Tol Cimanggis-Cibitung Bakal Lengkapi Jaringan JORR

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2020
Tol Cimanggis-Cibitung Bakal Lengkapi Jaringan JORR

Proyek Tol Cimanggis-Cibitung. Dokumentasi Kementerian PUPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung bakal melengkapi jaringan jalan lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR).

"Pembangunan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 26,18 Km untuk melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan Jabodetabek, yang telah memiliki jaringan tol lingkar dalam kota dan lingkar luar (JORR) I yang sudah operasional dan JORR-2 yang tengah dalam proses konstruksi," ujar Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10).

Baca Juga:

Kemenkes Terbitkan Protokol 'New Normal' Bagi Perkantoran dan Industri, Apa Saja Isinya?

Jalan Tol Cimanggis-Cibitung dikelola oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways secara keseluruhan memiliki total panjang 26,18 Km dan merupakan bagian dari salah satu akses tol JORR 2. Jalan Tol ini terdiri dari dua seksi, yaitu Seksi 1a ruas Junction Cimanggis - On/Off Ramp Jatikarya / Transyogi sepanjang 3,17 Km.

Seksi 1a ini pembangunannya telah mencapai 99 persen dan telah dilakukan perbaikan-perbaikan setelah dilakukan uji coba Uji Laik Fungsi (ULF) yang dilaksanakan oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.

Sedangkan untuk Seksi 2 ruas On/Off Ramp Jatikarya - Junction Cibitung sepanjang 3,01 Km yang saat ini konstruksinya telah mencapai 73,2 persen ditargetkan konstruksinya selesai pada Maret 2021 mendatang.

Jalan Tol Cimanggis-Cibitung merupakan salah satu akses yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Setelah pembangunan enam ruas jalan tol yang terintegrasi di dalam akses Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 rampung, harapannya dapat menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan di jalan tol JORR 1 yang sudah terbangun.

Kehadiran Jalan Tol Cimanggis-Cibitung memberikan peran penting dalam mendukung jalur logistik menuju ke kawasan industri.

Dukungan jalan Tol ini adalah untuk memperlancar lalu lintas/ memangkas waktu perjalanan, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada aglomerasi megapolitan Jakarta. Ruas jalan tol Cimanggis – Cibitung dibangun dua arah dan masing-masing arah terdiri dari tiga lajur dengan menggunakan jenis perkerasan beton (rigid pavement).

Baca Juga:

Panduan Menkes Soal 'New Normal' Justru Jadi Alasan untuk Longgarkan PSBB

Jalan Tol Cimanggis-Cibitung merupakan bagian dari enam ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR II), yang terdiri dari Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,2 Km, Jalan Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,4 Km, Jalan Tol Serpong-Cinere sepanjang 10,1 Km.

Kemudian dilanjutkan Jalan Tol Cinere - Jagorawi sepanjang 14,6 Km), Jalan Tol Cimanggis - Cibitung sepanjang 25,2 Km, dan Jalan Tol Cibitung - Cilincing sepanjang 34 Km. (*)

#Tarif Jalan Tol #Pembangunan Jalan Tol
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Pemerintah memastikan tidak akan menambah skema pajak baru atau menaikkan tarif pajak yang sudah ada selama kondisi ekonomi belum menunjukkan penguatan signifikan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Indonesia
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Komisi V DPR meminta wacana PPN jalan tol ditunda atau dibatalkan selama masa konsesi. Hal itu justru bisa menambah pajak baru bagi masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Indonesia
Tol Gilimanuk - Mengwi Disorot DPR, Abrasi Pantai Bali Dinilai Mengancam Pariwisata
DPR menyoroti lambatnya proyek Tol Gilimanuk–Mengwi dan penanganan abrasi pantai di Bali. Pemerintah diminta segera ambil langkah konkret.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Tol Gilimanuk - Mengwi Disorot DPR, Abrasi Pantai Bali Dinilai Mengancam Pariwisata
Indonesia
Prediksi Puncak Mudik 18 Maret, Jalan Layang MBZ Perketat Pantauan CCTV dan Traffic Counting
Puncak mudik kedua diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi mencapai titik tertinggi pada 24 Maret dan 29 Maret 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Prediksi Puncak Mudik 18 Maret, Jalan Layang MBZ Perketat Pantauan CCTV dan Traffic Counting
Indonesia
Tarif Tol Solo-Ngawi Naik Mulai 5 Januari
Penyesuaian tarif 2025 ini bersifat nonreguler (penyesuaian khusus) yang didasarkan pada studi kelayakan investasi dan evaluasi rencana usaha.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Tarif Tol Solo-Ngawi Naik Mulai 5 Januari
Indonesia
Tol Japek Selatan Hampir Jadi, Siap Meluncurkan 7 Simpang Susun Spektakuler
Progres konstruksi rata-rata mencapai 72 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Oktober 2025
Tol Japek Selatan Hampir Jadi, Siap Meluncurkan 7 Simpang Susun Spektakuler
Indonesia
Warga Jakarta Terjebak Berjam-jam Akibat Perbaikan Tol Semanggi, Ini Permintaan Gubernur Pramono
Pramono meminta Jasa Marga untuk bertanggung jawab atas kemacetan yang terjadi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 September 2025
Warga Jakarta Terjebak Berjam-jam Akibat Perbaikan Tol Semanggi, Ini Permintaan Gubernur Pramono
Berita Foto
Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Harbour Road (HBR) II Penghubung Ancol Timur-Pluit
Suasana pembangunan Jalan Tol Harbour Road II yang menghubungkan Ancol Timur dan Pluit di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/9/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 24 September 2025
Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Harbour Road (HBR) II Penghubung Ancol Timur-Pluit
Indonesia
Tarif Jalan Tol Klaten-Prambanan Resmi Berlaku 6 Agustus 2025, Segini Nominalnya
Tarif jalan tol Klaten-Prambanan resmi berlaku 6 Agustus 2025. Untuk pengendara golongan I, akan dikenakan tarif sebesar Rp 57.000.
Soffi Amira - Rabu, 06 Agustus 2025
Tarif Jalan Tol Klaten-Prambanan Resmi Berlaku 6 Agustus 2025, Segini Nominalnya
Indonesia
MTI Desak ERP Jakarta Fokus Kawasan, Hindari Jebakan Macet
ERP berbasis koridor harus menjadi langkah awal menuju sistem berbasis kawasan untuk mencegah perpindahan volume lalu lintas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Juli 2025
MTI Desak ERP Jakarta Fokus Kawasan, Hindari Jebakan Macet
Bagikan