Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Surya Paloh Bantah Hubungannya dengan Megawati Renggang

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 02 Oktober 2019
 Surya Paloh Bantah Hubungannya dengan Megawati Renggang

Surya Paloh. (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menilai hubungannya dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri baik-baik saja.

Hal itu disampaikan Surya Paloh menanggapi video viralnya dengan Megawati tampak melengos tak menyalami saat bertemu dirinya. Bos Metro TV itu menganggap hal itu bukan masalah serius.

Baca Juga:

La Nyalla Mattalitti Terpilih Jadi Ketua DPD RI

"Oh hubungan saya dengan Bu Mega, kalau dari saya pasti baik-baik saja lah, bagus lah," ujar Surya Paloh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2//10).

Surya Paloh menyinggung soal pertemanannya dengan Presiden RI ke-5 itu.

Surya Paloh bersama Jokowi
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo di Kampus Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (16/7). (Antara/Desca Lidya)

"Mbak Mega kan udah 40 tahun sama saya berteman," tuturnya.

Paloh juga menyatakan tidak memiliki masalah dengan Megawati.

"Dari saya tidak ada masalah personal," kata Paloh.

Isu soal renggangnya hubungan Mega dan Paloh kemudian makin berembus kencang ketika dua hari kemudian, 24 Juli 2019, Mega menggelar pertemuan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakpus. Di saat bersamaan, Paloh bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Menteng, Jakpus.

Paloh membantah pertemuannya dengan Anies untuk merespons pertemuan Megawati-Prabowo.

Dia menyebut pertemuannya dengan Anies tak direncanakan, meski ada isu soal Pilpres 2024 dalam wawancara usai pertemuan. Meski demikian, dua pertemuan itu ramai diperbincangkan, dibahas dan dianalisis.

Baca Juga:

Bersihkan Citra Korup DPR Jadi Tugas Berat Puan Maharani Sebagai Ketua DPR

Terakhir, video Megawati yang melengos tak menyalami Paloh menjadi viral. Peristiwa itu terjadi dalam momen acara pelantikan anggota DPR/MPR di Ruang Paripurna I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Bila Megawati menyalami tamu-tamu undangan lain di kursi VIP, tidak demikian dengan Paloh. Megawati melewatinya begitu saja dan tampak menoleh ke arah lain, seolah mentap sesuatu. Paloh sendiri, tak menjulurkan tangan untuk bersalaman ke arah Megawati.(Knu)

Baca Juga:

Kembali Berunjuk Rasa, Hari Ini Massa KSPI Akan Kepung DPR

#Surya Paloh #Partai Nasdem #Megawati Soekarnoputri #PDI Perjuangan #Ketua Umum Partai Nasdem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Bagikan