Pilpres 2019

Terungkap Akun @LiesSugiyarti Hoaks, Foto Profil Comot Milik Warga Depok

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 19 Maret 2019
 Terungkap Akun @LiesSugiyarti Hoaks, Foto Profil Comot Milik Warga Depok

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sragen Sriyanto Saputro (kanan) menanggapi terkait akun twitter @LiesSugiyarti palsu, Senin (18/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sragen Sriyanto Saputro menanggapi munculnya akun twitter @LiesSugiyarti setelah cawapres nomor 02, Sandiaga mengungkap Ibu Lis warga Sragen tak terkaver BPJS Kesehatan dalam debat ketiga Pilpres 2019.

Akun twitter @LiesSugiyarti dipastikan hoaks. Dalam kicauan akun @LiesSugiyarti justru menyudutkan capres Sandiaga Uno.

"Carut marut BPJS Kesehatan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang diungkap cawapres nomor 02, Sandiaga Uno dalam debat ketiga Pilpres 2019 benar-benar terjadi," ujar Sriyanto dalam konfrensi pers di Sragen, Jawa Tengah, Senin (18/3).

Gerindra tanggapi akun twitter yang serang Sandi mewakili warga Sragen
Guru honorer SMA di Sragen memberikan klarifikasi terkait akun twitter yang memakai namanya (MP/Ismail)

Ia menjelaskan akun @LiesSugiyarti ini diketahui mencomot foto milik warga Depok, Jawa Barat untuk dijadikan foto prifil akun itu. Sandiaga masih ingat keluhan Lies Sugiyarti karena persoalan BPJS Kesehatan menyimpan persoalan yang rumit. Ibu Lies tak lain adalah Niswatin Naimah (44) warga Dukuh Babadan, Desa Bentak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

"Sandiaga turun ke daerah benar-benar menampung aspirsi warga. Kami perlu membantu warga Sragen ini yang sedang menderita penyakit kanker stadium agar bisa terkaver BPJS Kesehatan," kata dia.

Cuitan akun Lies Sugiyarti yang hebohkan linimasa twitter
Cuitan akun Lies Sugiyarti yang hebohkan linimasa twitter saat debat ketiga (Screenshot twitter)

Sementara itu, Niswatin Naimah enggan menanggapi akun @LiesSugiyarti yang dipastikan hoaks.

"Saya malas menanggapi akun @LiesSugiyarti itu. Kalau mau lihat profil saya silahkan cek di Facebook. Ini kebenaran yang harus saya perjuangkan," ujar guru honorer SMK Muhammadiyah 1 Sragen itu.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ma'ruf Amin: Santri Jangan Mau Kalah dengan Perkembangan Zaman

#Sandiaga Uno #Penyebar Hoaks #BPJS #Partai Gerindra #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Dinkes Tindak Tegas Nakes yang Cibir Pasien BPJS
Jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Jakarta sangat besar sehingga pengawasan terhadap etika pelayanan harus diperkuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Dinkes Tindak Tegas Nakes yang Cibir Pasien BPJS
Indonesia
Waka Komisi IX DPR Minta Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS Diperiksa dan Disanksi
Profesi tenaga kesehatan merupakan profesi mulia yang menuntut standar etik tinggi, termasuk dalam berkomunikasi di ruang digital.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Waka Komisi IX DPR Minta Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS Diperiksa dan Disanksi
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Bagikan