Tips Mengatasi Trauma Pengalaman Menyedihkan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 10 Januari 2021
Tips Mengatasi Trauma Pengalaman Menyedihkan

Kenali tips-tips ampuh untuk mengatasi trauma akibat kejadian menyedihkan (Foto: pixabay/rubberduck1951)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SESEORANG yang pernah mengalami kejadian menyedihkan, menakutkan, hingga mengancam nyawa bisa mengalami trauma psikologis.

Trauma psikologis sendiri, sejatinya bisa pulih dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun tidak semua orang dengan mudah bisa sembuh dari trauma.

Baca Juga:

Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Ketika seseorang mengalami kejadian traumatis, seperti halnya kehilangan keluarga akibat kecelakaan pesawat, biasanya syok, takut hingga sedih berlebihan dalam waktu lama.

Reaksi setiap orang saat menghadapi kejadian traumatis biasanya berbeda, ada yang menanggapi dengan baik, tapi ada juga yang berujung dengan gangguan psikologis. Dalam hal ini yaitu depresi, paranoid, serangan panik serta gangguan stres pasca trauma.

Kenali tips untuk mengatasi trauma akibat sebuah kejadian yang menyedihkan (Foto: pexels/inzhmam khan)

Untuk kamu yang merasakan trauma psikologis, ada sejumlah cara mengatasinya. Seperti yang dilansir dari laman alodokter, cara pertama yakni fokus pada hal penting. Fokuslah dengan apa yang perlu kamu lakuakn dalam keseharian, agar kamu bisa menghemat energi fisik serta emosional.

Tips kedua yakni kembali ke rutinitas. Istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan sehat, serta berolahraga secara teratur. Kemudian lakukan sejumlah hal yang kamu sukai untuk menghilangkan stres. Karena, dengan dengan beraktivitas, pikiranmu bisa teralihkan dan mengatasi trauma.

Baca Juga:

Cara Ampuh Mengatasi Trauma Akibat Gempa

Tips ketiga yaitu tenangkan diri dan menarik napas. Saat merasa gelisah, cobalah tarik napa dalam-dalam agar kamu bisa berpikir jernih dan menjadi lebih tenang. Kamu pun bisa mencoba meditas untuk membantu menangkan pikiran.

Tips keempat jangan menyalahkan diri sendiri. Karena, rasa bersalah, marah, kecewa dan sedih yang berlarut-larut, justru akan menjadi penyakit bagi dirimu sendiri. Dengan menerima apa yang terjadi, maka proses pemulihan diri dari trauma akan lebih mudah.

Minta bantuan keluarga, teman, atau orang terdekat untuk membantu pemulihan trauma (Foto: pexels/kat jayne)

Tips kelima yakni mencari bantuan untuk pemulihan. Bial kamu tak bisa mengatsi trauma sendiri, kamu bisa mencari bantuan. Seperti halnya curhat kepada keluarga, kekasih, atau teman. Selain itu, bila perlu kamu juga bisa berkonsultasi pada psikolog atau psikiater.

Pada dasarnya trauma akan menimbulkan berbagai perasaan tidak menyenangkan, yang perlu kamu lakukan adalah biarkan masa-masa menyedihkan itu berlalu, dan jangan izinkan dampak buruk dari kejadian yang membuatmu trauma merusak masa depanmu. (Ryn)

Baca Juga:

Jangan Takut, Ini Tips Mengatasi Trauma Psikologis Akibat Peristiwa Bom

#Kesehatan Mental #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Bagikan