Tunggakan BPJS di RS Tempat Selvi Ananda Melahirkan Tembus Rp17,89 Miliar
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Solo, Jawa Tengah, Bimantoro R, Selasa (26/11). (MP/Ismail)
MerahPutih.Com - Kepala Cabang BPJS Kesehatan Solo, Jawa Tengah, Bimantoro R angkat bicara terkait adanya tunggakan BPJS Kesehatan di RS milik Muhammadiyah di wilayah Soloraya.
Tunggakan BPJS Kesehatan paling besar ditemukan di RS PKU Muhammadiyah Solo. Dimana rumah sakit tersebut baru saja dijadikan tempat persalinan menantu Presiden Jokowi, Selvi Ananda saat melahirkan anak kedua Gibran Rakabuming Raka, La Lembah Manah.
Baca Juga:
Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Yogyakarta Capai Rp 30 Miliar
Hal itu sekaligus menanggapi pernyataan Anggota Komisi IX DPR F-PAN, Saleh Partaonan Daulay, Jumat (22/11), yang meminta kepada pemerintah segera melunasi tunggakan BPJS Kesehatan di RS milik Muhammadiyah diantaranya di Solo karena dianggap dapat mengganggu operasional rumah sakit.
"Ya memang benar ada tunggakan BPJS Kesehatan di RS PKU Muhammadiyah Solo. Besaran tunggakan tidak sampai tembus angka Rp61 miliar, tetapi Rp17,89 Miliar," ujar Bimantoro saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/11).
Bimantoro mengatakan tunggakan sebesar itu terhitung sejak jatuh tempo pada 30 September 2019 sampai tanggal 22 November 2019. Tunggakan lebih disebankan adanya kesulitan alokasi dana dari BPJS pusat dan adanya ketidak cocok antara besaran biaya yang dikeluarkan dengan jumlah iuran dari peserta BPJS di RD bersangkutan.
"Kalau dana dari pusat turun kami segera cairkan. Kita selalu berkoordinasi dengan rumah sakit terkait pelayanan BPJS supaya bisa berjalan dengan baik," kata dia.
Baca Juga:
Kritisi Kenaikan, Rizal Ramli Usul BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Digabung
Dimintai konfirmasi, Humas RS PKU Muhammadiyah Solo, Betty Andriani enggan berkomentar soal tunggakan BPJS Kesehatan itu.
"Silahkan tanya ke Direktur RS PKU Muhammadiyah saja atau ke BPJS Kesehatan Cabang Solo," pungkasnya.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga:
Tolak Kenaikan Premi BPJS Kesehatan, Massa Buruh Geruduk DPRD Sukoharjo
Bagikan
Berita Terkait
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Update Iuran BPJS Kesehatan 2026: Syarat Kenaikan & Tarif Terbaru
[HOAKS atau FAKTA] : Dirut BPJS Kesehatan Minta Prabowo ‘Restui’ Penaikan Tarif Iuran 50 Persen
Mutu Rumah Sakit Daerah Jadi Kunci Sukses Rujukan JKN Berbasis Kompetensi 2026
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Ingin Orang Kaya Pakai Asuransi Swasta Bukan BPJS, Wamenkes: Menkes Terpeleset
Perubahan Rujukan BPJS Kesehatan Bisa Bikin RS Tipe A Alami Penumpukan Pasien
DPR Dukung Menkes Hapus Rujukan Berjenjang BPJS, Sistem Lama Disebut Merepotkan dan Memberatkan Keuangan