Tiga Tahun Jokowi-JK, PKS Kritisi Indeks Demokrasi Indonesia

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 24 Oktober 2017
Tiga Tahun Jokowi-JK, PKS Kritisi Indeks Demokrasi Indonesia

DPP PKS adakan acara Evaliasi Tiga Thun Jokowi-JK. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perjalanan pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla memasuki usia tiga tahun pada 20 Oktober 2017 lalu. Sebagai partai oposisi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah.

Ketua Departemen Politik DPP PKS, Pipin Sopian mengatakan, pada tahun ketiga Pemerintahan Jokowi-JK telah terjadi penurunan secara berkala Indeks Demokrasi Indonesia (IDI).

Menurutnya, Indeks Demokrasi Indonesia pada tahun 2014 berada di angka 73,04 persen, sedangkan pada tahun 2015 sebesar 72,82 persen dan kembali menurun pada tahun 2016 menginjak di angka 70,09 persen.

"Indeks Demokrasi ini menunjukan tingkat penurunan kemajuan demokrasi di Indonesia berdasarkan tiga aspek demokrasi. Pertama, kebebasan sipil. Kedua, hak-hak politik dan Ketiga, lembaga-lembaga demokrasi," ujarnya di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (24/10).

Pipin Menjelaskan, turunnya apek kebebasan sipil, karena adanya pelarangan terhadap kebebasan berkumpul dan berserikat seperti yang terjadi secara kasat mata pada aksi bela Islam.

"Dan adanya diskriminasi dalam perlakukan dihadapan hukum terhadap tokoh masyarakat, ulama dan mahasiswa yang kritis terhadap kebijakan Pemerintah," ungkapnya.

Sementara itu, sambung Pipin, menurunnya aspek hak-hak politik disebabkan adanya penurunan partisipasi masyarakat dalam mengawasi dan mengoreksi kinerja pemerintah.

"Sedangkan penurunan pada aspek lembaga demokrasi disebabkan turunnya kinerja dan peran birokrasi pemerintah dan partai politik," pungkasnya.

Karena itu, dia meminta semua pihak, baik partai politik, pemerintah dan penegak hukum bersinergi untuk menaikan Indeks Demokrasi di Inonesia. (Pon)

Baca juga berita terkait dalam artikel berikut: Tiga Tahun Jokowi-JK, Pengamat Militer Nilai Sektor Polhukam Membaik

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #PKS #Kabinet Jokowi-JK #Tiga Tahun Jokowi-JK #Pemerintahan Jokowi-JK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Bagikan