunasi tunggakan BPJS Kesehatan di RS milik Muhammadiyah diantaranya di Solo karena dianggap dapat mengganggu operasional rumah sakit.

RS PKU Muhammadiyah Solo tunggak BPJS Kesehatan sebesar Rp17,89 miliar
Warga mengantre pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Solo Jawa Tengah, Selasa (26/11). (MP/Ismail)

"Ya memang benar ada tunggakan BPJS Kesehatan di RS PKU Muhammadiyah Solo. Besaran tunggakan tidak sampai tembus angka Rp61 miliar, tetapi Rp17,89 Miliar," ujar Bimantoro saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/11).

Bimantoro mengatakan tunggakan sebesar itu terhitung sejak jatuh tempo pada 30 September 2019 sampai tanggal 22 November 2019. Tunggakan lebih disebankan adanya kesulitan alokasi dana dari BPJS pusat dan adanya ketidak cocok antara besaran biaya yang dikeluarkan dengan jumlah iuran dari peserta BPJS di RD bersangkutan.

"Kalau dana dari pusat turun kami segera cairkan. Kita selalu berkoordinasi dengan rumah sakit terkait pelayanan BPJS supaya bisa berjalan dengan baik," kata dia.

Baca Juga:

Kritisi Kenaikan, Rizal Ramli Usul BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Digabung

Dimintai konfirmasi, Humas RS PKU Muhammadiyah Solo, Betty Andriani enggan berkomentar soal tunggakan BPJS Kesehatan itu.

BPJS Kesehatan masih menjadi masalah pelik antara pasien dan rumah sakit
Tunggkan BPJS Kesehatan kian mencekik sejumlah rumah sakit termasuk RS PKU Muhammadiyah Solo (MP/Ismail)

"Silahkan tanya ke Direktur RS PKU Muhammadiyah saja atau ke BPJS Kesehatan Cabang Solo," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Tolak Kenaikan Premi BPJS Kesehatan, Massa Buruh Geruduk DPRD Sukoharjo

#BPJS Kesehatan #BPJS #Selvi Ananda #Muhammadiyah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Setiap bulan BPJS Kesehatan mengumpulkan iuran sekitar Rp 14 triliun per bulan. Namun, di saat yang sama harus mengeluarkan Rp 16 triliun per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Indonesia
Perubahan Desil Tekah Berdampak Pada Penerima Bantuan JKN dan KIP Kuliah
Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan dalam Peraturan Pemerintah 76 tahun 2015, disebutkan bahwa pemutakhiran data setiap bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Perubahan Desil Tekah Berdampak Pada Penerima Bantuan JKN dan KIP Kuliah
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
BPJS Ketengakerjaan Diusulkan Berikan Modal Usaha ke Pekerja
Pemberian santunan tidak seharusnya menjadi akhir dari perlindungan sosial, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan agar dana tersebut menghasilkan sumber pendapatan berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
BPJS Ketengakerjaan Diusulkan Berikan Modal Usaha ke Pekerja
Indonesia
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Etika profesional tidak berhenti ketika jam kerja selesai, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku tenaga kesehatan di ruang digital.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Bagikan