TNI Gugur di Misi Perdamaian, DPR Desak PBB Jaga Keamanan Pasukan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
TNI Gugur di Misi Perdamaian, DPR Desak PBB Jaga Keamanan Pasukan

Ilustrasi pasukan TNI penjaga perdamaian PBB. Foto: Dok. Puspen TNI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengutuk serangan tentara Israel ke markas Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL) hingga menyebabkan prajurit TNI gugur.

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat menyebutkan, serangan itu kembali menunjukkan arogansi terhadap dunia internasional. Terlebih, pasukan yang diserang sedang dalam misi perdamaian PBB.

"Kita mengutuk keras serangan terhadap markas UNIFIL, apalagi yang jadi korban ini adalah prajurit TNI. Ini pukulan telak bagi kita karena kehadiran prajurit kita tidak dihargai (oleh pihak berkonflik)," kata Syahrul dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta dikutip Selasa (31/3).

Baca juga:

Prajurit Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Terkena Ranjau dan Serangan Bersenjata

Syahrul yang juga anggota Komisi I DPR RI meminta pemerintah untuk melakukan koordinasi intens dengan PBB tentang keberadaan para prajurit dari berbagai negara yang ditugaskan di wilayah konflik.

"Kita juga meminta pemerintah agar melakukan koordinasi intens ke PBB agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan bagaimana PBB mampu menjaga keselamatan para prajurit yang diutus melalui berbagai regulasi dan SOP yang ada," ucapnya.

Sebelumnya, anggota UNIFIL dari TNI, Praka Farizal Romadhon, prajurit asal Indonesia yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, gugur di tengah konflik antara kelompok Hizbullah dan Israel.

Teranyar, ada dua prajurit TNI lagi yang dikabarkan tewas akibat serangan ini. Namun, belum diketahui identitas dan kronologi tewasnya dua prajurit TNI itu. (knu)

Baca juga:

TNI Ungkap Identitas 2 Prajurit Gugur di Lebanon, Ini Kronologinya

#UNIFIL #TNI #Serangan Israel #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Tabrakan truk tronton vs truk ringan patah as di depan DPR/MPR picu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. Cekkronologi resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Indonesia
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Pengelolaannya juga perlu diperhatikan agar nilai ekonominya tidak menyusut dan potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Pembahasan regulasi tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan nasional, terutama dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Salah satu langkah yang ditempuh yakni memajukan jadwal rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menyerap masukan dari masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Indonesia
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Korban meninggal bukan karena ditembak sesama anggota TNI sebagaimana dikabarkan di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Olahraga
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Indonesia
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Geger! Mantan anggota Kopassus dibacok tetangga di Jakarta Garden City (JGC) Cakung gara-gara cekcok proyek renovasi rumah. Simak kronologi duel berdarahnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Bagikan