Survei Edelman Tegaskan Jika Lingkungan Kerja Berubah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 Mei 2021
Survei Edelman Tegaskan Jika Lingkungan Kerja Berubah

Perkantoran Jakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Survei Edelman Trust Barometer 2021 mengungkap tingginya ekspektasi masyarakat terhadap institusi bisnis untuk memimpin pemulihan pandemi COVID-19, termasuk pada media.

Director Corporate & Public Affairs Edelman Indonesia Maria Tobing menyatakan, secara keseluruhan Indonesia masih memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap institusi bisnis, pemerintah, media, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), dibandingkan dengan banyak negara lain di dunia.

Baca Juga:

Hobi Menunda Pekerjaan Indikasi Gangguan Mental

"Meski tingkat kepercayaan untuk seluruh institusi tetap tinggi, institusi bisnis memimpin sebagai peringkat pertama (78 persen), 8 poin lebih tinggi dibanding pemerintah," katanya.

Ia memaparkan, temuan ini konsisten dengan tren global di mana bisnis mengungguli pemerintah di 18 dari 27 negara yang diteliti oleh Barometer.

Data dari Trust Barometer Edelman menunjukkan penurunan kepercayaan terhadap pemimpin pemerintahan (65 persen) dan jurnalis (67 persen), masyarakat Indonesia lebih mempercayai sumber lokal yang lebih dikenal seperti pemimpin agama (83 persen) dan CEO perusahaan (85 persen).

Hasil dan temuan di Indonesia dari Edelman Trust Barometer 2021 diluncurkan secara virtual pada 29 April 2021 bersama American Chamber of Commerce dan European Business Chamber of Commerce.

Maria Tobing menyatakan, kemampuan untuk menangani pandemi COVID-19 bergantung pada banyak faktor, di antara yang terpenting adalah kepercayaan publik.

"Bangsa Indonesia perlu percaya bahwa institusi pemerintah, bisnis, media, dan LSM di Indonesia mendahulukan kepentingan masyarakat," katanya.

Sebagai institusi dan pemimpin yang paling dipercayai, CEO perusahaan diharapkan untuk terus memainkan peran besar dalam mengambil langkah-langkah ke depan.

Paling tifak, sebanyak 72 persen dari orang Indonesia menyatakan bahwa CEO mereka perlu mengambil alih saat pemerintah tidak menyelesaikan permasalahan yang ada.

Sementara itu 72 persen percaya para pemimpin perusahaan seharusnya memastikan pertanggungjawaban kepada publik, dan 74 persen percaya bahwa mereka seharusnya memimpin perubahan daripada menunggu pemerintah untuk mendikte perubahan bagi mereka.

Edelman. (Foto: Antara)
Edelman. (Foto: Antara)

Selanjutnya, 92 persen orang Indonesia berharap CEO mereka berbicara di depan publik mengenai isu-isu sosial. Selain itu, dengan bisnis mulai melakukan perencanaan pemulihan ekonomi, bekerja kembali di kantor terus menjadi kekhawatiran bagi 50 persen pekerja.

Maria menambahkan, perusahaan perlu memahami bahwa lingkungan kerja telah berubah selamanya ketika membentuk rencana kerja di masa depan, seiring dengan surutnya pandemi.

"Kepercayaan pada keempat lembaga tersebut masih pada tingkat yang baik, namun kepercayaan itu terus diuji setiap hari dan tidak boleh dianggap remeh, terutama karena pandemi COVID-19 masih jauh dari selesai," ujarnya. (Pon)

Baca Juga:

Waspada, Kasus Positif Klaster Perkantoran Serang Pekerja Sudah Divaksin

#Pekerjaan #Pengusaha #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Sebanyak 1.411.857 tenaga kerja mendapat penempatan hingga Agustus 2026. Kemnaker memperkuat Career Day dan You RISE untuk talenta muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Bagikan