Tempat Tidur di RSUD Cengkareng Mulai Banyak Kosong

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 10 Agustus 2021
Tempat Tidur di RSUD Cengkareng Mulai Banyak Kosong

Ilustrasi - Pasien positif COVID-19 menjalani perawatan. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng Jakarta Barat mulai banyak kosong jika dibandingkan dengan beberapa hari lalu.

Dikutip dari laman http://eis.dinkes.jakarta.go.id/bed/, Senin (9/8), ruang isolasi tanpa tekanan negatif tersedia 156 tempat tidur dari total 221. Untuk ruang ICU tekanan negatif tanpa ventilator sendiri terdapat 36 tempat tidur kosong dari 86 tempat yang tersedia.

Selain itu, ruang ICU tanpa tekanan negatif dan ventilator memiliki empat tempat tidur kosong dari 12 tempat tidur yang telah tersedia.

Baca Juga:

Catatkan Rekor, Sehari Kasus COVID-19 di Jakarta Tembus 5 Ribu

Sedangkan untuk ruang ICU tekanan negatif dengan ventilator hanya tersedia satu tempat tidur kosong dari 14 tempat yang tersedia. Jumlah tersebut terlihat lebih lenggang jika dibandingkan dengan kondisi pada Kamis (29/7).

Dari data yang dihimpun website yang sama, Tercatat masih ada beberapa tempat tidur yang penuh, yakni ICU tekanan negatif dengan ventilator sebanyak 14 tempat tidur, ICU tekanan negatif tanpa ventilator mencapai empat tempat tidur dan ICU tanpa tekanan negatif dengan ventilator sekitar 12 tempat tidur.

Dari data tersebut, tampak terjadi penurunan pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Cengkareng. Penurunan kasus COVID-19 pun sebelumnya sempat dibenarkan oleh Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto pada Jumat (6/8).

Ilustrasi (ANTARA/HO)

Dari data yang disampaikan Uus Kuswanto, jumlah kasus aktif sebanyak 3.588 kasus. Padahal, kasus aktif pada Kamis tercatat sebanyak 4.041 orang.

Secara demografi, mayoritas pasien positif berumur 19 sampai 59 tahun dengan jumlah 2.512 kasus. Di posisi kedua tercatat pada usia 60 tahun ke atas dengan jumlah kasus 493 diikuti usia 6-18 sebanyak 478 kasus.

Sedangkan di posisi terakhir ditempati pasien dengan usia 0 sampai 5 tahun dengan 105 kasus. Menurut Uus, menurunnya kasus positif di wilayah berkat program Pemberlakuan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga:

Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 2 Juta

Selain itu, sebagaimana dikutip Antara, program vaksinasi massal yang digaungkan pemerintah pusat juga dinilai jadi faktor utama menurunnya kasus positif.

"Kami tetap imbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Demi kesehatan dan keamanan kita juga. Gerai vaksin sudah tersedia di setiap kecamatan," kata Uus. (Asp)

#COVID-19 #Kasus Covid #Kalung Covid #Test Covid 19 #Anggaran COVID #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19 #Harga Vaksin COVID-19 #Rumah Sakit Darurat COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Bagikan