Tepis Isu Depresi, Kejagung Pastikan Wanita Emas Sehat Psikis dan Fisik
Hasnaeni alias Wanita Emas selaku Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (MMM). (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan Hasnaeni Moein atau dikenal dengan sebutan Wanita Emas telah dinyatakan sehat secara psikis maupun fisik oleh dokter.
Hal ini sekaligus menanggapi pernyataan pengacaranya yang menyebut Hasnaeni mengalami depresi.
Baca Juga:
Jadi Tersangka, Wanita Emas Langsung Dipenjara di Rutan Salemba
Sebelum melakukan penahanan, pihak Kejaksaan sudah memeriksa yang bersangkutan dari tim kedokteran yang ditunjuk oleh Kejaksaan Agung, baik psikis dan fiisiknya dinyatakan sehat.
"Jadi sampai saat ini belum ada kendala untuk melakukan penahanan yang bersangkutan," ungkap Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana kepada wartawan, Senin (26/9).
Ketut juga mengungkap kondisi terkini Wanita Emas. Dia menyebut Hasnaeni dalam keadaan sehat di sel tahanan.
"Kondisinya sehat, masih dalam tahanan Rutan Kejaksaan Agung Cabang Salemba," ucapnya seraya memastikan penyidik terus mengungkap kasus korupsi ini.
Baca Juga:
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Hasnaeni Moein sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.
Negara pun diduga rugi sampai Rp 2,5 triliun. Perempuan yang juga Ketua Umum Partai Republik Satu itu pun dijebloskan ke penjara Kejagung pada Kamis (22/9).
Hasnaeni dijerat melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Knu)
Baca Juga:
Hasnaeni alias Wanita Emas: Kalo Ahok Dipenjara, Saya Tak Ada Saingan
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Beberapa Kejari Diamankan Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi, Ini Alasan Kejagung
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Bos Maktour Sebut Kuota Haji Tambahan Tanggung Jawab Kemenag
Saksi Beberkan Pertemuan Pimpinan Google dengan Nadiem di Kantor Kemendikbudristek
Eks Wamenaker Noel Bocorkan Partai Ikut Terima Uang Peras K3, Cluenya Ada Huruf 'K'
Terdakwa Nadiem Makarim Bingung Pemilihan OS Laptop Dipermasalahkan
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook