Standup Comedian Indonesia Demo di DPR, Sebut Wakil Rakyat Tidak Mewakili Masyarakat
Standup comedian Indonesia sampaikan aspirasinya di halaman gedung DPR RI. (Foto: merahputih.com/Andrew Francois)
Merahputih.com - Komunitas stand up comedian Indonesia menghadiri aksi demonstrasi pendesakan DPR RI untuk tidak melawan atau menganulir putusan MK terkait batas usia calon kepala daerah.
Turut hadir dan berorasi antara lain Arie Kriting, Abdel Achrian, Abdur Arsyad, Adjis Doa Ibu, hingga Bintang Emon. Mereka berharap, DPR RI mendengar protes atau suara rakyat.
"Kita semua datang ke sini untuk menunjukkan aksi solidaritas karena kita sudah capek dengan wakil rakyat. Selama ini kita punya harapan tipis-tipis, tapi sekarang kita sudah muak karena wakil rakyat tidak mewakili suara kita," kata Arie Kriting saat berorasi di halaman gedung DPR RI, Kamis (22/8).
Ia kemudian menyemangati demonstran yang hadir, berharap agar perjuangan rakyat didengarkan oleh DPR RI. "Kita tunjukkan bahwa kita masih ada, kita tidak tidur!"
Baca juga:
Sambil Berguyon, Cing Abdel dan Arie Kriting Ikut Unjuk Rasa di DPR RI
Senada dengan Arie, Abdur Asryad bahkan mengolok-olok anggota DPR RI yang dianggapnya telah gagal membela dan mendengarkan aspirasi rakyat.
"Jangan berharap kami lucu karena lebih lucu yang di dalam sana. Kita semua berkumpul di sini hari ini, kita kerja cari sendiri bukan dibantu bapaknya!" kata Abdur berapi-api.
Ia menambahkan, apa yang dilakukan hari ini merupakan upaya untuk menyelamatkan demokrasi hingga bertahun-tahun mendatang.
"Mohon maaf jika perjalanan bapak-ibu hari ini jadi macet, tapi kami pastikan demokrasi lima tahun ke depan tidak akan macet," tandasnya. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
LMKN Dikritik Tak Punya Arah Jelas, DPR Pertanyakan Potensi Royalti Nasional dan Nilai yang Dilaporkan
DPR Desak Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional di Aceh, Total 46 Ribu Jiwa Terpaksa Mengungsi Massal
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
RUU Penyadapan dan Pengelolaan Air Minum Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
RUU Danantara Hingga Kejaksaan Lenyap dari Prolegnas Prioritas 2026, DPR Fokus Legislasi yang Realistis
MK Tolak Rakyat Berhentikan Anggota DPR yang Nyeleneh, PAW Tetap Jadi Monopoli Partai Politik
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
DPR RI Khawatir Fatwa MUI Tentang Pajak Daerah Akan Membuat Fiskal Daerah Indonesia Runtuh
DPR Diminta Tak Tutup Mata Terhadap Dua Tersangka Dugaan Korupsi CSR BI-OJK, MKD Harus Bertindak Cepat
Rapat Paripurna DPR Setujui Hasil Seleksi Calon Anggota Dewan Energi Nasional (DEN)