Terduga Pendukung ISIS Ditangkap Polres Sorong

Eddy FloEddy Flo - Senin, 10 Juli 2017
Terduga Pendukung ISIS Ditangkap Polres Sorong

Simulasi penanggulangan aksi teror oleh aparat kepolisian (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Seorang terduga pendukung ISIS dibekuk pihak kepolisian. Kali ini datang dari ujung timur Indonesia. Kepolisian Resor Kota Sorong, Papua Barat, menangkap seorang pria yang diduga sebagai pendukung kelompok ISIS.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Martuani Sormin di Manokwari, Senin (10/7), mengatakan, penangkapan dilakukan Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Sorong Kota dari hasil pengembangan yang dilakukan beberapa hari terakhir.

Martuani menyebutkan, pria yang diketahui berinisial A tersebut ditangkap sekitar pukul 20.00 WIT pada Minggu (9/7). Yang bersangkutan kini diamankan di Kantor Polres Sorong Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita amankan untuk menelusuran lebih lanjut tentang sejauh mana keterpengaruhan dia terhadap kelompok ISIS. Dalam penggeledahan yang dilakukan di rumahnya, kami menemukan lima buku tentang ISIS," kata Martuani Sormin.

Dalam istilah intelijen, sebut Polda, yang bersangkutan disebut "sel tidur" dan simpatisan. Keberadaanya dinilai berbahaya terhadap perkembangan kelompok ISIS di Papua Barat.

"Kalau ini dibiarkan setidaknya kelompok-kelompok pendukung ISIS akan ada di daerah kita," katanya lagi.

Polisi lanjut Polda akan mendalami keterlibatan A termasuk pengaruhnya terhadap penyebaran pendukung ISIS di Papua Barat, termasuk niat yang bersangkutan untuk terlibat dalam aksi teroris.

Kapolda Papua Barat mengutarakan, A bukan warga dari luar daerah. Melainkan warga Sorong yang hanya menuntaskan pendidikan SLTA di bangku Madrasah.

Terduga A adalah karyawan swasta yang bekerja di salah satu hotel ternama di Kota Sorong. Usianya masih cukup muda yakni baru 20 tahun.

Sumber: ANTARA

#ISIS #Teroris #Jaringan Teroris #Papua Barat #Kapolda Papua #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Bagikan