Temui Mendagri Jelang Pilgub Sulteng, Pasha Ungu: Sowan Sama Senior

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 12 Agustus 2019
Temui Mendagri Jelang Pilgub Sulteng, Pasha Ungu: Sowan Sama Senior

Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha (Youtube/Najwa Shihab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau akrab disapa Pasha mengisyaratkan keinginannya untuk kembali maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Hal ini diungkapkan Pasha setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin (12/8).

Baca Juga: Pasha Ungu Bertemu Mendagri, Bahas Apa?

"Insyallah mudah-mudahan doain, karena tahun depan bersamaan dengan pemilihan gubernur, wali kota dan beberapa bupati di kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah," kata Pasha.

Menurut Pasha, niatnya untuk maju dalam Pilkada 2020 masih dalam pertimbangan. Vokalis Bang Ungu ini mengaku akan meminta masukan dari para senior sebelum memutuskan maju dalam Pilkada 2020.

Pasha menjawab diplomatis saat ditanya terkait langkah maju ke tingkat yang lebih tinggi lagi, yakni kursi Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng). Pasha akan melakukan pertemuan serta diskusi terkait langkahnya dalam dunia politik.

"Mudah-mudahan kalau ada ruang, kalau ada jalan kita harus banyak duduk, diskusi, harus banyak bertanya, sowan dengan senior-senior kita," ujar Pasha.

Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said menyambangi kantor Kemendagri (MP/Ponco)

Pasha mengaku akan mulai aktif melakukan kunjungan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pasalnya, setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, sejumlah partai mulai melakukan penjaringan terkait Pilkada 2020.

"Tahapannya insyallah setelah pelantikan presiden, baru mulai penjaringan. Siapa yang mau maju, siapa yang kira-kira sudah bergerak, siapa yang belum bergerak, siapa yang surveinya bagus, siapa yang belum laik gitukan. Yang pasti semua untuk kepentingan bangsa," ungkap Pasha.

Baca Juga: Mendagri Persilakan Para Tokoh Ijtima Ulama IV Bentuk Lembaga

Pasha melanjutkan, masih mempertimbangkan untuk maju pada tingkat yang lebih tinggi yakni Gubernur. Sebab, untuk duduk sebagai gubernur eskalasi politiknya tidak sederhana.

"Proses politik tidak sesederhana itu, saya kira dulu kita kan majunya Wali Kota. Tapi rezekinya jadi Wakil Wali Kota," tandasnya. (Pon)

#Pasha Ungu #Tjahjo Kumolo #Kemendagri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Heboh Check In Hotel tak Perlu Pakai e-KTP, Kemendgari Beri Penjelasan
Kemendagri menegaskan bahwa e-KTP tetap diperlukan untuk check-in hotel. Sebelumnya, beredar kabar bahwa check-in hotel tak membutuhkan e-KTP.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Heboh Check In Hotel tak Perlu Pakai e-KTP, Kemendgari Beri Penjelasan
Indonesia
Detik-Detik ASN Kemendagri Terobos Api di Tangga Darurat Kantor Demi Nyawa
Saat kebakaran terjadi, Agus berada di lantai tiga Gedung D bersama puluhan ASN lain yang sedang rapat.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Detik-Detik ASN Kemendagri Terobos Api di Tangga Darurat Kantor Demi Nyawa
Dunia
Kebakaran Gedung Kemendagri Pasar Minggu Merembet ke Pemukiman, Sumber Api di Lantai 2
Kebakaran yang melanda Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/4), turut merembet ke rumah warga sekitar.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Kebakaran Gedung Kemendagri Pasar Minggu Merembet ke Pemukiman, Sumber Api di Lantai 2
Indonesia
Kantor Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, tak Ada Korban Jiwa
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan pertama kali diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.38 WIB dari warga melalui Pos GulkarMat.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kantor Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, tak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Pemerintah Minta Pemda Patuh, tak Keluarkan Pernyataan yang Berbeda dengan Pusat
Integrasi narasi kebijakan di semua level pemerintahan amat diperlukan.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Pemerintah Minta Pemda Patuh, tak Keluarkan Pernyataan yang Berbeda dengan Pusat
Indonesia
ASN tak Jalankan WFH Tiap Jumat enggak bakal Disanksi, cuma Dikasi Peringatan
Humas KemenPAN-RB menjelaskan sejauh ini tidak ada aturan soal sanksi bagi instansi pusat atau daerah yang tidak mematuhi ketentuan dalam SE.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
ASN tak Jalankan WFH Tiap Jumat enggak bakal Disanksi, cuma Dikasi Peringatan
Indonesia
Pemda Sudah Bisa Terapkan WFH Bagi ASN Daerah
pelaksanaan WFH ditujukan untuk mendorong tercapainya transformasi budaya kerja ASN daerah yang efektif dan efisien.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Pemda Sudah Bisa Terapkan WFH Bagi ASN Daerah
Indonesia
Dosen Kekurangan Beban Mengajar, IPDN Minta Penerimaan Praja Baru 1.410 Orang
Pada beberapa tahun sebelumnya penerimaan praja yang relatif kecil berdampak pada beban mengajar dosen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Dosen Kekurangan Beban Mengajar, IPDN Minta Penerimaan Praja Baru 1.410 Orang
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Arahan tersebut sekaligus berisi strategi dalam menyongsong kinerja tahun 2026 agar lebih baik.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Sentul, Beri Arahan untuk Sukseskan MBG hingga Swasembada Pangan
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Mendagri Tito Karnavian memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan Mirwan MS selama tiga bulan karena bepergian ke luar negeri tanpa izin.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Bagikan