Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Bantah Ada Pembahasan Pengadaan di Grup WhatsApp

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Bantah Ada Pembahasan Pengadaan di Grup WhatsApp

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa di PN Tipikor Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eks Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menghadiri sidang lanjutan dugaan kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) periode 2019-2022 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/5).

Dalam persidangan, Nadiem menjawab sejumlah pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait keterlibatannya dalam proyek pengadaan Chromebook dan CDM tersebut.

Salah satu pertanyaan JPU menyinggung soal grup WhatsApp yang disebut telah dibentuk sebelum Nadiem resmi dilantik sebagai Menteri Pendidikan. Jaksa mendalami dugaan adanya pembahasan terkait rencana pengadaan Chromebook di dalam grup tersebut.

Namun, Nadiem membantah adanya pembahasan mengenai pengadaan Chromebook dalam grup itu.

"Dalam grup tersebut kami membahas garis-garis besar kebijakan yang pada saat ini bisa mengatasi masalah terbesar di sistem pendidikan kita, yaitu berbagai macam permasalahan di dalamnya," kata Nadiem dalam persidangan.

Menurutnya, grup tersebut dibuat setelah dirinya memperoleh informasi dari Istana bahwa namanya berpeluang besar dilantik menjadi Menteri Pendidikan.

Dia menyebut grup itu diisi sejumlah nama, di antaranya Najeela Shihab, Fiona Handayani, dan Jurist Tan.

"Saya pertama kali bertemu dengan Fiona, Najeela, bahkan Ibam (Ibrahim Arief) semuanya, pada saat saya sudah diberikan informasi bahwa saya ada kemungkinan besar akan dilantik jadi Menteri Pendidikan. Saya mendapatkan kabar ini kira-kira 4-5 bulan sebelum saya dilantik secara formal," katanya.

Baca juga:

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa di PN Tipikor Jakarta

Nadiem menjelaskan, dirinya memilih orang-orang tersebut karena dinilai memiliki kompetensi di bidang pendidikan maupun pemerintahan.

Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk persiapan dan tanggung jawab sebelum menjalankan tugas sebagai menteri.

"Saya orang yang bertanggung jawab, orang yang ingin mempersiapkan diri tentunya saya harus mencari orang yang pakar di bidang pendidikan, maupun di bidang pemerintah, yang punya kompetensi dan integritas terbaik," ujarnya.

Nadiem juga menegaskan bahwa orang-orang yang tergabung dalam grup tersebut memiliki latar belakang dan reputasi yang baik.

"Betul. Jadi dari latar belakang pendidikan, pemerintahan dan reputasi yang bersih dan idealis. Mereka dikumpulkan dalam grup itu dan mayoritas daripada mereka ada keinginan untuk membantu. Bergabung baik dalam peran Staf Khusus Menteri (SKM) atau lainnya," katanya.

Baca juga:

Mau Operasi Lagi, Nadiem Makarin Ajukan Permohonan Tahanan Rumah

Permintaan Zoom Ditolak, Terdakwa Nadiem Makarim Jalani Sidang Pakai Infus

Sebelumnya, jaksa dalam dakwaannya menyebut dugaan kerugian negara dalam kasus pengadaan Chromebook dan CDM mencapai Rp2,1 triliun.

Nilai tersebut terdiri dari dugaan kemahalan harga pengadaan Chromebook sebesar Rp 1,5 triliun serta pengadaan Chrome Device Management yang dinilai tidak diperlukan dengan nilai mencapai USD 44 juta dolar atau sekitar Rp 621,3 miliar. (Tka)

#Nadiem Makarim #Proyek Laptop Chromebook #Pengadilan Tipikor #Kasus Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari mengakui menerima uang Rp550 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Indonesia
Nasib Penahanan Bupati Gowa Ditentukan setelah Pemeriksaan
Kasus yang menjerat HT berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan sejumlah perizinan di Kabupaten Gowa periode 2025-2026 serta dugaan TPPU.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Nasib Penahanan Bupati Gowa Ditentukan setelah Pemeriksaan
Indonesia
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polisi Ungkap 4 Dugaan Permintaan Uang dan Rumah
Kortas Tipikor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dugaan korupsi pengurusan PBG dan perizinan pada 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polisi Ungkap 4 Dugaan Permintaan Uang dan Rumah
Berita Foto
Sidang Putusan Banding Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Terdakwa Nadiem Anwar Makarim memeluk istrinya usai sidang putusan banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Sidang Putusan Banding Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Indonesia
Vonis Banding Cuma Sunat 1 Tahun Penjara, Perjuangan Nadiem Makarim Lanjut Kasasi
Nadiem Makarim resmi ajukan kasasi usai vonis banding kasus Chromebook cuma turun jadi 9 tahun penjara dan uang pengganti tetap Rp 584 miliar. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Vonis Banding Cuma Sunat 1 Tahun Penjara, Perjuangan Nadiem Makarim Lanjut Kasasi
Indonesia
Nadiem Jalani Sidang Putusan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Korupsi Chromebook
Adapun Nadiem mengajukan banding atas vonis kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Nadiem Jalani Sidang Putusan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Korupsi Chromebook
Indonesia
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Jaksa KPK meyakni, terdakwa Fadia diduga memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pekalongan untuk memenangkan PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) dalam pengadaan tenaga alih daya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Indonesia
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
KPK dalami agenda Bupati Bolmut Sirajudin Lasena sewa 2 kamar hotel di Jakarta sebelum terjaring OTT. Ditemukan uang Rp130 juta di lokasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Sirajudin Lasena ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Indonesia
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
KPK kembali menyita mobil mewah Innova Zenix milik anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy yang diatasnamakan adiknya dari pengusaha EBS.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
Bagikan