6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem

Manfaatkan waktu liburan untuk mengedukasi anak. (Foto: Unsplash/MI PHAM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masa liburan sekolah menjadi momen yang paling dinantikan anak-anak. Waktu bermain yang lebih panjang, aktivitas luar ruangan, hingga perjalanan wisata membuat mereka lebih aktif dibandingkan hari-hari biasa.

Namun, di tengah kondisi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia, orang tua perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan anak agar masa liburan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.

Cuaca ekstrem dapat berupa suhu udara yang sangat panas, hujan deras yang datang tiba-tiba, perubahan kelembapan yang drastis, hingga angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, mulai dari dehidrasi, kelelahan akibat panas, infeksi saluran pernapasan, hingga penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Baca juga:

Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan anak selama liburan sekolah.

1. Pastikan Anak Tetap Terhidrasi

Dehidrasi menjadi salah satu risiko kesehatan yang paling sering terjadi saat cuaca panas.

Anak-anak umumnya lebih fokus bermain dan beraktivitas sehingga sering lupa memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Karena itu, orang tua perlu memastikan anak mengonsumsi air putih yang cukup sepanjang hari.

Selain air putih, kebutuhan cairan juga dapat dibantu melalui konsumsi buah-buahan yang kaya kandungan air seperti semangka, melon, jeruk, dan pir.

Segera berikan cairan dan waktu istirahat apabila anak mulai menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti bibir kering, pusing, mudah lelah, atau frekuensi buang air kecil yang berkurang.

2. Batasi Aktivitas di Bawah Terik Matahari

Aktivitas luar ruangan tetap dapat dilakukan selama liburan, namun waktu pelaksanaannya perlu diperhatikan.

Saat suhu udara sedang tinggi, sebaiknya anak beraktivitas pada pagi atau sore hari. Hindari paparan sinar matahari langsung antara pukul 10.00 hingga 15.00 karena intensitas sinar ultraviolet cenderung berada pada tingkat tertinggi.

Jika anak harus berada di luar rumah, gunakan topi, pakaian yang nyaman dan mudah menyerap keringat, serta tabir surya yang sesuai untuk anak guna melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan.

3. Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Asupan Bergizi

Liburan sering kali identik dengan makanan cepat saji, minuman manis, dan berbagai camilan.

Meski sesekali tidak menjadi masalah, orang tua tetap perlu memastikan anak memperoleh asupan gizi yang seimbang setiap hari.

Perbanyak konsumsi sayur, buah, protein, dan makanan bergizi lainnya untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Nutrisi yang baik dapat membuat anak lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.

Baca juga:

9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah

4. Waspadai Penyakit Musiman

Perubahan cuaca yang ekstrem dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit musiman seperti flu, batuk, demam, diare, hingga demam berdarah dengue (DBD).

Untuk mengurangi risiko tersebut, orang tua perlu menjaga kebersihan lingkungan rumah dengan rutin menguras tempat penampungan air dan menghilangkan genangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain itu, biasakan anak mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas guna mencegah penyebaran kuman penyebab penyakit.

5. Pastikan Anak Mendapat Istirahat yang Cukup

Meski sedang menikmati masa liburan, pola tidur anak tetap perlu dijaga.

Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga anak lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.

Anak usia sekolah umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 9 hingga 11 jam setiap malam. Istirahat yang cukup membantu tubuh memulihkan energi dan menjaga kondisi fisik tetap optimal selama beraktivitas.

6. Perhatikan Kualitas Udara

Di beberapa daerah, cuaca ekstrem juga dapat disertai peningkatan polusi udara yang berisiko mengganggu kesehatan pernapasan anak.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian khusus, terutama bagi anak yang memiliki riwayat asma, alergi, atau gangguan pernapasan lainnya.

Saat kualitas udara memburuk, batasi aktivitas di luar ruangan dan gunakan masker jika diperlukan. Pastikan pula sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik agar anak dapat bernapas dengan nyaman.

