Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo

Suasana upacara penghormatan terakhir kepada mendiang Duta Besar RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, yang meninggal dunia pada usia 78 tahun, di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Senin (9/2/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Minggu malam pukul 20:15 WIB.

Usai mengabdi di TNI Angkatan Darat, Agus sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mewakili Fraksi TNI/Polri pada tahun 2001—2003, dan kemudian menjadi Gubernur Lemhannas RI pada 2016—2022 sebelum ditunjuk menjadi Dubes RI untuk Filipina oleh Presiden Joko Widodo.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Senin memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Duta Besar RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.

Peti jenazah Dubes Agus, yang diselimuti Bendera Merah Putih, disemayamkan di tempat kehormatan di Ruang Bendera Gedung Pancasila Kemlu RI, Jakarta.

Baca juga:

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia, Simak Profil hingga Perjalanan Kariernya

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono yang memimpin penghormatan tersebut mengatakan bahwa wafatnya Agus Widjojo saat menjalankan tugas sebagai duta besar di KBRI Manila merupakan kehilangan besar yang dirasakan semua pihak.

“Kita kehilangan sosok yang begitu teguh dan gigih dalam mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara, termasuk sebagai duta besar,” kata Sugiono dalam pernyataannya.

Dubes Agus telah menjalankan tugasnya secara mantap dalam memastikan "terselenggaranya hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dan Filipina" hingga akhir hayatnya.

Mengakhiri acara penghormatan, Menlu RI menghampiri keluarga almarhum untuk menyampaikan belasungkawa sebelum memberi hormat di hadapan peti jenazah. Prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan tata cara militer.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Ace Hasan Syadzily menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Duta Besar RI untuk Filipina Letjen (purn.) TNI Agus Widjojo dalam usia 78 tahun.

“Saya atas nama Gubernur Lemhannas Republik Indonesia dan keluarga besar Lemhannas Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Agus Widjojo,” kata Ace dalam upacara Pembukaan Program Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) di Jakarta, Senin.

Agus Widjojo, mantan Gubernur Lemhannas RI periode 2016-2022, meninggal pada Minggu (8/2) malam pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta.

“Beliau merupakan Gubernur Lemhannas Republik Indonesia Ke-16 periode 2016-2022. (Dia, .red) Dikenal luas sebagai intelektual militer dan tokoh reformasi TNI,” ujarnya.

Selain itu, Ace mengajak seluruh jajaran peserta P3N dan Kementerian/Lembaga Negara yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dengan berdoa bersama.

Setelah acara penghormatan selesai, peti mati Dubes Agus diarak ke luar Gedung Pancasila dan dimasukkan ke mobil ambulans untuk diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata di Jakarta Selatan. (*)

#TNI #Lemhannas #Agus Widjojo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
520 Unit Alutsista Bakal Ramaikan Defile Puncak Peringatan HUT ke-81 TNI
Personel akan berbaris dalam defile dan mengikuti simulasi tempur yang ditampilkan di kawasan Monas
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
520 Unit Alutsista Bakal Ramaikan Defile Puncak Peringatan HUT ke-81 TNI
Indonesia
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Garibaldi sendiri nanti akan dikawal kapal fregat TNI AL saat memasuki perairan ALKI I
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Indonesia
TNI Kirim KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Gelar Operasi ke Vanauta, Fiji, Solomon dan Papua New Guinea
Operasi militer selain perang perang ini juga bagian dari diplomasi Indonesia ke empat negara yakni Vanauta, Fiji, Solomon dan Papua New Guinea.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
TNI Kirim  KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Gelar Operasi ke Vanauta, Fiji, Solomon dan Papua New Guinea
Indonesia
Tim Advokasi Minta MK Segera Putus Uji UU TNI demi Supremasi Sipil
Keterlambatan putusan menjadi persoalan karena perluasan peran TNI di luar fungsi pertahanan terus berlangsung.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Tim Advokasi Minta MK Segera Putus Uji UU TNI demi Supremasi Sipil
Indonesia
Tentara AS dan Indonesia Berlatih Tembak Drone di Sumatera Selatan
Batalyon Arhanud 10/Dam Jaya direncanakan mengoperasikan rudal Mistral, sedangkan unsur pertahanan udara US Army menggunakan rudal Stinger.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Tentara AS dan Indonesia Berlatih Tembak Drone di Sumatera Selatan
Bagikan