Survei: Kalahkan Risma, Elektabilitas Anies di Pilgub DKI 42,5 Persen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 15 Februari 2021
Survei: Kalahkan Risma, Elektabilitas Anies di Pilgub DKI 42,5 Persen

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat peluncuran Logo Jakarta Bermasker, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei persaingan ketat perebutan kursi jabatan calon gubernur (cagub) DKI Jakarta. Anies Baswedan berada paling puncak di antara 15 nama yang disodorkan.

Pilkada DKI selanjutnya, Anies Baswedan memperoleh elektabilitas sebanyak 42,5 persen sebagai cagub DKI. Hasil tersebut didapati survei Median dari 31 Januari hingga 3 Februari 2021.

"Jika pemilihan gubernur dilakukan saat ini siapakah yang akan anda pilih? 42,5 persen responden menjawab Anies Baswedan," kata Direktur Median Ade Irfan Abdurahman saat konferensi pers melalui virtual, Senin (15/2).

Baca Juga:

PKB Nilai Glorifikasi Prestasi Anies Kurang Elok

Kemudian di posisi kedua ada politisi PDI Perjuangan yang juga sebagai Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dengan memiliki elektabilitas di bawah Anies Baswedan, yakni 23,5 persen.

Risma masuk kandidat survei Median lantaran namanya santer dan digadang-gadang akan maju pada Pilgub DKI Jakarta mendatang.

Dalam survei elektabilitas tersebut, terdapat pula nama-nama yang mengekor Anies Baswedan, di antaranya adalah Sandiaga Uno dengan 5,5 persen, lalu ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 35 persen, bahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan 2,0 persen.

Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini saat blusukan di kawasan Tol Panjang Gedong Pluit, Jakarta. ANTARA/HO-Aspri
Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini saat blusukan di kawasan Tol Panjang Gedong Pluit, Jakarta. ANTARA/HO-Aspri

Meski elektabilitas Risma masih di bawah Anies, namun Ade menyebutkan bahwa tren elektabilitas Mensos tersebut mengalami kenaikan dari 4,2 persen pada survei yang dilakukan pada Juli 2020, kini menjadi 23,5 persen.

"Tren elektabilitas menunjukkan elektabilitas Tri Rismaharini naik tajam," ungkapnya.

Baca Juga:

Imlek 2021, Anies Harap Warga Tionghoa Makin Sukses dan Berhasil

Adapun Ade menuturkan, total koresponden dalam survei ini sebanyak 502 orang. Dengan margin of error sebesar lebih kurang 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi dan gender," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: SBY Restui Anies Maju RI 1

#RUU Pemilu #Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Tri Rismaharini
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Sufmi Dasco Ahmad Garansi Revisi UU Pemilu Komisi II DPR Lebih Kebal Gugatan
DPR RI memetik pelajaran penting dari rentetan kekalahan hukum masa lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Sufmi Dasco Ahmad Garansi Revisi UU Pemilu Komisi II DPR Lebih Kebal Gugatan
Indonesia
DPR Ingin UU Pemilu Tidak Lagi Digugat di MK
Komisi II DPR RI lebih berhati-hati dalam menyusun perubahan UU Pemilu agar tidak kembali digugat di Mahkamah Konstitusi (MK).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
DPR Ingin UU Pemilu Tidak Lagi Digugat di MK
Indonesia
Puan Kawal RUU Pemilu, Janji Tidak Rugikan Rakyat
Tahapan pemilu untuk 2029 kini sudah semakin dekat. Namun, RUU Pemilu harus dirancang agar bisa membuat sistem pemilu yang terbaik bagi rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Puan Kawal RUU Pemilu, Janji Tidak Rugikan Rakyat
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Politikus PDIP Usulkan Ambang Batas Berjenjang Dari Tingkat Daerah
Usulan Yusril yang menyebut ambang batas minimal 13 kursi sesuai jumlah komisi di DPR RI, Said menilai angka tersebut belum ideal untuk representasi fraksi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Politikus PDIP Usulkan Ambang Batas Berjenjang Dari Tingkat Daerah
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Bagikan