MerahPutih.com - Politisi keturunan Indonesia, Alvin Tedjo, menorehkan sejarah baru dalam panggung politik internasional.
Pria berusia 41 tahun itu resmi terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan umum yang digelar pada Senin (26/10).
Berdasarkan hasil hitung cepat, Alvin berhasil mengungguli dua politisi senior yang menjadi pesaing terberatnya, yakni wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadikan Alvin sebagai figur keturunan Indonesia pertama yang menduduki posisi wali kota di kota terbesar ketiga di Ontario tersebut.
Baca juga:
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Profil Alvin Tedjo
Alvin Tedjo lahir dari pasangan orang tua berdarah Tionghoa-Indonesia yang memutuskan bermigrasi ke Kanada demi mencari masa depan yang lebih baik.
Ia tumbuh besar di Mississauga sejak berusia empat tahun. Alvin menghabiskan masa kecilnya di pusat kota dan dapat melihat kemegahan Balai Kota Mississauga langsung dari jendela rumahnya.
Saat duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA), Alvin aktif sebagai ketua murid. Ia juga terpilih menjadi anggota komite penasihat pemuda kota.
Baca juga:
Pada masa inilah, Alvin bertemu dengan mendiang Wali Kota Mississauga, Hazel McCallion, yang menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanannya menuju dunia politik.
Keberhasilan Alvin dalam bidang kebijakan publik turut didukung oleh latar belakang akademisnya di sejumlah universitas ternama, yaitu:
- Gelar Sarjana: Ilmu Politik dari Queen's University, Kanada.
- Gelar Magister: Master bidang Digital Media Design dari Harvard University, Amerika Serikat.
Rekam Jejak Karier Alvin Tedjo di Pemerintahan dan Akademisi
Sebelum mencalonkan diri sebagai wali kota, Alvin telah memiliki pengalaman di bidang birokrasi, akademisi, dan pemerintahan lokal di Provinsi Ontario.
Sejumlah posisi yang pernah dijalaninya antara lain:
- Staf Ahli Pemerintah: Pernah bekerja sebagai penasihat politik di Kementerian Perguruan Tinggi dan Universitas Ontario.
- Hubungan Pemerintahan: Menghabiskan empat tahun menangani bidang hubungan pemerintah di Sheridan College. Ia juga pernah menjabat sebagai kepala bagian strategi dan komunikasi di Toronto Metropolitan University.
- Dewan Kota (2022): Alvin memulai kiprah legislatifnya setelah terpilih sebagai anggota Dewan Kota (Councillor) Mississauga pada 2022. Ia mewakili Ward 2 yang mencakup wilayah Clarkson dan Lorne Park. Selama menjabat, Alvin berfokus pada komite anggaran, lingkungan, pelayanan masyarakat, dan perencanaan pembangunan kota.
Perjalanan Alvin menuju kursi wali kota tidak selalu berjalan mulus. Pada pemilihan sela yang berlangsung pada Juni 2024, ia sempat mengalami kekalahan setelah hanya memperoleh 25 persen suara, sementara Carolyn Parrish unggul.
Meski demikian, kekalahan tersebut tidak menyurutkan langkahnya. Pada pemilihan umum 2026, Alvin kembali mencalonkan diri dan bersaing dengan Parrish yang berstatus sebagai petahana serta Bonnie Crombie, yakni mantan wali kota yang kini memimpin Partai Liberal Ontario.
Baca juga:
Profil Maruli Simanjuntak, Jenderal yang Kini Bertanggung Jawab atas Perbatasan dan Daerah Terpencil
Hasil Pemilihan Wali Kota Mississauga 2026
Hasil akhir pemungutan suara menunjukkan keunggulan Alvin yang mengejutkan banyak pihak. Ia berhasil meraih suara terbanyak, mengungguli dua rival seniornya.
Berikut perolehan suara ketiga kandidat:
- Alvin Tedjo: 74.479 suara atau sekitar 39,2 persen dukungan.
- Carolyn Parrish: 51.853 suara.
- Bonnie Crombie: 43.191 suara.
Melalui pidato kemenangannya, Alvin menegaskan bahwa hasil pemilihan tersebut merupakan amanah besar dari masyarakat Mississauga.
Menurutnya, kemenangan itu mencerminkan keinginan warga untuk membawa arah kepemimpinan kota menuju perubahan yang lebih segar dan dinamis. (knu)