Headline

Tahun Depan, Inti Bakal Kembali Kirim Kader Terbaik untuk Ikut Taplai Lemhannas

Eddy FloEddy Flo - Senin, 30 Juli 2018
Tahun Depan, Inti Bakal Kembali Kirim Kader Terbaik untuk Ikut Taplai Lemhannas

Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum INTI Teddy Sugianto mengatakan pihaknya akan siap mengirimkan kader terbaik INTI untuk terus mengikuti Program Pendidikan nilai-nilai Kebangsaan yang diinisiasi oleh Lembaga Ketahanan Negara Republik Indonesia (Lemhannas RI).

"Terus, kita terus (kirim, red) asal dari Lemhannas ada waktu, kita terus kirimkan kader lagi karena kita tau pendududk kita hampir 250 juta jadi sebetulnya kader-kader yang hebat itu banyak, apa salahnya kalau ada kesempatan kita masuk ke lemhannas," kata Teddy kepada merahputih.com, Senin, (30/7) di Jakarta.

Teddy beralasan INTI mengirimkan kader untuk mengikuti Taplai agar nantinya bisa membantu membangun bangsa dan negara Indonesia.

"Kita sih dari INTI banyak orang-orang Tionghoa dan non Tionghoa, sebagai bagian bangsa Indonesia betul-betul mengerti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI. Sebetulnya memang terus terang kita hidup di Indonesia ini mesti menggalang seluruh tenaga untuk membantu bangsa dan negara," tuturnya.

Dewan Pakar INTI AB Susanto
Dewan Pakar INTI AB Susanto (tengah) (Foto: MP/Ist)

Sementara itu, Dewan Pakar INTI, AB Susanto mengatakan ada dua hal yang menarik anggota INTI mengikuti program Pendidikan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) di Lemhannas.

"Pertama-tama sebagian komponen bangsa tentu perhimpunan INTI ingin juga mempunyai peran yang nyata dan aktif dalam bernegara dan bernegara kemudian di dalam program kita mengharapkan nanti para kader-kader INTI itu dapat memproleh wawasan kebangsaan yang luas dan sesaui dengan ajaran ajaran yang memang kita dalamin untuk menjadi pemimpin-lemimpin nasional," jelas Susanto.

Kemudian, lanjut Susanto, mengenai masalah wawasan kebangsaan INTI perlu tahu mengenai bagaimana geopolitik, INTI juga perlu tahu bagaimana menajemen bela negara.

"Apalagi kita lihat mereka berperan didalam banyak sektor-sektor sendi kehidupan bermasyarakat," ungkapnya. (Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Harapan Gubernur Lemhannas Bagi Peserta Taplai

#Perhimpunan Indonesia Tionghoa #Lemhannas #Ketua INTI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily (tengah) saat kunjungan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Indonesia
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
KPK dan Lemhannas gembleng 110 calon pemimpin nasional, fokus pada integritas dan risiko konflik kepentingan. Ini tujuannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
Indonesia
Gubernur Lemhannas Ungkap Rencana Pemanfaatan Apartemen Hibah Senilai Rp 3,52 M dari KPK
KPK menghibahkan dua apartemen senilai Rp 3,52 miliar ke Lemhannas. Ace Hasan memastikan proses sesuai aturan dan tercatat sebagai aset negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Ungkap Rencana Pemanfaatan Apartemen Hibah Senilai Rp 3,52 M dari KPK
Indonesia
Lemhannas Gandeng KPK, Calon Pimpinan Nasional Ditempa Integritas Antikorupsi
Lemhannas bersama KPK memperkuat pendidikan antikorupsi bagi peserta P4N. Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya integritas calon pemimpin nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Lemhannas Gandeng KPK, Calon Pimpinan Nasional Ditempa Integritas Antikorupsi
Indonesia
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas
KPK serahkan dua apartemen hasil korupsi senilai Rp3,52 miliar ke Lemhannas sebagai bagian strategi asset recovery dan pencegahan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas
Indonesia
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo
Agus Widjojo, mantan Gubernur Lemhannas RI periode 2016-2022, meninggal pada Minggu (8/2) malam pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo
Indonesia
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Pramono Anung menekankan pentingnya transformasi ekonomi untuk menjadikan birokrasi Jakarta lebih transparan dan fleksibel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Indonesia
Gibran Sudah Final Dipilih Rakyat, Usulan Pemakzulan Dianggap Tak Layak Dikaji
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa usulan tersebut tidak perlu dikaji.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Mei 2025
Gibran Sudah Final Dipilih Rakyat, Usulan Pemakzulan Dianggap Tak Layak Dikaji
Indonesia
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia
Perhimpunan INTI yang didirikan pada 10 April 1999 ini telah aktif berperan dalam merajut kebinekaan Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 10 April 2025
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia
Indonesia
Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Diklat Kemendagri dan Lemhannas untuk Kepala Daerah Disatukan
Kepala daerah tidak perlu mengikuti 2 diklat secara terpisah, melainkan cukup satu yang diadakan bersama oleh Lemhannas dan Kementerian Dalam Negeri di Magelang.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Februari 2025
Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Diklat Kemendagri dan Lemhannas untuk Kepala Daerah Disatukan
Bagikan