Sosok Silvany Austin Pasaribu yang Balas Kritikan Vanuatu
Silvany Austin Pasaribu saat berada di Sidang Umum PBB. (Foto: United Nations)
"TAHUN lalu para pemimpin dari Forum Kepulauan Pasifik dengan hormat meminta pemerintah Indonesia mengizinkan Kantor Komisioner HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengunjungi provinsi Papua Barat. Sampai saat ini hanya ada sedikit kemajuan di bidang ini," ucap Loughman dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Bukan pertama kalinya Indonesia dikritik oleh Vanuatu, mereka pertama kali mengkritik Indonesia mengenai isu HAM di Papua pada tahun 2016.Namun kali ini, Vanuatu mendapatkan balasan tegas dari seorang diplomat muda dari perwakilan tetap Indonesia di PBB, Silvany Austin Pasaribu.
Baca Juga:
Mulai Langka, Makanan Khas Papua Ini Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh
"Sungguh memalukan bahwa negara tunggal ini terus memiliki obsesi yang berlebihan yang tidak sehat tentang bagaimana seharusnya Indonesia mengatur negaranya sendiri. Anda bukan representasi orang Papua, dan berhentilah berfantasi," balas Silvany dengan tegas dalam Sidang Umum PBB.
Video Silvany dalam Sidang Umum PBB langsung viral dan namanya pun menjadi bahan perbincangan, tidak hanya di Indonesia bahkan secara internasional.
"Bukan Haikal, bukan Fadli, bukan Andre juga bukan KAMI. Tapi, Silvany Austin Pasaribu," puji akun Twitter @Lundayee.
Siapa sih sosok diplomat muda yang tegas ini?
Melansir laman Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (KEMLU), Silvany saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kedua Fungsi Ekonomi I Perutusan Tetap RI untuk PBB, New York, Amerika Serikat.
Baca Juga:
Mengutip dari Tribunnews, Silvany merupakan lulusan Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung, Jawa Barat.
Kemudian, Silvany mendapatkan gelar S2 usai menuntaskan pendidikan magister di Universitas Sidney (University of Sydney), Australia.
Sebelum ditugaskan di kantor Perwakilan Tetap RI untuk PBB di New York, Amerika Serikat, Silvany juga pernah bertugas sebagai Atase Kedutaan RI di Inggris, tambah Tribunnews.
Para warganet ramai mencari tahu apakah Silvany memiliki akun sosial media. Namun hingga saat ini belum ada informasi mengenai hal itu. (lev)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Proses Pemilihan Sekjen PBB Dimulai, Negara Anggota Diminta Calonkan Perempuan
Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak Berbagai RS di Papua, Ini Respon Prabowo dan Menkes