Tiga Pesan Presiden Jokowi dalam Operasi Ramadniya 2017

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 19 Juni 2017
Tiga Pesan Presiden Jokowi dalam Operasi Ramadniya 2017

Apel gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat 'Ramadniya 2017' di lapangan silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (19/6) pagi. (MP/Angga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat 'Ramadniya 2017' di lapangan silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (19/6) pagi.

Sejumlah pejabat utama Polri terpantau mengikuti apel gelar pasukan. Mereka antara lain Wakapolri Komjen Syafruddin, Irwasum Polri Komjen Dwi Priyatno, Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukamto, Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Kabaintelkam Komjen Lutfi Lubihanto dan Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa

Hadir pula Kakor Brimob Irjen Murad Ismail, Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan sejumlah pejabat utama lainnya.

Selain itu, terlhat hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.

Selain anggota kepolisian, apel ini juga diikuti oleh gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP dan sejumlah unsur lainnya.

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan ada tiga pesan yang dititipkan Presiden Joko Widodo.

Pertama, Presiden meminta Polri untuk membantu melakukan stabilitas harga pangan selama Ramadan dan Lebaran ini. Stabilitas harga pangan harus dilakukan agar masyarakat tidak keberatan untuk memenuhi kebutuhannya menjelang Lebaran.

Mengenai masalah stabilitas bahan pangan, beliau menginginkan tidak terjadi lonjakan stabilitas pangan,” ujar Tito di lokasi, Senin (19/6).

Kedua, Polri diminta memberikan rasa keamanan dan kenyamanan selama bulan Ramadan. Polisi diharapkan dapat mengantisipasi kejahatan yang mungkin terjadi kepada masyarakat.

"Presiden menggarisbawahi perlunya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan selama bulan Ramadan dan terlebih lagi sebentar lagi hari raya yang merupakan yang merupakan hari besar bagi umat Islam,” kata Tito.

Terakhir, pesan Presiden adalah mengenai antisipasi arus mudik dan arus balik. Perjalanan selama mudik harus lebih baik dibanding tahun sebelumnya yang mengalami kemacetan di 'Brexit' (pintu keluar Brebes/Brebes Exit).

"Bapak Presiden meminta dalam rapat kabinet agar mengantisipasi arus mudik dan arus balik,” ujar Tito.

Tito mengaku telah melakukan sejumlah langkah untuk mengeksekusi arahan Presiden. Operasi Ramadniya ini operasi kemanusiaan dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1438 H,” tukas Tito. (Ayp)

Baca juga laporan terkait mudik lainnya di: Pemudik Sepeda Motor Mulai Ramai di Jalur Utama Pantura

#Mudik Lebaran #Tito Karnavian #Operasi Ramadniya 2017
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Ketidakpastian ini mereda setelah diketahui bahwa pengirimnya adalah organisasi non-pemerintah
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Desember 2025
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Indonesia
OTT Bupati Lampung Tengah, Mendagri: Kepala Daerah Hasil Pilkada Ternyata Tidak Otomatis Baik
Kasus OTT yang menjerat bupati dari Golkar itu akan menjadi bahan evaluasi terhadap mekanisme Pilkada yang berlaku saat ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
OTT Bupati Lampung Tengah, Mendagri: Kepala Daerah Hasil Pilkada Ternyata Tidak Otomatis Baik
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Diberhentikan Sementara, Mendagri Sebut Izin Keluar Negeri sudah Ditolak
Izinnya telah ditolak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, karena wilayahnya tengah mengalami bencana.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Diberhentikan Sementara, Mendagri Sebut Izin Keluar Negeri sudah Ditolak
Indonesia
Imbas Kasus Bupati Aceh Selatan, Mendagri Larang Semua Kepala Daerah Keluar Negeri Sampai 15 Januari
Sebelumnya Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS sempat umrah di tengah situasi bencana banjir dan tanah longsor di daerahnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Imbas Kasus Bupati Aceh Selatan, Mendagri Larang Semua Kepala Daerah Keluar Negeri Sampai 15 Januari
Indonesia
Mendagri Tito Karnavian Skema Pemberhentian Bupati Aceh Selatan, Wabup Langsung Ambil Alih
Kekosongan jabatan akan diisi Wakil Bupati Aceh Selatan, yaitu Baital Makadis.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Mendagri Tito Karnavian Skema Pemberhentian Bupati Aceh Selatan, Wabup Langsung Ambil Alih
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Mendagri Tito Karnavian memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan Mirwan MS selama tiga bulan karena bepergian ke luar negeri tanpa izin.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Indonesia
Krisis Pembiayaan, Pemerintah Pusat Siap Selamatkan Mahasiswa Papua di Luar Negeri
Banyak mahasiswa asal Papua yang belajar di luar negeri belum menerima beasiswa dari pemerintah daerah. Pemerintah pusat akan mengambil alih pembiayaan melalui LPDP.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 November 2025
Krisis Pembiayaan, Pemerintah Pusat Siap Selamatkan Mahasiswa Papua di Luar Negeri
Indonesia
Dana Transfer dari Pusat Dipangkas, Kepala Daerah Diminta Kurangi Belanja Dinas dan Perjalanan yang tak Efektif
Dengan adanya pemangkasan TKD ini, setiap pemerintah daerah harus lebih efisien dalam mengelola APBD.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Oktober 2025
Dana Transfer dari Pusat Dipangkas, Kepala Daerah Diminta Kurangi Belanja Dinas dan Perjalanan yang tak Efektif
Indonesia
Mendagri Tito Ingatkan Pemda Setop Pemborosan dan Perkuat Efisiensi Anggaran
Mendagri soroti masih banyak daerah yang mengalokasikan anggaran besar untuk rapat, perjalanan dinas, dan konsumsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Mendagri Tito Ingatkan Pemda Setop Pemborosan dan Perkuat Efisiensi Anggaran
Indonesia
Mendagri Tito soal Pemotongan TKD: Bukan Hal Baru, saat Pandemi COVID-19 Juga Pernah Dilakukan
Mendagri mengingatkan agar pemda tidak mudah pesimis menghadapi kebijakan efisiensi fiskal ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Mendagri Tito soal Pemotongan TKD: Bukan Hal Baru, saat Pandemi COVID-19 Juga Pernah Dilakukan
Bagikan