SETARA Nilai Perlu Film Baru Bertema Peristiwa 1965 yang Obyektif

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 19 September 2017
SETARA Nilai Perlu Film Baru Bertema Peristiwa 1965 yang Obyektif

Film G30S/PKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar ada film baru mengenai peristiwa 1965 bagi generasi milenial patut didukung.

"Diharapkan akurasi sejarah film lebih obyektif, tidak semata hanya propaganda dan tertuju pada kekerasan yang terjadi pada 1 Oktober pagi, tetapi juga menuturkan prolog mengapa peristiwa itu meletus dan epilog serta sequel yang berakibat tragis bagi sebagian orang Indonesia yang tidak terlibat dan menjadi korban," kata Wakil Ketua SETARA Institute, Bonar Tigor Naipospos melalui pesan singkat, Selasa (19/9).

Dengan demikian, tambah Bonar, film baru itu mampu menjadi refleksi bagi generasi milenial, bukan sekedar menyajikan kekerasan dan kebencian.

Menurutnya, sejarah bukanlah semata-mata milik si pemenang tapi berdimensi sosial dan memiliki perspektif korban. Sekaligus mengandung edukasi dan imajinasi sosial bagi sebuah bangsa tentang apa yang diperlukan di masa depan.

"Film Pengkhianatan G30S/PKI seyogyanya tidak diputar lagi dan biarkan dalam laci sejarah. Film yang sarat dengan kepentingan pada masanya. Sehingga pada konteks kekinian diperlukan sejumlah hal direvisi dan diperbaharui," ucap Bonar.

Kalaupun akan diputar kembali, menurut Bonar, hendaknya diimbangi juga dengan film-film serupa yang mengangkat seputar peristiwa 1965 agar pemahaman sejarah generasi milineal utuh dan analitis.

Hal yang serupa juga bagi kalangan TNI sendiri, menyaksikan film Pengkhianatan G30S/PKI saja tanpa dilengkapi pandangan alternatif tidak akan mencerdaskan dan memberi pemahaman utuh kesejarahan Indonesia. Suatu hal yang akan merugikan TNI dalam menghadapi tantangan kompleks ke depan.

"Sudah saatnya kita berdamai dengan sejarah. Melihat sejarah dengan mata terbuka dan kepala dingin. Bukan memperuncing sejarah demi kepentingan politik kekuasaan," katanya menegaskan. (*)

#G30S/PKI #SETARA Institute
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
SETARA Institute mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memutus rantai persoalan lama dan memastikan reformasi Polri menyentuh akar masalah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Lifestyle
Alasan Film 'Pengkhianatan G30S PKI' Selalu Dicari Menjelang 1 Oktober
Film garapan Arifin C Noer tersebut seolah memiliki tempat tersendiri dalam ingatan publik, terutama menjelang 1 Oktober.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Alasan Film 'Pengkhianatan G30S PKI' Selalu Dicari Menjelang 1 Oktober
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Sejarah Kelam Gerakan 30 September PKI, 3 Jenderal Dibunuh di Rumah
Menurut catatan sejarahnya, pemberontakam ini terjadi pada 30 September 1965 yang diinisiasi partai politik terbesar saat itu, Partai Komunis Indonesia (PKI).
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Sejarah Kelam Gerakan 30 September PKI, 3 Jenderal Dibunuh di Rumah
Lifestyle
1 Oktober Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila
1 Oktober hari apa? Simak sejarah Hari Kesaktian Pancasila 2026, tema, makna, dan apakah 1 Oktober termasuk tanggal merah.
ImanK - Rabu, 30 September 2026
1 Oktober Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
SETARA Institute meminta Kepolisian mengusut kekerasan terhadap demonstran dan menelusuri pihak yang menggerakkan, membiayai hingga memprovokasi aksi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
Indonesia
SETARA Institute Soroti Proses Hukum Febrie Adriansyah, Minta Transparansi dan Objektivitas
SETARA Institute menyoroti kasus eks Jampidsus, Febrie Adriansyah. Pengujian proses hukum dinilai harus dilakukan secara transparan.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
SETARA Institute Soroti Proses Hukum Febrie Adriansyah, Minta Transparansi dan Objektivitas
Indonesia
SETARA Institute Soroti Perlakuan terhadap Febrie Adriansyah saat Jalani Proses Hukum
Perlakuan terhadap mantan Jampidsus Febrie Adriansyah selama proses hukum menjadi sorotan SETARA Institute.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
SETARA Institute Soroti Perlakuan terhadap Febrie Adriansyah saat Jalani Proses Hukum
Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Bagikan