MerahPutih.com - Hj. Hana Hasanah Fadel Muhammad resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) periode 2026–2031. Ia ditetapkan melalui keputusan aklamasi dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) IWAPI yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 29–30 Oktober 2026.
Hana Fadel menggantikan Nita Yudi setelah 26 dari total 37 Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat provinsi menyepakati pergantian kepemimpinan tersebut. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat internal organisasi.
Dalam sambutan perdananya, Hana menegaskan bahwa kepemimpinan baru merupakan amanah sekaligus tanggung jawab bersama untuk membawa IWAPI semakin berkembang.
Kepemimpinan baru ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab bersama untuk membawa IWAPI terus berkembang. Kami ingin memperkuat sinergi antarpengusaha perempuan, memperluas kesempatan usaha, dan mendorong kontribusi perempuan dalam perekonomian nasional,
Ketua Umum DPP IWAPI, Hana Fadel.
Terpilihnya Hana membawa perhatian pada sosok yang memiliki pengalaman panjang di bidang politik, organisasi kemasyarakatan, serta pemberdayaan perempuan. Sebelum memimpin organisasi pengusaha perempuan tersebut, ia telah mengemban sejumlah peran di tingkat daerah maupun nasional.
Baca juga:
Profil Hana Hasanah Fadel Muhammad
Hana Hasanah Fadel Muhammad lahir di Jakarta pada 1 September 1969. Perempuan berdarah campuran Arab ini dikenal memiliki rekam jejak di berbagai bidang, mulai dari sosial, politik, hingga pemberdayaan perempuan.
Ia merupakan istri politikus senior Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad, mantan Gubernur Gorontalo selama dua periode sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan.
Pengalaman mendampingi perjalanan politik sang suami sejak awal 2000-an turut menjadi bagian dari perjalanan Hana dalam dunia organisasi dan aktivitas kemasyarakatan.
Pernah Menjadi Anggota DPD RI Dua Periode
Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum IWAPI, Hana Fadel telah memiliki pengalaman di panggung politik legislatif.
Ia tercatat pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sebagai senator dari Provinsi Gorontalo selama dua periode berturut-turut, yakni 2009–2014 dan 2014–2019.
Selama berkiprah di parlemen, Hana juga aktif dalam Kaukus Perempuan Parlemen. Melalui wadah tersebut, ia turut memperjuangkan peningkatan keterwakilan perempuan serta berbagai isu kesetaraan gender dalam kebijakan publik.
Pengalaman politiknya semakin teruji ketika ia masuk dalam bursa calon Gubernur Gorontalo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
Aktif dalam Organisasi dan Pemberdayaan Perempuan
Selain berkecimpung di dunia politik, Hana Fadel juga memiliki pengalaman panjang dalam organisasi sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Ia pernah memimpin organisasi Penggerak PKK dan Dharma Wanita Provinsi Gorontalo pada periode 2001–2009.
Di tingkat nasional, Hana tergabung dalam Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP SDGs LIRA yang berfokus pada pengawalan isu pembangunan berkelanjutan.
Pada pertengahan 2025, Hana turut mendaftarkan diri dalam bursa calon Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.
Baca juga:
Begini Permintaan Pengusaha Soal Isi Revisi UU Ketenagakerjaa di Tengah Perubahan Dunia Kerja
Menggagas Sahabat Kartini dan Pelestarian Kebaya
Kiprah Hana tidak hanya terbatas pada politik dan organisasi sosial. Ia juga aktif dalam kegiatan kebudayaan, khususnya yang berkaitan dengan apresiasi terhadap perempuan Indonesia.
Hana merupakan penggagas Sahabat Kartini, sebuah wadah apresiasi bagi perempuan Indonesia yang memiliki prestasi dan kontribusi di berbagai bidang.
Selain itu, ia turut menyuarakan pelestarian busana nasional melalui komunitas peduli kebaya.
Agenda Hana Fadel Memimpin IWAPI hingga 2031
Setelah resmi terpilih sebagai Ketua Umum DPP IWAPI periode 2026–2031, Hana Fadel membawa sejumlah komitmen untuk memperkuat organisasi pengusaha perempuan tersebut.
Salah satu fokusnya adalah menjembatani koordinasi yang lebih sehat antara pengurus pusat dan daerah. Ia juga berkomitmen memastikan administrasi organisasi berjalan secara transparan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kemajuan seluruh anggota IWAPI di berbagai daerah di Indonesia. (Knu)