Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Ini Tujuan, Konsep, dan Bedanya dengan Lemhannas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Ini Tujuan, Konsep, dan Bedanya dengan Lemhannas

Perbedaan Universitas Republik Indonesia dengan universitas lain. (foto: dok/uri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga yang difokuskan untuk mencetak calon pemimpin nasional di lingkungan pemerintahan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bersamaan dengan pembentukan institusi tersebut, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto dilantik sebagai Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7).

Menurut Donny, URI dibangun sebagai sistem pendidikan yang mengintegrasikan berbagai jenjang pembinaan, mulai dari Sekolah Unggulan Garuda, perguruan tinggi, hingga Lembaga Administrasi Negara (LAN). Melalui konsep tersebut, pemerintah ingin menyiapkan sumber daya manusia berkualitas yang mampu mengisi berbagai posisi strategis pada masa mendatang.

"Bapak Presiden sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Beliau menginginkan adanya pendidikan yang terstruktur, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga di pemerintahan," ujar Donny.

Baca juga:

Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public

Mengacu pada Sistem Pendidikan Elite Prancis

Donny menjelaskan, konsep pendidikan di Universitas Republik Indonesia mengacu pada sistem pendidikan birokrat elite di Prancis, yakni École nationale d'administration (ENA) yang kini telah berganti nama menjadi Institut National du Service Public (INSP).

Untuk mendukung kualitas pendidikan, URI juga akan melibatkan tenaga pengajar dari dalam maupun luar negeri yang berasal dari kalangan akademisi, pakar, hingga praktisi.

Donny menegaskan bahwa meski sama-sama memiliki peran dalam pembinaan calon pejabat negara, URI memiliki fungsi yang berbeda dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Menurutnya, Lemhannas tetap berfokus pada kajian strategis dan ketahanan nasional. Sementara itu, URI lebih diarahkan untuk membangun kemampuan manajerial, karakter, integritas, serta kualitas kepemimpinan bagi calon pejabat pemerintahan dan BUMN.

Kalau Lemhannas fokus pada ketahanan nasional. Kalau URI lebih banyak pada pendidikan managerial skills yang dilengkapi wawasan kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme, karakter, integritas tinggi, serta kejujuran,

Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto.

Integrasikan Tiga Pilar Pendidikan

Dalam struktur organisasinya, URI berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK) yang dipimpin oleh Gubernur URI.

Lembaga tersebut akan membawahi tiga pilar utama, yaitu Badan Pengelola Sekolah Unggulan yang mengelola Sekolah Unggulan Garuda, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Salah satu perubahan yang diusung adalah perluasan fungsi LAN. Jika sebelumnya lembaga tersebut berfokus pada pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN), ke depan LAN juga akan berperan dalam menyiapkan dan membina sumber daya manusia di lingkungan BUMN.

Baca juga:

Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan

Donny mengungkapkan bahwa konsep pembinaan tersebut sebenarnya telah mulai diterapkan melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).

Saat ini, sebanyak 399 pegawai baru BUMN tengah mengikuti program pelatihan intensif yang bertujuan membangun karakter sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka.

Ke depan, sistem pendidikan URI akan disusun secara berjenjang. Pembinaan dimulai dengan menjaring lulusan sekolah menengah berprestasi, dilanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, hingga dipersiapkan untuk berkarier di birokrasi pemerintahan maupun perusahaan pelat merah.

Diharapkan kita bisa mendidik dan melatih karakter, pola pikir, serta kemampuan manajerial mereka sehingga siap menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia di masa depan,

Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto.

(Far)

#Universitas Republik Indonesia #Lemhannas #Universitas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Kuliah Gratis di Universitas Republik Indonesia, Biaya Ditanggung APBN
Pemerintah akan membuka program kuliah gratis di Universitas Republik Indonesia (URI). Mahasiswa S1 mendapat beasiswa penuh dengan seluruh biaya ditanggung APBN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Pemerintah Siapkan Kuliah Gratis di Universitas Republik Indonesia, Biaya Ditanggung APBN
Indonesia
Komisi X DPR akan Panggil Kemendiktisaintek, Minta Penjelasan Pendirian Universitas Republik Indonesia
Pembahasan mengenai URI belum pernah dilakukan bersama DPR.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Komisi X DPR akan Panggil Kemendiktisaintek, Minta Penjelasan Pendirian Universitas Republik Indonesia
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Ini Tujuan, Konsep, dan Bedanya dengan Lemhannas
Universitas Republik Indonesia resmi dibentuk sebagai pusat pendidikan kepemimpinan nasional. Mengadopsi konsep sekolah elite Prancis, diproyeksikan mencetak calon pemimpin.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Ini Tujuan, Konsep, dan Bedanya dengan Lemhannas
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Universitas Republik Indonesia (URI) resmi dipimpin Donny Ermawan Taufanto dan diproyeksikan menjadi pusat pendidikan kepemimpinan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Jelaskan Rencana Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Belum Pernah di Rapatkan
Komisi X akan meminta penjelasan langsung kepada pemerintah dalam rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi setelah DPR memasuki masa sidang berikutnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Jelaskan Rencana Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Belum Pernah di Rapatkan
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public
Prancis memiliki École nationale d'administration (ENA), yang kini telah berubah menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Dipersiapkan Seperti Institut National du Service Public
Indonesia
Wamenhan Jadi Gubernur Pertama Universitas Republik Indonesia, Bertugas Siapkan Calon Pemimpin Bangsa
Universitas Republik Indonesia dipersiapkan secara khusus untuk mencetak dan membekali para calon pemimpin pemerintahan maupun pejabat strategis negara.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Wamenhan Jadi Gubernur Pertama Universitas Republik Indonesia, Bertugas Siapkan Calon Pemimpin Bangsa
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Berita Foto
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily (tengah) saat kunjungan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Indonesia
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
KPK dan Lemhannas gembleng 110 calon pemimpin nasional, fokus pada integritas dan risiko konflik kepentingan. Ini tujuannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
Bagikan