Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global

Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menerima Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di kediamannya, Menteng, Jakarta, Jumat (17/4).

Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid.

"Megawati dan Dubes Ralf Beste membahas geopolitik termasuk situasi saat ini di Timur Tengah dan tentang Konferensi Asia Afrika (KAA Bandung) yang besok akan diperingati ke-71 tahun," kata Hasto setelah pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam.

Saat tiba dan disambut Megawati, Dubes Jerman menyampaikan ia baru saja berkunjung ke Bandung dan melihat Museum KAA. "Saya berkeliling untuk lebih mengenal Indonesia. Saya baru saja ke Bandung dan mengunjungi Museum KAA," kata Dubes Beste.

Baca juga:

Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas



Dubes Jerman kagum dengan peran Soekarno saat ini dalam menggerakkan kebangkitan negara di wilayah Asia dan Afrika. "Tergores sejarah kepeloporan Bung Karno dalam KAA tersebut. Menurut Dubes Jerman, pemikiran dan spirit KAA masih relevan," kata Hasto.

Saat mendengar Dubes Jerman menyinggung KAA, Megawati lantas menceritakan pengalamannya mendampingi Presiden Soekarno menjadi delegasi termuda dengan usia 14 tahun saat hadir di KTT Gerakan Nonblok di Beograd, Yugoslavia, pada 1961. Megawati mengenang momen duduk bersama tokoh bangsa antara lain Jawaharlal Nehru (India) dan Gamal Abdel Nasser (Mesir).

"Saat itu, mereka saya panggil uncle (paman)," kata Megawati sambil tersenyum.

Dalam konferensi tersebut, Megawati diwajibkan Bung Karno untuk bertemu dengan para pemimpin dunia dan membuat catatan khusus terhadap apa yang disampaikan.

Dialog Megawati dan Dubes Jerman berlangsung hangat. Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah menyebut Megawati memberikan sejumlah buku teks pidato Bung Karno di KAA, buku teks pidato saat Bung Karno berbicara di Perserikatan Bangsa-bangsa dengan judul To Build The World A New, serta buku Lahirnya Pancasila.

Sementara itu, saat membahas isu terkini, Basarah menjelaskan Megawati menyampaikan pentingnya dilakukan antisipasi terjadinya krisis global. Megawati juga menceritaan krisis ekonomi saat 1997 dan membereskannya saat menjadi presiden. "Megawati memaparkan bagaimana pemerintahannya saat itu berhasil menstabilkan nilai tukar rupiah, membayar utang luar negeri Indonesia dan menyelesaiakan krisis," sebut Basarah.

Ia menyebut Megawati menceritakan pengalamannya yang tidak mudah menyelesaikan krisis multidimensi ketika menjadi Presiden Kelima RI dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan di BPPN hingga melunasi pinjaman ke IMF.

"Mengapa itu disampaikan? Karena perang terhadap Iran dan dampak blokade Selat Hormuz menjadikan dunia dihadapkan pada krisis yang harus diantisipasi," lanjut Basarah mengutip Megawati.(Pon)

Baca juga:

Dubes Arab Saudi Minta Megawati Ikut Berperan Aktif terhadap Situasi Terkini di Timur Tengah

#Megawati Soekarnoputri #Timur Tengah #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran
Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif apabila situasi memburuk, termasuk skenario evakuasi dalam skala besar terhadap WNI yang berada di kawasan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dunia
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab
Iran melalui IRGC meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait. Serangan ini menyasar silo rudal, sistem Patriot, radar FPS, hingga pusat komando drone
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab
Dunia
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Indonesia
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
IRGC Iran menembakkan peringatan ke kapal tanker di lepas pantai Sirik, menegaskan penutupan total Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
Dunia
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
IRGC memperingatkan Timur Tengah akan jadi “neraka” bagi Amerika Serikat dan sekutunya jika Selat Hormuz terus diganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Bagikan