Baca juga:

Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA

Liburan sekolah merupakan kesempatan bagi anak untuk beristirahat, bermain, dan mengeksplorasi berbagai pengalaman baru.

Namun, keseruan tersebut perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan, terutama ketika cuaca sedang tidak menentu. (Far)

#Liburan #Tips Liburan #Libur Sekolah #Tips Kesehatan
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Indonesia
KAI Kasi Tiket Diskon 30 Persen untuk Liburan Sekolah, masih Tersedia 554 Ribu Kursi
Kuota tersedia yakni 1.174.624 tempat duduk sediakan untuk periode perjalanan 20 Juni sampai 5 Juli 2026.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
KAI Kasi Tiket Diskon 30 Persen untuk Liburan Sekolah, masih Tersedia 554 Ribu Kursi
Indonesia
Penumpang Pesawat Selama Masa Libur Sekolah 2026 Capai 1,91 Juta Orang
Untuk melayani 1,91 juta orang penumpang ini ada sekitar 12.934 penerbangan. Di mana, angka tersebut meningkat sekitar 7,7 persen
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Penumpang Pesawat Selama Masa Libur Sekolah 2026 Capai 1,91 Juta Orang
Fun
5 Rekomendasi Glamping Keluarga saat Momen Libur Tahun Ajaran Baru, Nyaman dan Instagramable
Simak 5 rekomendasi glamping terbaik di Bogor hingga Anyer dengan fasilitas lengkap, pemandangan alam, dan aktivitas seru untuk anak-anak.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
5 Rekomendasi Glamping Keluarga saat Momen Libur Tahun Ajaran Baru, Nyaman dan Instagramable
Indonesia
Perintah Langsung Prabowo, Tarif Transportasi Umum Diskon Gede-gedean saat Libur Sekolah, Kapan Saja?
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan, "aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan transportasi selama periode liburan".
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Perintah Langsung Prabowo, Tarif Transportasi Umum Diskon Gede-gedean saat Libur Sekolah, Kapan Saja?
Indonesia
Hari Ini PT KAI Berlakukan Diskon 30 Persen Sepanjang Libur Sekolah
Volume tertinggi tercatat di Pasar Senen sebanyak 59.024 pelanggan, Yogyakarta 35.362 pelanggan, Lempuyangan 19.430 pelanggan, Bekasi 18.974 pelanggan, dan Semarang Tawang Bank Jateng 17.338 pelanggan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Hari Ini PT KAI Berlakukan Diskon 30 Persen Sepanjang Libur Sekolah
Indonesia
MBG Dipastikan Berhenti Saat Libur Sekolah, Termasuk Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kebijakan tersebut bertepatan dengan masa libur sekolah yang secara formal ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berlangsung pada 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
MBG Dipastikan Berhenti Saat Libur Sekolah, Termasuk Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Indonesia
Stimulus Transportasi Bakal Diluncurkan Saat Libur Panjang Sekolah pada Juni-Juli 2026
Pada periode Natal dan Tahun Baru, disiapkan anggaran Rp 61,4 miliar untuk transportasi darat dan laut serta Rp 722 miliar dalam bentuk insentif PPN DTP bagi pesawat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Stimulus Transportasi Bakal Diluncurkan Saat Libur Panjang Sekolah pada Juni-Juli 2026
Indonesia
MBG Disetop Selama Libur Sekolah, Fokus Evaluasi Tata Kelola BGN
BGN hentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah untuk evaluasi tata kelola dan pemutakhiran data.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
MBG Disetop Selama Libur Sekolah, Fokus Evaluasi Tata Kelola BGN
Indonesia
Musim Layangan di Libur Sekolah Ancam Keselamatan Whoosh, Tercatat Sudah Ada 452 Insiden
KCIC mengingatkan bahaya layang-layang di jalur Whoosh. Sepanjang 2024–Mei 2026 tercatat 452 insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Musim Layangan di Libur Sekolah Ancam Keselamatan Whoosh, Tercatat Sudah Ada 452 Insiden
Bagikan